Home / Berita

Jumat, 3 Mei 2024 - 22:26 WIB

Stunting di Kabupaten Samosir Turun 3,9 Persen 

Viewer: 352
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 44 Detik

JEJAK NASIONAL, SAMOSIR – Berdasarkan data dari Survey Kesehatan Indonesia (SKI), Pemerintah Kabupaten Samosir melaporkan penurunan prevalensi stunting sebesar 3,9 persen pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan berbagai upaya intervensi lintas sektor, angka stunting berhasil menurun dari 26,3 persen pada tahun 2022 menjadi 22,4 persen pada tahun 2023. Hal ini diungkapkan oleh Hotraja Sitanggang saat membuka Rapat Koordinasi TPPS di Aula Kantor Bupati Samosir pada 3 Mei.

Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Forkopimda, OPD, TPPS Kabupaten Samosir, kepala Puskesmas, dan Poltekes Kemenkes Medan. Hotraja Sitanggang menyatakan bahwa penurunan yang signifikan ini menunjukkan bahwa program percepatan penurunan stunting telah berjalan baik di 23 desa yang menjadi fokus pada tahun 2023. Namun, dia menekankan perlunya keseriusan, koordinasi, dan kerjasama dari seluruh stakeholder untuk mencapai target secara nasional.

Baca Juga  TP PKK Sumut Monitoring Pelaksanaan 10 Program PKK Kota P.Sidimpuan

Hotraja juga menyoroti pentingnya program kegiatan dan penajaman program yang terintegrasi oleh seluruh TPPS dan stakeholder. Dia mengharapkan agar rencana aksi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan mendukung perkembangan anak-anak secara optimal. Di tengah tantangan yang ada, Hotraja mengajak semua pihak untuk bekerja ekstra demi masa depan generasi yang cerdas dan sehat.

Pabung 0210 TU G. Sebayang dari TNI serta Kasat Binmas Polres Samosir Hasudungan Rajagukguk dari kepolisian menyatakan dukungan penuh terhadap upaya penurunan stunting. Mereka menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi serta pertanggungjawaban kinerja tim dalam melaporkan kendala di lapangan.

Dukungan juga datang dari Kajari Samosir yang diwakili oleh Putri Audi Tarigan, yang menegaskan bahwa program penurunan stunting merupakan bagian dari upaya nasional yang perlu didukung oleh semua pihak.

Baca Juga  Pemko Psp Terima Hibah Barang Milik Negara Dari Kementerian ESDM

Selain itu, Ketua TP PKK Kabupaten Samosir, Ny. Harta R. Martua Sitanggang, menekankan peran penting orangtua dalam penurunan stunting. Dia mengajak orangtua untuk lebih peduli terhadap kesehatan anak, memanfaatkan bantuan pemerintah, menghindari pemberian makanan tidak sehat kepada anak, serta aktif dalam posyandu untuk memantau kesehatan dan perkembangan anak secara rutin.

Kepala Dinas P3AP2KB, Friska Situmorang, menyatakan komitmen untuk terus bekerja sama dengan seluruh stakeholder dalam upaya penurunan stunting. Dia menekankan pentingnya penerapan aksi konvergensi pencegahan stunting dengan benar dan tepat sasaran untuk memudahkan penurunan stunting di masa yang akan datang.

Reporter: Candro Situmorang/JJN

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gelar Silaturahmi, Pemkab Tapsel Dukung Program Polda Sumut Berantas Hoax

Berita

KPUD Terima Data Dari Disdukcapil Tapsel Daftar Pemilih Berkelanjutan 207.498 Pemilih

Berita

Kapolres Tapsel Pimpin Apel Bakti Sosial Serentak Rangka HUT RI Ke-75

Berita

Pemerintah Klaim Kondisi Ekonomi Baik-baik Saja, Pengangguran Turun

Berita

Ada 4 Dokumen AMDAL yang Wajib Diketahui

Berita

TP PKK Bersama Forkopimda Kota Psp Bagi-bagi Masker Kepada Warga

Berita

Kapolres Kapuas Hulu Berikan Penghargaan Kepada Anggotanya Yang Berprestasi 

Berita

Bupati Tapanuli Utara Tegaskan Makin Cepat Pelaksanaan Pembangunan maka Makin Cepat Pertumbuhan Ekonomi.