Viewer: 765
0 0

Home / Internasional

Jumat, 31 Juli 2020 - 21:09 WIB

Tito Curhat Kendala Polisi Tangkap Djoko Tjandra 11 Tahun

Viewer: 766
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 36 Detik

Kompasnasional | Persoalan birokrasi antarnegara disebut menjadi salah satu kendala utama pemerintah Indonesia kesulitan menangkap buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra di luar negeri selama 11 tahun.

Hal itu diungkap Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membeberkan berdasarkan pengalamannya saat menjabat sebagai Kapolri periode 2016-2019 lalu.

“Iya diantaranya itu, [kendala] birokrasi antar negara,” kata Tito usai menggelar Salat Iduladha di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (31/7).

Meski demikian, Tito tak merinci unsur birokrasi seperti apa yang menjadi penghambat penangkapan buron negara yang lari ke luar negeri tersebut.

Tito hanya mengatakan pasti ada unsur-unsur non hukum yang menjadi kendala dalam pemulangan buronan negara seperti Djoko. Padahal, tiap negara sudah memiliki perjanjian esktradisi yang sudah ditanda tangani kedua kepala negara.

Baca Juga  Stok Makanan Makin Menipis, Kim Jong Un Buru Anjing Peliharaan Para Elit Korea Utara untuk Dijadikan Santapan di Restoran

“Jadi ada unsur-unsur non hukum di balik itu ya,” kata Tito.
Melihat hal itu, Tito mengapresiasi langkah kepolisian yang berhasil menangkap Djoko Tjandra.

Keberhasilan itu menurutnya memberi sinyal polisi berhasil menembus pelbagai kendala birokrasi dan hukum antarnegara yang dinilai penuh hambatan selama ini.

“Nah saya selaku Mendagri jujur menyampaikan aspirasi yamg sangat tinggi bagi Polri, Pak Kapolri, Kabareskrim dan tim. Ini prestasi mereka luar biasa,” kata Tito.

Sebelumnya, kepolisian berhasil menangkap Djoko Tjandra di Malaysia pada Kamis (31/7) kemari.
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit mengatakan keberhasilan penangkapan Djoko Tjandra itu dilakukan atas kerja sama antara Polri dengan Kepolisian Malaysia.

Baca Juga  Kasus Covid-19 Turun di India, Pakar Belum Yakin Gelombang Kedua Telah Mencapai Puncak

“Sore tadi kita bersama Bareskrim bersama tim khusus berangkat untuk melakukan pengambilan dan alhamdulillah berkat kerjasama kami dan kepolisian Malaysia saat ini Djoko Tjandra berhasil kita amankan,” ucap Listyo.

Listyo menjelaskan bahwa mulanya Kapolri Jenderal Idham Azis memerintahkan untuk mencari Djoko Tjandra. Kemudian, Polri mencari informasi keberadaan buronan tersebut di Malaysia hingga berhasil ditangkap dan dibawa pulang ke Indonesia.

“Kapolri kirim surat ke kepolisian Diraja Malaysia kita bersama melakukan kegiatan upaya pencarian. Dari pencarian tersebut, kami mendapat informasi yang bersangkutan ada di Malaysia dan menindaklanjuti dengan kegiatan police to police,” katanya.(CNNI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Hadapi Serangan Grup Anonymous, Israel Siapkan 400 Hacker

Internasional

30 Tahun Tutup, Perbatasan Arab Saudi-Irak Dibuka Lagi

Internasional

PBB Dorong Miliuner Bantu 30 Juta Warga Terancam Meninggal Kelaparan Imbas Pandemi

Internasional

Ilmuwan Oxford Siapkan Versi Baru Vaksin Covid-19

Internasional

Demo Krisis Air Bersih di Iran Ricuh, Satu Polisi Tewas

Internasional

Polisi Filipina Tewas Terkena Taji Ayam Jago Saat Penggerebekan Sabung Ayam

Internasional

Prabowo Berpose Bersama Menhan China di Sela Parade Militer Rusia

Berita

Linares Punya Pukulan Keras, namun Garcia Lebih Tangguh