Home / Berita

Jumat, 7 November 2025 - 11:50 WIB

Rangkap Jabatan Kontroversial: Sekda Samosir Marudut Tua Sitinjak Diduga Langgar Aturan, Hampir Dua Tahun Jabat Plt. Inspektur

Viewer: 803
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 16 Detik

SAMOSIR  Jejak Nasional – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Samosir, Marudut Tua Sitinjak, SP, M.Si, menuai sorotan tajam karena masih merangkap jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Inspektur Daerah. Rangkap jabatan ini diduga telah melampaui batas waktu yang ditetapkan oleh aturan kepegawaian, serta menimbulkan konflik kepentingan yang serius dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Marudut Tua Sitinjak resmi dilantik sebagai Sekda definitif pada 20 Mei 2024. Namun, hingga saat ini, ia masih memegang kendali penuh di lembaga pengawas internal Pemkab Samosir sebagai Plt. Inspektur. Hal ini dibenarkan oleh  PLT  BKD Pemkab Samosir Saut Marasi Manihuruk ketika dikonfirmasi baru baru ini, “ perpanjangan PLT dilakukan setiap tiga bulan sekali”, jelasnya.

Langgar Batas Waktu Maksimal PLT

Masa jabatan Plt. Inspektur yang diemban oleh Marudut Tua Sitinjak sudah berlangsung mendekati dua tahun, jauh melampaui batas yang diatur dalam Surat Edaran Kepala BKN Nomor 1/SE/I/2021 yang membatasi total masa tugas Plt. JPT Pratama (Eselon II) maksimal 6 bulan. Pelanggaran batas waktu ini menjadi indikasi kuat kelalaian Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam melaksanakan manajemen ASN.

Baca Juga  Desa Pasir Panjang Mewakili Mempawah Dalam Penilaian “Aku Hatinya PKK” Tingkat Provinsi

Konflik Kepentingan Mencekik Independensi Pengawasan

Rangkap jabatan antara Sekda dan Plt. Inspektur dinilai secara tegas bertentangan dengan prinsip Good Governance karena menciptakan konflik kepentingan yang nyata. Sekda, sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), bertanggung jawab menyusun anggaran. Sementara Inspektur bertugas mengawasi dan mengaudit anggaran tersebut. Kondisi ini secara sistematis menghilangkan objektivitas dan independensi lembaga pengawas internal.

Dugaan Adanya Kepentingan Kepala Daerah

Pengamat tata kelola pemerintahan di Sumatera Utara menilai, kekosongan jabatan Inspektur Daerah yang dipertahankan dalam status Plt. berkepanjangan menguatkan dugaan adanya kepentingan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau Kepala Daerah untuk menjaga kontrol atas lembaga pengawas tersebut.

“Jabatan Inspektur adalah gerbang utama pencegahan korupsi di daerah. Jika jabatan ini sengaja dipertahankan statusnya sebagai Plt. selama bertahun-tahun, apalagi dirangkap oleh Sekda, ini mengindikasikan kegagalan serius dalam penerapan Sistem Merit dan berpotensi menjadi abuse of power,” ujar salah seorang pengamat mantan anggota DPRD Samosir.

Baca Juga  Tingkatkan Kerjasama, Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Balasan Gubernur Kalbar

KASN Didesak Bertindak, KPK Diminta Awasi Proyek Strategis

Menyikapi pelanggaran ini, masyarakat Samosir mendesak  agar lembaga pengawas negara segera bertindak semakin menguat.  Masyarakat mendesak Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk segera memanggil PPK Kabupaten Samosir terkait pelanggaran batas waktu Plt. dan konflik kepentingan yang terjadi. KASN diharapkan segera mengeluarkan rekomendasi agar proses Seleksi Terbuka (Lelang Jabatan) Inspektur Daerah segera dilaksanakan.

Kepada KPK, mengingat jabatan Inspektur sangat krusial dalam mengawasi proyek strategis, laporan dugaan rangkap jabatan Plt. Inspektur ini juga diharapkan menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terutama jika penunjukan Plt. berkepanjangan ini terbukti digunakan untuk memuluskan penandatanganan proyek bernilai ratusan miliar dan diduga menimbulkan kerugian negara atau keuntungan ilegal bagi pihak tertentu.

Kepatuhan terhadap aturan kepegawaian dan independensi lembaga pengawas dinilai sebagai kunci utama untuk menjamin tata kelola pemerintahan yang bersih di Kabupaten Samosir.(JJN/01)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup Wahyu Pimpin Rakor Persiapan Keberangkatan Calon Jemaah Haji Kabupaten Kapuas Hulu

Berita

Tak Hanya Lebih Menular, Varian Baru Virus Corona Inggris Disebut Lebih Mematikan

Berita

Peduli Sosial, Polres Sekadau Kembali Salurkan Bansos Kepada Korban Banjir 

Berita

Lagi! Pemkab Tapsel Raih Penghargaan Sebagai Kabupaten Layak Anak Nasional 2022

Berita

Polres Sekadau Dampingi Pengecekan Hewan Ternak, Dukung Pencegahan PMK

Berita

Semangat Kebersamaan- Personel Pomdam Xll/Tanjungpura bersihkan saluran air

Berita

KONI Padang Sidempuan Mulai Jaring Bakal Calon Ketua Umum

Berita

Pemko Medan Bagikan 10.500 Masker Gratis ke 21 Kecamatan