Viewer: 821
0 0

Home / Berita

Selasa, 1 September 2020 - 16:47 WIB

Rapat Terbatas Presiden RI Dengan Gubernur Seluruh Indonesia

Viewer: 822
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

KOMPAS Nasional.com | Pontianak Kalbar- Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), H. Sutarmidji, menghadiri webinar Rapat Terbatas Presiden Republik Indonesia dengan Gubernur Seluruh Indonesia.

Dalam Rapat Terbatas ini Presiden Republik Indonesia,Joko Widodo (Jokowi), meminta para Gubernur mencermati angka kasus virus corona di wilayah masing-masing, serta mengingatkan bahwa kasus corona kembali mengalami lonjakan di negara lain.

Presiden RI juga menyampaikan dalam pengarahannya kepada Gubernur dalam menghadapi virus Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), H. Sutarmidji, menghimbau yang diarahkan Presiden RI supaya tingkat kesembuhan setiap Provinsi diangka rata-rata nasional.

“Tingkat Kesembuhan Covid-19 setidaknya setiap Provinsi berada di atas rata-rata nasional, yaitu sekitar 72 persen, yang artinya di wilayah Kalbar perhari ini masih 85 persen jadi kita di atas rata rata nasional,” ungkap H. Sutarmidji di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (01/09/2020).

Baca Juga  Kunker Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan RI di Kejati Kalbar

Kemudian pada angka kematian rata-rata nasional 4,32 persen.

“Angka kematian rata-rata nasional itu 4,32 persen, kalau di Kalbar 0,9 persen jadi kita masih dibawah rata-rata nasional,” ujarnya.

Gubernur Kalbar menyampaikan hal yang harus dipahami oleh masyarakat, sampai ditemukannya vaksin atau obat tetap harus pakai masker atau prosedur protokol kesehatan.

“Satu-satunya sekarang ini yang bisa menghindari seseorang dari keterjangkitan virus corona adalah memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak,” kata Gubernur Kalbar.

Baca Juga  JUTAAN BUTIR PIL ZENITH DIMUSNAHKAN DENGAN CARA DIBLENDER

Gubernur Kalbar menceritakan, yang terjangkit Covid-19 dari luar Kalbar, pada hasil PCR, kandungan swab ada yang 15 juta kandungan virus, sedangkan 1 virus kandungannya 225 virus, maka penanganannya lebih lama, berat dan mudah mengjangkitkan ke orang lain.

“Kalau keterjangkitan lokal, rata-rata virusnya itu 150 sampai 300 kandungan virus, sehingga lebih cepat sembuhnya.

Jadi jangan 10 hari dianggap sembuh lalu kembali PCR tapi kandungannya masih 5 juta dan itu masih sangat efektif mengjangkiti orang,” jelas Gubernur Kalbar.

Hasnan Sutanto.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gus Irawan Pasaribu Apresiasi Program Asner-Susanti

Asahan

Tingkatkan Mutu Pelayanan dan Manjakan Nasabah, BRI Cabang Kisaran Gelar Undian Simpedes

Berita

Khutbah Jum’at, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Ajak Warga Jaga Toleransi Kehidupan Beragama dan Bermasyarakat.

Berita

Pangdam XII/Tpr dan Kapolda Kalteng Dianugerahi Gelar Adat Dayak*

Berita

Sebanyak 29 SMA/SMK Sederajat Pematang Siantar Senin 20 September 2021 Gelar Simulasi PTM

Berita

Dr Djaja Tegaskan Sianida Bukan Penyebab Mirna Meninggal, Begini Penjelasannya

Berita

POLRES MELAWI LAKUKAN PENCARIAN BAYI YANG DIDUGA TENGGELAM DI SUNGAI

Berita

Walikota Lantik Ka Mabiran dan Pengurus Kwarran Se Kota P.Sidempuan