Home / Berita

Jumat, 13 November 2020 - 20:53 WIB

Sekda Kalbar Pimpin Apel Siaga La Nina Di Provinsi Kalbar

Viewer: 553
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Kompas Nasional | Pontianak Kalbar- Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Sekda Provinsi Kalbar), A.L Leysandri, S.H. Pimpin Apel Siaga La Nina di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat. Jum’at (13/11/2020)

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memprediksi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia termasuk Provinsi Kalbar akan terdampak La Nina yang mana diprakiraan curah hujan bulan November 2020 hingga Januari 2021 dominan pada kategori tinggi di sebagian wilayah Kalbar.

Dampak dari adanya fenomena iklim La Nina akan menyebabkan terjadinya peningkatan curah hujan yang dapat berakibat terjadinya bencana hidrometeorologi (Banjir, Puting Beliung dan Tanah Longsor).

Hal tersebut bisa membawa dampak negatif berupa kerusakan tempat tinggal dan bangunan, penurunan ekonomi serta penularan wabah penyakit.

Baca Juga  Bupati Tapsel Sampaikan Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS 2022 ke DPRD

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana merupakan perangkat hukum pertama yang merubah paradigma penanggulangan bencana dari responsif yang menitikberatkan penanganan saat telah terjadi bencana menjadi preventif yang menitikberatkan penanganan pada saat sebelum terjadi bencana (pra bencana) yang terjadi dari pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan.

Sekda Kalbar A.Leysandri, S.H mengingatkan hal demikian tentunya harus menjadi perhatian kita bersama, mengingat akibat dari dampak negatif tersebut perlu kita melakukan kesiapsiagaan seluruh komponen dalam menghadapi ancaman bencana harus ditingkatkan.

Apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan kita dalam menghadapi dampak dari La Nina, ujarnya

Selain itu, apel ini dilaksanakan untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa seluruh aparatur Negara baik komponen Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan TNI Polri siap memberikan rasa aman kepada masyarakat dan siap hadir ditengah-tengah masyarakat.

Baca Juga  Jokowi Minta Perizinan di Industri Keuangan Disederhanakan

Dirinya juga mengatakan, bencana yang sering terjadi saat musim penghujan yaitu banjir dan tanah longsor. Kedua jenis bencana tersebut memiliki kaitan pada kelestarian hutan.

Artinya hutan merupakan sumber kesejahteraan bagi masyarakat yang disekitarnya.

Satu hal yang harus menjadi perhatian kita bersama bahwa untuk menghadapi ancaman bencana alam, selain kesiapsiagaan yang baik, kita harus juga mempertahankan dan menjaga hutan-hutan yang masih ada di Bumi Kalbar, sebab semakin rusak hutan semakin mudah bencana alam datang, terangnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

20 Calon Taruna Akpol T.A 2021 Terpilih Mengikuti Pemeriksaan Kesehatan Tahap II

Berita

Pjs Bupati Samosir Monitoring Beberapa Instansi di Lingkungan Pemkab Samosir

Berita

PDIP Segera Kumpulkan Partai Koalisi Pendukung Jokowi di 2019

Berita

GOMPARAN NABABAN & TOGA SIHOMBING DI KECAMATAN POLLUNG GELAR BORHAT BORHAT KEPADA OLOAN PANIARAN NABABAN

Berita

Kapolres Kubu Raya Sampaikan Pesan Ini Saat Rayakan HUT Polwan Ke-74 

Berita

Kebakaran di Semangut, 1 Ruko Ludes di Lalap si Jago Merah

Berita

Wako Edi Hadiri Rakerwil V APEKSI Se-Kalimantan di Singkawang Tanam Pohon Tabebuya
Foto Budayawan Budi Setiawan alias Budi Dalton

Berita

Gara-gara ‘Miras Minuman Rasul’, Sule hingga Budi Dalton Dipolisikan