Viewer: 1048
0 0
Viewer: 1049
0 0

Home / Berita

Selasa, 1 September 2020 - 16:52 WIB

Wagub Kalbar Berharap Data Data Di Kabupaten Kota Segera Terlaksana

Viewer: 1050
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

Kompas Nasional.com | Pontianak Kalbar- Wakil Gubernur Kalbar, H. Ria Norsan, meminta percepatan ketersediaan Satu Data di daerah segera terlaksana.

Sebab dengan adanya Satu Data ini berkaitan dengan berbagai kebijakan yang akan diambil baik pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.

“Melalui Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia, kebijakan pengelolaan Satu Data Indonesia diatur untuk menyelaraskan kebijakan dari pemerintah pusat turun ke pemerintah provinsi hingga kabupaten dan kota dalam mengatasi permasalah yang ada,” ungkap Wakil Gubernur Kalbar H. Ria Norsan usai menghadiri Forum Satu Data Indonesia Tingkat Provinsi melalui secara virtual, di Ruang Audio Visual Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (1/9/2020).

Baca Juga  ARLIZA, PUTRI TOBA BUTUH ULURAN TANGAN

Lanjutnya, untuk saat ini di Provinsi Kalbar masih melakukan pemutahiran data agar tidak ada lagi terjadinya data yang berbeda.

Untuk itu peran Satu Data ini sangat penting dilakukan guna menyelaraskan data yang ada di Provinsi Kalbar.

“Kita selama ini di Kalbar berkutat masalah data yang selisih dan data yang berbeda, sehingga dengan dikeluarkan kebijakan gubernur pada bulan maret tahun 2019 yang lalu untuk mengkodinir supaya kalbar memiliki satu data sehingga data yang kita gunakan itu akuntabel dan solid.

Sehingga kebijakan dari provinsi hingga ke tingkat daerah itu sama dan memiliki perencanan yang matang sehingga bisa mencapai suatu target yang diinginkan agar membangun kalbar lebih maju,” tuturnya.

Baca Juga  Unit KPH Kabupaten Melawi

Selain data statistik dikenal pula data berbasis keruangan atau geospasial yaitu semua data dan informasi yang menyangkut lokasi dan keberadaan suatu objek.

“Data seperti ini akan membantu dalam perencanaan pembangunan berbasis kawasan.

Sebagai contoh, pada sektor pertanian, jika memanfaatkan data geospasial maka akan tergambar secara nyata lokasi serta luas lahan pertanian sehingga potensi-pontensi disektor pertanian akan tercatat secara akurat,” tutupnya.

Abd.Rahman.
 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Sambut Hari Bhayangkara 2022, Polri Gelar Lomba Menembak Bersama Pati TNI-Polri Dengan Insan Pers

Berita

Cegah Penyebaran Covid-19, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Lakukan Sosialisasi Dan Pembagian Masker Di Jalan Lintas Batas.

Berita

109 Siswa SMA Negeri 4 Pematangsiantar Lulus PTN Lewat Jalur SBMPTN 2022, Satu Diantaranya Ke ITB

Berita

Wawako P.Sidempuan Launching QRIS E-Pasar, QRIS E- Parkir, & QRIS E-Becak Motor

Berita

SEGERA DI BANGUN, PARA PEDAGANG PASAR INDUK WIRADESA SECARA SIMBOLIS DI PINDAHKAN KE PASAR DARURAT.

Berita

Kunjungi RSUD Agoes Djam Ketapang, Danrem 121/Abw Gelar Kegiatan Berbagi Kasih.

Berita

Bupati Sis Tegaskan, Jangan Percaya Ada Yang Bisa Luluskan CPNS

Asahan

4 Atlit Renang Asahan Siap Ikuti Seleksi Popnas Di Sumut