Home / Daerah

Selasa, 10 Mei 2022 - 22:39 WIB

Wako Edi Kamtono : Waspada Penipuan Fintech, Pentingnya Edukasi Inklusi Keuangan Bagi Mahasiswa

Viewer: 421
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai para mahasiswa sudah semestinya memahami dan memperoleh edukasi pentingnya inklusi keuangan dalam keseharian.

Apalagi sekarang ini kasus penipuan lewat teknologi keuangan atau lebih dikenal financial technology (fintech) marak terjadi, mulai dari investasi fintech hingga pinjaman online (pinjol) ilegal.

“Kalau para generasi milenial kurang memahami atau minimnya edukasi berkaitan transaksi keuangan yang menggunakan teknologi, bukan tidak mungkin bisa menjadi korban dari oknum-oknum yang memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) Edukasi dan Literasi Inklusi Keuangan bagi mahasiswa di Aula Akademi Keperawatan Dharma Insan, Selasa (10/5/2022).

Baca Juga  Aturan Baru bagi Pengendara Lewat Lanud Soewondo Harus Beli Stiker

Menurutnya, generasi milenial sekarang ini sudah sangat familiar dengan fintech.

Berbagai aplikasi yang berkaitan dengan keuangan mulai dari uang elektronik atau e-money hingga aplikasi pinjol.

Aplikasi pinjol ilegal yang menjamur dengan tawaran kemudahan dalam mengajukan pinjaman harus dicermati dan dipelajari terlebih dahulu.

“Jangan sampai adik-adik mahasiswa menjadi korban hingga terjerat utang yang menumpuk,” ungkapnya.

Dia menilai implementasi inklusi keuangan di kalangan mahasiswa dan kaum milenial sudah hampir merata meskipun belum menyeluruh. Namun Edi yakin hampir setiap mahasiswa sudah memiliki kartu ATM untuk transaksi keuangannya.

Baca Juga  Rapat Pleno DPHP Tingkat PPK Kecamatan Kisaran Timur Berjalan Lancar

Hal tersebut juga merupakan bagian dari inklusi keuangan.

Termasuk berbelanja online melalui berbagai aplikasi marketplace.

“Sekarang ini era digital adik-adik mahasiswa pastinya sudah tidak asing lagi berbelanja online melalui berbagai aplikasi marketplace,” imbuhnya.

Untuk itu, dia berharap para mahasiswa sudah dibekali dengan pengetahuan dalam pemanfaatan teknologi terutama berkaitan dengan finansial.

Berkaca dari kasus-kasus yang terjadi dalam transaksi keuangan yang memanfaatkan kemajuan teknologi, setidaknya menjadi pelajaran bagi mahasiswa agar tidak menjadi korban.

“Itulah pentingnya edukasi dan literasi inklusi keuangan bagi para mahasiswa,” tutupnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Daerah

Gubernur Kalbar Apresiasi Terobosan PT.Panah Perak Megasarana

Daerah

Dandim Sintang Pimpin Rapat Tim Satgas Bantingsor, Ini Yang Dibicarakan.

Berita

Tim Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Rangka Pilkada 2020 Segera Dibentuk

Berita

Terpapar Covid-19 Seorang Ibu Warga Hatonduhan Meninggal Dunia

Daerah

Bupati Erlina Lepas 80 Jamaah Calon Haji Asal Mempawah, Berpesan Jaga Kesehatan dan Perbanyak Ibadah

Berita

Pria Stres Ditinggal Istri Gunting Leher Ayahnya

Berita

Polres Simalungun Siagakan 400 Personil Pengamanan Kunjungan Kerja Kemlu Tiongkok di Parapat

Asahan

Kapolres Bersama KONI Asahan Lepas Juara Soeratin Cup U-15 Askab PSSA Asahan