Home / Berita

Senin, 22 Maret 2021 - 17:11 WIB

Wali Kota Edi Kamtono : Pembelajaran Tatap Muka di Kelas Bisa Diikuti Siswa dari Rumah

Viewer: 567
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 50 Detik

Kegiatan Belajar Mengajar Disiarkan secara Online

Pontianak Kalbar | KOMOAS Nasional – Meskipun belum secara keseluruhan, proses pembelajaran tatap muka di kelas untuk tingkat SD dan SMP di Kota Pontianak masih berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Siswa yang hadir juga dibatasi jumlahnya.

Kegiatan pembelajaran di kelas juga disiarkan secara daring atau online melalui perangkat agar bisa diikuti siswa yang memilih belajar dari rumah.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, pembelajaran tatap muka di kelas tidak hanya diperuntukkan bagi siswa yang hadir di kelas saja, tetapi juga siswa yang belajar dari rumah secara realtime melalui perangkat pintar.

“Sehingga apa yang dipelajari siswa yang hadir di kelas juga bisa diikuti oleh siswa lainnya yang belajar dari rumah,” ujarnya, Senin (22/3/2021).

Baca Juga  Banjir Padang, Pemprov Sumbar Tetapkan Status Tanggap Darurat Sepekan

Dengan siswa mengikuti kegiatan pembelajaran, baik di sekolah maupun dari rumah, diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan siswa selama proses belajar mengajar berlangsung.

Terhadap siswa dan guru yang mengikuti pembelajaran tatap muka, diminta untuk dilakukan tes rapid antigen dan uji swab.

Penerapan protokol kesehatan di sekolah juga diberlakukan secara ketat hingga screening terhadap keluarga siswa dan guru.

Apabila ada siswa atau guru yang dalam kondisi tidak sehat, maka tidak diperbolehkan untuk hadir di sekolah.

“Misalnya ada siswa atau guru yang dalam kondisi tidak enak badan, kita minta untuk tidak ke sekolah dulu, istirahat di rumah saja,” ungkapnya.

Terkait perkembangan kasus Covid-19 di Kota Pontianak, indikatornya bisa dilihat dari tingkat hunian fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas maupun fasilitas karantina pasien Covid-19. “Untuk saat ini saja ketersediaan tempat tidur di rumah sakit masih bisa menampung pasien,” imbuhnya.

Baca Juga  Tetapkan Idul Adha 31 Juli, Muhammadiyah Sarankan Muslim yang Mampu Berkurban Utamakan Sedekah Uang

Selain itu, pihaknya juga gencar memonitor kluster-kluster baru yang dikuatirkan menjadi penyebab terjadinya lonjakan kasus.

Sementara program vaksinasi Covid-19 di Kota Pontianak kini sudah mencapai 90 persen.

Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan tingginya antusias masyarakat.

“Kita harapkan program vaksinsi ini bisa selesai lebih cepat dari yang direncanakan,” sebutnya.

Program vaksinasi Covid-19 saat ini masih memprioritaskan lansia dan aparatur pelayanan publik.

Setelah semuanya tuntas, baru kemudian menyasar kalangan masyarakat umum. Masyarakat yang akan mendapatkan vaksin diprioritaskan bagi mereka yang rentan seperti pedagang, rumah makan, warung kopi, juru parkir dan lainnya. “Mereka yang dominan berada di luar dan sering kontak erat dengan banyak orang,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Prostitusi Terselubung di BSD Terbongkar, 26 PSK dan Hidung Belang Diamankan Lagi Asyik Ngamar

Berita

Kapolres Melawi Berikan Langsung Bansos Sembako Kepada Masyarakat 

Berita

Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Pemberian Imunisasi Tetanus Bagi Siswa- Siswi SD Di Perbatasan.*

Berita

Prasetio Edi Marsudi, Kader PDIP yang 2 Kali Jabat Ketua DPRD DKI

Berita

Korban Gempa-Tsunami Sulteng Mulai Dimakamkan Secara Massal Hari Ini

Berita

Satgas Ops Aman Nusa II Polda Kalbar Penanganan PMK, Lakukan Disinfektan dan Edukasi Kepada Masyarakat

Asahan

Plt Walikota Didampingi Disnaker Tanjungbalai Sidak Perusahaan Yang Belum Beri THR

Berita

Polresta Pontianak Meriahkan Hari Bhayangkara ke-76, Gelar Lomba Kebersihan Mako dan Ruang Kerja