Nias Selatan – Kompasnasional.com – Suasana haru mengiringi proses pelepasan Kapolres Nias Selatan AKBP Arke Furman Ambat dari Polres Nias Selatan dan harus meninggalkan keluarga besar Polres Nias Selatan setelah ia dipromosikan menjadi Wadansat Brimob Polda Sulut. Jumat (25/06/2021)
Prosesi pedangpora mengiringi pelepasan AKBP Arke Furman Ambat, sebagai mantan Kapolres Nias Selatan, yang di gantikan oleh AKBP Reinhard H. Nainggolan.Welcome parade atau tradisi penyambutan dilakukan secara hikmat dengan pamit kenal kepada anggota di Mapolres Nias Selatan
“AKBP Arke Furman Ambat, mengucapkan terimakasih kepada seluruh prosonil Polres Nias Selatan atas dukungan dan kerjasama yang baik selama menjabat Kapolres Nias Selatan, segala kekurangan dan kesalahan mohon untuk di maklumi dan dimaafkan,”Ucapnya
Perwira menengah yang akan menjabat sebagai Wadansat Brimob Polda Sulut itu berpesan, kepada seluruh mantan personilnya untuk selalu menjaga kesehatan di tengah pandemi covid-19 tetap semangat dalam tugas
Personil Polres Nias Selatan apa yang berikan kepada saya dan organisasi Polres Nias Selatan baik itu Loyalitas, dedikasi maupun kerjasama yang baik mohon untuk diteruskan kepada Pimpinan yang baru, semoga Polres Nias Selatan dalam kepemimpinan AKBP Reinhard H. Nainggolan, bisa baik lagi, lebih maju,lebih dicintai masyarakat Nias Selatan,” harap Furman yang resmi menyandang mantan Kapolres Nias Selatan
Kapolres Nias Selatan yang baru AKBP Reinhard H. Nainggolan, mengajak kepada seluruh personil Polres Nias Selatan untuk bersama-sama membangun Polres Nias Selatan yang baik. Kepada AKBP Arke Furman Ambat, saya mewakili keluarga Besar Polres Nias Selatan mengucapkan terimakasih atas dedikasinya selama ini di Mapolres Nias Selatan, dan selamat menempati jabatan barunya sebagai Wadansat Brimob Polda Sulut, sedangkan Kapolres Nias Selatan yang diemban oleh AKBP Reinhard H. Nainggolan, sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara.
Saat berpamitan kepada seluruh personil/Bhayangkari Polres Nias Selatan terlihat tak sedikit dari mereka yang matanya berkaca-kaca, beberapa diantara mereka tampak meneteskan air mata seakan tak merelakan pemimpinnya meninggalkannya.
(felirman Baene)






