Home / Berita

Rabu, 9 Maret 2022 - 19:52 WIB

Walikota P.Sidimpuan Hadiri Sosialsasi ‘RAN Pasti’ di Sumut

Viewer: 297
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 48 Detik

Walikota P.Sidimpuan Hadiri Sosialsasi ‘RAN Pasti’ di Sumut

PADANGSIDIMPUAN | Kompas Nasional – Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH didampingi Kadis Kesehatan Sofyan Subri, Kadis Daldul & KB Mara Gongna Harahap, Kaban Bapelitbang M Yusar Nasution hadiri Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN Pasti) Sumatera Utara di Hotel Santika Dyandra, Medan 9 Maret 2022.

Sosialisasi RAN Pasti ini secara langsung dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah ditandai dengan pemukulan gong. Kegiatan Sosialisasi yang dilaksanakan BKKBN Sumut ini sebagai upaya memastikan komitmen bersama dalam percepatan penurunan angka kekerdilan di Sumatera Utara.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan ada beberapa pertimbangan pihaknya melakukan sosialisasi RAN Pasti di Sumut, di antaranya jumlah warga setempat cukup besar, selain Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Jawa Timur.

Baca Juga  Langgar Kode Etik Anggota Polresta Pontianak Kota di PTDH

“Kalau kita menyasar pada provinsi yang penduduknya besar, maka insyaallah menjadi menjadi patron secara nasional. Jika Sumut ini turun dalam hal penurunan angka ‘stunting’ (kekerdilan), maka secara nasional akan turun,” katanya.

Ia mengharapkan dalam sosialisasi tersebut disampaikan beberapa hal penting yang harus dilakukan dalam upaya penurunan angka kekerdilan, seperti strategi dan skenario pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam upaya penurunan kasus itu.

“Hari ini kami menyampaikan data, strategi dan anggaran serta tenaga pendamping. Itu perlu kita sampaikan kepada daerah dalam upaya menuju 14 persen penurunan angka ‘stunting’ secara nasional termasuk juga di Sumatera Utara,” katanya.

Ia mengatakan komitmen semua pemangku kepentingan untuk percepatan penurunan angka kekerdilan perlu mendapat dukungan maksimal dari semua pemerintah daerah.

Peran tim pendamping keluarga di daerah-daerah juga penting karena menjadi garda terdepan dalam program tersebut.

Baca Juga  Monitoring Penyaluran Bantuan JPS Pemprovsu di Sianjur Mula-Mula.

“Artinya sosialisasi ini penting mengingat BKKBN sedang memfinalisasi RAN Pasti dengan pendekatan keluarga berisiko ‘stunting’. RAN Pasti menjadi acuan dalam pelaksanaan percepatan penurunan ‘stunting’ bagi kementerian dan lembaga, pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya,” katanya.

Usai kegiatan pembukaan sosialisasi RAN Pasti Walikota Irsan mengatakan, acara tersebut dalam rangka menurunkan angka stunting. Sebagai tindak lanjutnya Walikota selaku Pengarah Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang terdiri dari Dinas KBP3A, Kepala Dinas Kesehatan, Bappeda dan TP PKK meminta keempat lembaga tersebut untuk segera melakukan aksi.

“Jadi empat lembaga ini yang akan bergerak ke desa-desa maupun kelurahan untuk melakukan penekanan agar stunting dapat dicegah,” tambah Wako Irsan. (Ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres AKBP. Tommy Ferdian Kukuhkan Pengurus Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Polres Sintang

Asahan

Jumat Berkah, Vegas Bistro dan Karoke Kisaran Berbagi 600 Nasi Kotak 

Berita

Lewat Komsos, Satgas Pamtas Yonif 645/GTY Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan dari Warga Perbatasan 

Berita

Pedang Pora dan Cium Pataka Warnai Pelepasan Brigjen TNI Djaka Budhi Utama

Berita

PANITIA KONGRES PSSI KOTA SINGKAWANG TIDAK KONSEKUEN

Berita

KAPOLRES TOBA BERIKAN TALI ASIH KEPADA KORBAN BENCANA PUTING BELIUNG

Berita

Beredar Kabar Kabid Bina Marga Membeli Sebuah Pulau. Kades Pulau Gadang Bantah Tidak Ada Jual-Beli Pulau

Berita

Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Cendikiawan Dayak Nasional Kab Melawi Apresiasi Pekan Gawai Dayak XIV Kab Melawi Tahun 2022