Kompasnasional.com.Toba | Arliza seorang anak perempuan cantik putri dari pasangan Jantono Hutapea dan Martina Situmorang, terbaring kaku di tempat tidurnya dengan kaki membesar diduga mengidap penyakit langka (aneh) pada kaki Arlija (8) tahun murid salah satu SD di Desa Tornagodang kecanatan Habinsaran Kabupaten Toba.
Saat Arlija dikunjungi awak media di rumah sakit Porsea 4/2, anak ini terlihat seolah olah tidak merasakan sakit, sambil dihibur ayahnya pakai Handphon.
Saat para wartawan mewawancarai ibunya Arlija yang duduk berdekatan dengan anaknya, tidak henti-hentinya menangis sambil menceritakan kisah Arlija yang sudah hampir 1 (satu) tahun terbaring di rumahnya karena keterbatasan ekonomi, Martina Situmorang mengatakan “kami orang miskin, tidak ada uang dan tidak tau kemana mau kami bawa Arlija katanya sambil mengusap air matanya yang terus mengalir.
Martina juga menceritakan awal penyakit putrinya, menurutnya kaki Arlija pertama-tama bengkak, terus kami bawa ke tukang kusuk, tetapi masih bengkak juga kata Martina, terus kami bawa lagi kusuk, hasilnya semakin membesar seperti sekarang ini katanya sambil menangis minta bantu,minta pertolongan.
Pasangan suami istri ini atau orangtua Arlija ini tidak terdaftar sebagai peserta BPJS, namun setelah Arlija dibawa ke rumah sakit barulah BPJS nya di urus agar Arlija dapat dirujuk ke salah satu rumah sakit di Medan.
Setelah dirawat di rumah sakit Porsea dan hasil pemeriksaan dr.spesialis anak dr.Flora Panjaitan mengatakan bahwa kaki Arlija ini mengidap penyakit sejenis Tumor Ganas.
Dalam waktu dekat Arlija akan di rujuk ke salah satu rumah sakit di Medan turur Flora.
Pasangan orangtuanya Jantono Hutapea dan Martina Situmorang berharap bantuan/uluran tangan demi kesembuhan putri kami Arliza kata ibunya. ( LamS)





