Home / Berita

Minggu, 6 Maret 2022 - 20:43 WIB

Setor Sampah ke Bank Sampah, Si Kembar Faris-Daris Raup Rp50 Ribu/bulan

Viewer: 405
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 0 Detik

Terima Penghargaan Kategori Nasabah Cilik Bank Sampah

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Apa yang dilakukan si kembar, Muhammad Faris As Sidiq dan Muhammad Daris As Sidiq, siswa SDN 34 Pontianak patut menjadi contoh bagi siswa-siswa lainnya.

Kepedulian mereka terhadap lingkungan dengan membawa sampah dari rumah ke bank sampah untuk dikelola merupakan langkah kecil dalam mengatasi persoalan lingkungan. Mereka pun dinobatkan sebagai penerima penghargaan kategori nasabah cilik bank sampah pada puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2022 di Taman Alun Kapuas, Sabtu (5/3/2022).

Muhammad Faris (11) siswa kelas 5 SDN 34 Pontianak menceritakan bagaimana keseharian dirinya bersama saudara kembarnya mengangkut sampah dari rumah ke bank sampah ‘Rumput Hias’ yang berlokasi di Jalan Petani Gang Berkat Usaha Kelurahan Sungai Bangkong Kecamatan Pontianak Kota menggunakan gerobak arco. Dalam sebulannya mereka mampu menghasilkan sekitar Rp50 ribu dari sampah yang mereka jual ke bank sampah.

Baca Juga  Massa Tolak MBG Juga Gelar Aksi di Patung Kuda, Terpisah dari Massa Dukung MBG

“Sekali bawa biasanya satu arco dibawa ke bank sampah di Jalan Petani Gang Berkat Usaha,” ujarnya.

Mengangkut sampah untuk didaur ulang di bank sampah sudah digeluti Faris dan Daris sejak awal berdirinya bank sampah ‘Rumput Hias’ tahun 2018.

Mereka mendapat bimbingan dari ibu mereka untuk membantu mengangkut sampah ke bank sampah.

“Kami mengajak teman-teman untuk bisa melakukan hal yang sama demi lingkungan yang kita cintai,” tutur Faris.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi apa yang dilakukan si kembar Faris dan Daris serta mereka yang peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Dia berharap kedua siswa SDN 34 tersebut bisa menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya di Kota Pontianak.

“Siswa-siswa lain bisa mencontoh apa yang dilakukan si kembar Faris dan Daris sebagai bentuk kita peduli dengan kebersihan dan lingkungan,” ungkapnya.

Baca Juga  Bupati Imbau Penegak Hukum Tangkap Pelaku Pungli Catut Nama Bupati

Bank sampah mini sudah semestinya disediakan di setiap sekolah.

Untuk itu ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak menyediakan bank sampah mini di sekolah-sekolah.

Bank sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah.

Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah kemudian disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah.

“Sehingga anak-anak yang ke sekolah dari rumah membawa sampah masing-masing untuk diolah,” kata Edi.

Menurutnya, sampah-sampah organik juga bisa didaur ulang menjadi pupuk kompos.

Sementara sampah plastik bisa dikumpulkan untuk dinilai dengan uang kemudian didaur ulang.

Pemilahan sampah-sampah ini, baik organik maupun anorganik, akan memudahkan dalam pengelolaannya.

“Dengan adanya bank sampah mini di sekolah-sekolah ini diharapkan anak-anak mendapatkan edukasi tentang manfaat dari memilah sampah,” tutupnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polisi Olah TKP di Kosan Tempat Taufik Hidayat Sekap Wanita Selama 3 Tahun

Berita

Walikota Serahkan 462 Sertifikat Tanah Untuk Masyarakat

Berita

Covid Tembus 20 Ribu, Pemerintah Bahas Revisi Aturan PPKM

Berita

Main Petak Umpet, Bocah 3 Tahun Tewas Terjebak di Dalam Mesin Cuci

Berita

Jalan Poros Trans Kalimantan Terputus,Kapolsek Ella Hilir,Babinsa Koramil Ella Hilir dan Warga Bangun Jembatan Darurat

Berita

4 Fakta Moge Rafael Alun Dulu Dipamerkan Mario Dandy Kini Disita KPK

Berita

Walikota Psp Lantik Dan Ambil Sumpah Pejabat Yang Baru

Berita

59 Mahasiswa Program Diploma 1 Industri Asal Kabupaten Mempawah Ikuti Uji Kompetensi