Kompasnasional l Balai Arkeologi Sumatera Selatan mendorong situs megalitikum di empat wilayah kebudayaan Pasemah diusulkan ke Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) agar menjadi situs warisan dunia. Situs masa megalitikum ini memiliki variasi peninggalan tradisi yang luar biasa.
Kepala Balai Arkeologo Sumsel Budi Wiyana, Jumat, di Palembang mengatakan situs-situs megalit yang tersebar di wilayah kebudayaan Pasemah yakni Lahat, Pagaralam, Empat Lawang dan Muara Enim sudah layak menjadi situs warisan dunia.
“Temuan situs megalit di Lahat sejauh ini nomor satu di Indonesia bahkan dunia saja sudah mengakuinya, kami melihat potensinya sangat bagus jika dikembangkan dan dimanfaatkan,” katanya, Sabtu (26/12/2020).
Pengusulan dapat dilakukan oleh gabungan empat pemerintah daerah itu maupun Pemprov Sumsel.
Ia menilai akan lebih baik jika warisan dunia yang diusulkan berupa kawasan kebudayaan Pasemah yang meliputi empat wilayah itu dan tidak dipisah-pisah. Jika kawasan tersebut menjadi warisan dunia, kata dia, maka potensi pariwisata Sumsel dapat terbuka hingga ke level internasional.
Pihaknya menilai pesona dan nilai kesejarahan situs-situs megalit di Sumsel setara dengan situs megalit di negara-negara lain yang lebih dulu terkenal.
Sebab, kata dia, situs-situs itu sebetulnya telah diteliti sejak Belanda masih menduduki Sumsel. Namun hingga saat ini upaya dari pemda setempat untuk mengemas dan mengembangkan keberadaan situs-situs itu agar branding-nya lebih menguat belum terlalu maksimal.
(INSS/Red)








