Kompas Nasional l Siantar
Sesuai Surat Kesepakatan Bersama (SKB) Empat Menteri bawha pada semester genab tepatnya di bulan Januari 2020, akan diadakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka langsung.
Cabdis Siantar beserta MKKS datangi Satgas covid-19 Kota Pematangsiantar dalam rangka koordinasi dan konsultasi terkait rencana pembelajaran tatap muka 2021, diruang data Pemko Siantar9, Senin (14/12/2020) sekira jam 13.00 wib
Plt. Kacabdis Siantar Drs.Hamonangan Aruan didampingi Kasi SMK KM Dongoran beserta ketua MKKS Rudolf Barmen Manurung dan Liza Piliang staff Cabdis Siantar datangi Satgas Covid19.
Dalam rapat turut dihadiri sekretaris gugus tugas Covid19 Pematangsiantar, Plt. Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Kadis Kesehatan Kota Pematangsiantar, Polres, Satpol PP, serta dari pihak DPRD Kota Pematangsiantar yang diwakili oleh Netty Sianturi, Feri Sinamo dan Frans Herbert Siahaan.
Plt. Kacabdis Siantar Drs. Hamonangan Aruan bersama ketua MKKS Kota Pematangsiantar Rudolf Barmen Manurung menyampaikan untuk SMA, SMK dan PK sudah siap untuk menggelar belajar tatap muka pada Januari 2021 mendatang.
Dalam persiapan belajar tatap muka pada Januari 2021 tingkat SMA dan SMK di kota Pematangsiantar, sejak 2 bulan yang lalu sudah kita sosialisasikan ke masing-masing disatuan pendidikan, oleh karena itu kami dari tingkat SLTA siap melakukan belajar tatap muka tahun depan.
Sementara Plt. Kacabdis Siantar Drs. Hamonangan Aruan mengatakan, dalam persiapan belajar tatap muka pada Januari 2021 sudah disepakati kita dari Cabdis Siantar siap melakukan belajar tatap muka.
Dalam hal ini kita dari Cabdis Siantar sudah memfasilitasi semua sekolah SMA-SMK dan PK serta memonitoring langsung kesiapan sekolah untuk tatap muka, baik sarpras dan tekhnisnya.
Dalam belajar tatap muka diusulkan juga supaya nantinya di Januari siswa diwajibkan membawa surat sehat dari bidan atau Puskesmas. Bukan itu saja siswa juga membawa surat izin dari orangtua.
“Harus ada surat Izin dari orang tua juga. Kalau tidak ada Izin tidak akan diterbitkan oleh pemko (satgas)”. Ujar Plt. Kacabdis
Sambungnya Usulan untuk rapid tidak dapat ditampung, berhubung dana tidak ada. karena disamping besarnya rapid Rp. 100.000 per-siswa, dibarengi juga karena pada Desember sudah tutup buku. Jadi usulan kita tidak ditampung untuk rapid, Pemko Siantar hanya fokus ke rencana Immun covid yg rencananya action Januari 2021.
Penulis : Toni Tambunan
Editor : Nilson pakpahan






