Home / Berita

Senin, 22 Februari 2021 - 14:22 WIB

Wali Kota Pontianak :Jika Tiada Kendala, Belajar Tatap Muka akan Diperluas

Viewer: 445
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 51 Detik

Pembelajaran Tatap Muka Terapkan Prokes Ketat

Pontianak Kalbar | Kompas Nasional- Hari pertama pembelajaran tatap muka di beberapa sekolah negeri SD dan SMP yang menjadi percontohan di Kota Pontianak berjalan lancar.

Satu-persatu siswa masuk ke kelas dengan mengikuti protokol kesehatan.

Mulai dari mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh, hingga memasuki kelas.

Meskipun tidak seluruh sekolah, namun di enam kecamatan se-Kota Pontianak, ada satu SD dan SMP setiap kecamatan yang menjadi percontohan belajar tatap muka di kelas dengan menerapkan protokol kesehatan.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berharap pembelajaran tatap muka yang mulai berlaku Senin (22/2/2021) berjalan lancar.

Pihaknya akan terus mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan di 12 sekolah di enam kecamatan.

“Kalau tidak ada kendala, kita akan perluas lagi ke tingkatan kelas di bawahnya, tidak hanya kelas IX, tetapi kelas VIII dan kelas VII,” ujarnya usai meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 1 Pontianak.

Baca Juga  Gus Irawan Pasaribu Apresiasi Program Asner-Susanti

Pembelajaran tatap muka di kelas saat ditujukan bagi siswa SMP kelas IX dan SD kelas VI.

Selain penerapan protokol kesehatan secara ketat, lanjutnya, kapasitas ruang kelas juga dibatasi menjadi setengah dari jumlah normal, yakni antara 15 hingga 16 siswa dalam satu kelas.

“Sedangkan bagi siswa yang tidak bisa mengikuti pembelajaran tatap muka karena tidak mendapat izin dari orang tua, tetap belajar secara daring,” tuturnya.

Edi menambahkan, tidak hanya sekolah negeri, bagi sekolah swasta yang sudah siap menerapkan protokol kesehatan juga dipersilakan melaksanakan pembelajaran tatap muka berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Satgas Covid-19 Kota Pontianak.

“Yang terpenting sekolah mempersiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan, seperti thermogun, tempat cuci tangan, dan sebagainya,” ucapnya.

Baca Juga  Bawa Sabu 2,2 Kg, Oknum Polres Anambas Dipecat-Dipenjara 18 Tahun

Menurutnya, digelarnya pembelajaran secara tatap muka ini dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan.

Sejauh ini, memang pembelajaran secara daring dinilainya masih terdapat kekurangan dibandingkan dengan tatap muka langsung di kelas.

“Banyak keinginan orang tua yang mengharapkan mulai diterapkannya pembelajaran tatap muka ini,” imbuhnya.

Saat ini, kondisi perkembangan kasus Covid-19 di Kota Pontianak sudah berada di zona kuning. Kondisi ini akan terus dilakukan pemantauan perkembangannya oleh Satgas Covid-19 dan Pemerintah Kota Pontianak.

Dirinya menekankan pentingnya mematuhi protokol kesehatan agar tidak muncul gelombang kluster yang besar.

“Melalui pembelajaran tatap muka di sekolah ini, diharapkan siswa-siswi bisa menjadi duta tangguh Covid-19,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wawako Kukuhkan FORKALA Padangsidimpuan Periode 2021-2025

Arsip

Kebenaran Kritik SBY dan Kontroversi Dana Haji

Berita

Konfirmasi Positif di Samosir – Up Date 24 Oktober 2020 : Tambah 5 Kasus, 2 Sembuh, Jadi 33 Orang

Berita

Vaksinasi Sinovac Covid-19 Pertama Kali Di Kota Psp Berlangsung Lancar

Berita

Wanita Berjasa Dan Berprestasi Asal Samosir Terima Penghargaan

Berita

Disdik Siantar Mulai Siapkan Data Untuk Vaksinasi Pelajar Usia 6 – 11 Tahun

Berita

35 Personel Polres Sintang Naik Pangkat Setingkat Lebih Tinggi

Berita

Konsultasi Tentang Ranperda Pertanggungjawaban, Komisi I DPRD Dairi ke DPRD Samosir