Home / Berita

Selasa, 10 Mei 2022 - 18:23 WIB

Teken Prasasti, Bupati Sintang Resmikan Museum Poesaka Ningrat Istana Al-Mukarramah Kesultanan Sintang

Viewer: 401
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 46 Detik

Sintang, Kompasnasional.com.Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH meresmikan operasional Museum Poesaka Ningrat di Kompleks Istana Al-Mukarramah Kesultan Sintang pada Selasa, 10 Mei 2022.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sintang disaksikan oleh Sultan Sintang Pangeran Prabu Kesuma Negara VI Pangeran Raden Barry Danu Brata Perdana didampingi permaisuri dan kerabat Kesultan Sintang yang lainnya.
Usai menandatangani prasasti, Bupati Sintang dan anggota Forkopimda masuk ke dalam museum untuk melihat koleksi yang ada di dalam museum yang baru selesai dibangun tersebut dan merupakan Corporate Social Responsibility PT Pertamina.

Gusti Sumarman Kepala Museum Poesaka Ningrat Istana Al-Mukarramah Kesultan Sintang menjelaskan pembangunan museum mulai dilakukan sejak 6 bulan yang lalu.

koleksi yang ada dalam museum seperti Lambang Burung Garuda sebagai bagian sejarah bangsa Indonesia. Koleksi yang lain seperti barang hantaran Patih Logender untuk meminang Dara Juanti seperti gong dan barang lain. Ada 6 meriam, mata uang, foto-foto serta barang lainnya. Semuanya merupakan koleksi Keraton Sintang yang sudah dijadikan bahan penelitian oleh mahasiswa dan peneliti lainnya” terang Gusti Sumarman

Baca Juga  Kapolda Kalbar Hadiri Focus Group Discussion Studi Lapangan Isu Strategis Nasional Program Pendidikan Reguler Angkatan LXIII Tahun 2022

“Keraton Sintang memang banyak menyimpan barang-barang sejarah yang ada. Saya meyakini, koleksi yang dimiliki oleh Museum Poesaka Ningrat mewakili 60 persen tradisi yang ada di Kabupaten Sintang. Jadi peneliti tidak perlu mengunjungi pedalaman untuk melakukan penelitian. Jadi di Sintang saat ini hanya ada 2 museum yakni Museum Kapuas Raya dan Museum Poesaka Ningrat” tambah Gusti Sumarman

“koleksi yang ada merupakan barang saat Kerajaan Sintang masih dipegang oleh agama Hindu sampai Islam. Nanti koleksinya akan terus kami tambah. Soal bukanya 7 hari dalam seminggu. Senin sampai minggu buka mulai jam 08.00 sampai 16.30 WIB. Pengunjung gratis, tapi kalau mau membantu silakan. Silakan kepada masyaraka, pelajar dan mahasiswa untuk datang berkunjung untuk menambah wawasan” terang Gusti Sumarman

Baca Juga  Peduli Lingkungan, Satgas Pamtas Yonif 407 Ajak Masyarakat Karya Bhakti*

“koleksi di museum ini sangat unik. Misalnya miniatur Burung Garuda, itu tidak ada di museum lain di dunia. Hanya ada di Museum Poesaka Ningrat saja. Lalu gong, itu hanya ada 2 saja, yakni di Museum Poesaka Ningrat dan di Thailand. Museum ini merupakan pusat rekreasi sekaligus pusat ilmu pengetahuan. Silakan masyarakat yang mau datang melihat koleksi kami” undang Gusti Sumarman

Y. Totom

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Adat Tegamo Ucapkan Terima Kasih Kepada Bapak Lenis Kogoya

Berita

Wakil Bupati Kapuas Hulu membuka IHT Implementasi Kurikulum Merdeka Sekolah Penggerak

Berita

POLRES TOBA LAKSANAKAN OPERASI RUTIN GAKTIBPKIN

Berita

Wakapolres Singkawang Berikan Bantuan Nasi Bungkus Kepada Korban Bencana Banjir 

Berita

Investor China-Australia Groundbreaking Proyek di IKN Pekan Depan

Berita

Wakil Bupati Simalungun: Narkoba Musuh Kita Semua

Berita

Dalam Rangka Gowes Tour De Aruk G310K Panglima Kodam XII/Tanjungpura Berikan Pengarahan Kepada Para Perwira Rindam XII/Tpr.

Berita

Pematangsiantar Level III Krisis Covid-19, Bolehkah Sholat Idul Adha di Masjid ?