Home / Berita

Kamis, 28 Oktober 2021 - 07:54 WIB

Trauma Takut Divaksin, Seorang Pelajar Pingsan Usai Disuntik Vaksin Covid-19.

Viewer: 512
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Kompasnasional.com  PEMATANGSIANTAR-Seorang pelajar SMKS Trisakti, Jalan Bali, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, jatuh pingsan setelah disuntik vaksin, Selasa (26/10/21). 

Saat itu siswi tersebut mengikuti kegiatan Vaksinasi massal Covid-19 untuk kategori pelajar rentang usia 12 hingga 17 tahun yang digelar Alumni Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) Angkatan 1990 di Aula Universitas 

HKBP Nomensen Pematangsiantar, dengan pelaksanaan protokoler kesehatan yang ketat. 

Namun, siswi berinisial NM (16) itu tiba tiba jatuh pingsan. Petugas medis yang berada di lokasi langsung menolongnya. Pelajar yang pingsan itu kemudian mendapatkan perawatan medis ringan dari tenaga kesehatan (nakes) dari Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar dan tim kesehatan dari kepolisian. 

Amatan awak media dilokasi kejadian, pelajar tersebut setelah siuman, diberi makan dan minum. Selain itu, pelajar kelas satu SMKS Trisakti itu juga dipijat oleh anggota Polwan. Seusai makan dan dipijat, pelajar tadi kembali bugar. 

Baca Juga  Peringatan Hari Guru Nasional Dan HUT ke-76 PGRI di Kubu Raya

Setelah dicek, ternyata siswi tersebut mengaku pingsan karena trauma atau takut divaksin. Saat ini, kondisi siswi tersebut sudah pulih. NM pun bisa berjalan menaiki bus sekolah bersama teman-teman pulang ke sekolahnya. 

“Dia (NM) pingsan karena mengaku stres dan takut, karena kepikiran saat disuntik tadi sehingga ia agak tegang. Ini bukan masalah vaksin, ada ketegangan dan kepikiran karena takut disuntik,” kata Staf Sie Surveilans dan  Imunisasi pada bidang P2P, Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, Misran ketika ikut mengecek langsung pelajar yang pingsan tersebut. 

Dia juga mengatakan, siswi ini sebelum menerima suntikan vaksin sudah terlebih dahulu di screening oleh petugas medis. Dari hasil screening tersebut, siswi itu dinyatakan layak atau memenuhi syarat untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 karena tidak adanya riwayat penyakit atau keluhan apapun.

Baca Juga  Pemungutan Suara Pemilihan Bupati Di Tantom Angkola Tapsel Berjalan Lancar

Begitu juga, setelah divaksin, siswi tersebut diobservasi selama 30 menit. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa siapapun yang telah menerima vaksin bisa langsung tampak keluhannya. 

“Tapi sebenarnya vaksin itu tidak apa-apa, karena setiap penyuntikan itu memang ada efek sampingnya, jadi kita imbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk divaksin,” pungkasnya.

Masyarakat khususnya para orangtua diharapkan tidak khawatir anaknya divaksin Covid-19 dan diharapkan jujur memberitahukan riwayat kesehatan saat discreening oleh petugas sebelum mendapatkan suntikan vaksin.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

PPKM Ketat, Mall dan Usaha Non Esensial Tutup Pukul 17.00

Berita

Tiang Pancang Dermaga Desa Sebubus Terlihat Miring Apakah Sudah Sesuai Speksifikasi Teknis…?

Berita

SMK Negeri 2 Pematangsiantar Terima Dana Penghargaan Dari PT.Cipta Futura

Berita

Bahas Karhutla, Pangdam XII/TPR Ikuti Vicon Dengan Menkopolhukam RI*

Berita

Nasib Teguh Sudah Kehilangan Tangan, Tetapi PT Agung Beton Petsada Utama Justru “Lepas Tangan”

Berita

Kapolsek Pontianak Timur Silaturahmi Di Rumah Kediaman Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak

Berita

Situmorang Sipitu Ama Se-Samosir Restui Martua Sitanggang menjadi calon wakil Bupati Samosir

Asahan

Nurhayati Atlet Isori Asahan Perkuat Timnas Sepak Bola Wanita