Viewer: 1032
0 0

Home / Internasional

Kamis, 18 Juni 2020 - 21:56 WIB

Tolak Negosiasi dengan China Soal LCS, Indonesia Kirim Catatan Diplomatik Kedua Ke PBB

Viewer: 1033
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 26 Detik

Kompasnasional | Menteri Luar Negeri (Menlu RI), Retno Marsudi kembali menegaskan bahwa tidak ada negosiasi soal perbatasan Indonesia di wilayah Laut China Selatan.

Untuk kembali menegaskan hal tersebut, Indonesia mengirim catatan diplomatik kedua ke PBB pada tanggal 12 Juni 2020.

“Catatan kedua Indonesia pada dasarnya adalah untuk lebih menegaskan kembali posisi konsisten kami yang di bawah Unclos 1982,” ujar Menlu dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Kamis (18/6/2020).

Catatan kedua ini adalah untuk menanggapi catatan China pada tanggal 2 Juni 2020 tentang permintaan pihak China untuk negosiasi dan konsultasi.

Indonesia sebagai salah satu negara penandatangan “Hukum Laut UNCLOS 1982”, mengambil sikap tegas dengan menolak klaim China di Laut China Selatan.

Baca Juga  Akhirnya Dapat Ucapan Selamat dari Xi Jinping, Eh Joe Biden Jawab...

“Tidak ada klaim yang tumpang tindih seperti itu. Karena alasan ini, tidak ada yang perlu dinegosiasikan,” tegas Menlu.

Sementara itu di Laut China Selatan, ketegangan China dan Amerika Serikat (AS) sedang berada di titik tinggi.

Dikutip dari Serambi News kapal perang kedua negara berdekatan dan saling siaga di tengah lautan Pasifik. Jika tak ada jalan keluar maka bentrokan bersenjata bakal meletus.

Seorang sumber militer China mengatakan bahwa dalam satu insiden di bulan April, kapal-kapal dari kedua negara saling berdekatan sejauh 100 meter.

Baca Juga  Polresta Barelang Gagalkan Peredaran 26,5 Kg Sabu

“Insiden semacam itu menunjukkan kurangnya kepercayaan politik antara kedua militer,” kata sang sumber seperti dikutip South China Morning Post.

Namun sang sumber itu tidak menyebutkan kapal perang mana yang terlibat dalam pertemuan itu.

Beijing dan Washington telah berkompetisi untuk mengerahkan lebih banyak kapal perang ke wilayah tersebut sejak kru di kapal induk yang berbasis di Pasifik Amerika, USS Theodore Roosevelt dan USS Nimitz terpapar virus corona pada akhir Maret.

Sementara kapal-kapal Angkatan Laut People’s Liberation Army (PLA) China yakni Liaoning dan Shandong, tampaknya tidak terpengaruh oleh wabah corona.(TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Perdana Menteri Singapura Jatuh Pingsan Saat Pidato

Internasional

Kudeta Militer Myanmar, Aung San Suu Kyi Ditangkap, Apa Penyebanya?

Berita

Aldrich Virgo, Bocah 6 Tahun yang Piawai Main Drum

Arsip

Bunga Sakura Jepang Mulai Mekar 25 Maret di Fukuoka, Kagoshima dan Nagasaki

Internasional

Stok Makanan Makin Menipis, Kim Jong Un Buru Anjing Peliharaan Para Elit Korea Utara untuk Dijadikan Santapan di Restoran

Internasional

Perempuan Mali Melahirkan Sembilan Anak Kembar

Arsip

221 Jemaah Haji RI Wafat, 72 Persen Berusia di Atas 60 Tahun

Arsip

Secarik Dokumen Pesawat Jakarta-Sydney Jadi Bukti Teror Australia