Progres Pembangunan Sudah Mencapai 60 %
Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Kalimantan Barat, Drs. H. Manto Saidi, M.Si., Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Barat, Y. Anthonius Rawing, S.E., M.Si., meninjau perkembangan pembangunan RSUD dr. Soedarso Pontianak dan Pusat Sertifikasi Tenaga Kerja Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (31/10/2021).
Gubernur memastikan akhir tahun 2021 pembangunan di kedua tempat tersebut akan rampung.
“InshaAllah, jika tidak ada kendala, untuk kedua bangunan ini soft opening nya akan dilaksanakan di akhir tahun 2021 dilanjutkan peresmian di bulan Januari 2022 dengan diikuti perbaikan laboratorium,” ujar H. Sutarmidji.
Pembangunan RSUD dr. Soedarso, secara umum 100% material sudah berada di lokasi.
Progres pembangunan berjalan dengan baik dan sudah mencapai di atas 60%.
“SDM RSUD dr. Soedarso harus diisi oleh tenaga profesional dan mendapatkan pelatihan khusus, sehingga seluruh SDMnya nanti memiliki standar pelayanan yang baik.
SDM di RSUD dr. Soedarso akan sesuai dengan hasil tes tersebut,” ungkap Gubernur.
Sedangkan untuk pembangunan Pusat Sertifikasi Tenaga Kerja merupakan hasil kerja sama dengan beberapa perusahaan, seperti PT. Antam yang menganggarkan Rp 2 miliyar, dan beberapa perusahan lainnya.
“Kami sedang melaksanakan koordinasi, apakah pihak Pemprov Kalbar yang membenahi gedung, kemudian pihak perusahaan membantu peralatan, atau sebaliknya.
Tak hanya itu, ada asosiasi perkebunan yang akan membuat satu bengkel kerja.
Demikian juga dengan perusahaan tambang.
Jadi, ada 3 laboratorium kerja yang disiapkan kemudian Pemprov Kalbar menyiapkan laboratorium komputernya,” imbuh H. Sutarmidji.
“Kalbar akan memiliki fasilitas Pusat Sertifikasi Tenaga Kerja yang memadai dan memenuhi standar.
Kondisi Balai Latihan Kerja yang sekarang sangat memprihatinkan. Atap gedung sudah bocor, membuat tidak semangat, apalagi mau latihan di sini,” jelas Gubernur.
Hasnan Sutanto






