Home / Berita / Daerah / Nasional / Reviews

Sabtu, 23 Juni 2018 - 11:50 WIB

Polda Metro Tunda Tes Psikologi Pembuatan SIM Baru

IDN Times/Margith Damanik

IDN Times/Margith Damanik

Viewer: 607
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

KompasNasional.com,Jakarta – Syarat baru berupa tes psikologi bagi pembuat surat izin mengemudi (SIM) ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan. Penundaan tersebut merupakan arahan langsung dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis.

“Pelaksanaan tes psikologi yang kemarin sudah disampaikan oleh lantas sesuai dengan petunjuk Bapak Kapolda bahwa pelaksanaannya ditunda untuk tes psikologinya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono saat dimonfirmasi, Sabtu (23/6).

1. Seharusnya berlaku mulai Senin 25 Juni 2018

Jika merujuk kepada agenda awal, seharusnya tertanggal 21-23 Juni 2018 simulasi tes psikologi mulai diterapkan. Setelah itu, rencananya dari Senin 25 Juni 2018 hingga seterusnya tes psikologi akan terus diberlakukan.

Baca Juga  Geluti Profesi Sebagai Tukang Sapu Jalanan, Hani Rahayu Sosok Perempuan Yang Tangguh

Namun, Argo menegaskan bila tes tersebut ditunda untuk sementara waktu. “Sampai kapan penundaannya nanti diberitahukan kemudian. Jadi intinya pelaksanaan tes psikologi permohonan SIM ditunda,” terang dia.

2. Pihak kepolisian tengah membenahi sistem pembuatan SIM

Argo hanya menyebut penundaan dilakukan karena pihaknya masih melakukan perbaikan terhadap sistem dan mekanisme tes psikologi pada pembuatan SIM. Dengan penundaan ini, Argo berharap hasilnya bisa maksimal.

3. Tes psikologi diharapkan mampu menekan angka kecelakaan

Sebelumnya, Kasie SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar mengabarkan soal pemberlakuan tes psikologi pada pengajuan SIM. Harapannya, kesehatan mental dan jiwa yang sudah teruji mampu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga  Bareskrim Luncurkan Aplikasi Pendeteksi Uang Rupiah Palsu

“Ada insiden kecelakaan tahun 2015. Tersangkanya mengakui telah mengonsumsi LSD yaitu jenis narkotika yang dapat menyebabkan halusinasi, dan dari pemeriksaan psikologi nya diketahui bahwa psikologinya mengalami gangguan karena terjadinya penurunan kontrol emosi.

Adanya halusinasi, rasa panik dan takut yang diakibatkan karena mengkonsumsi LSD, yang tentunya kondisi psikologis seperti ini dapat membahayakan si pengemudi maupun pengguna jalan yang lainnya,” bebernya beberapa hari yang lalu.(IDN_TIMES/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ingin Tingkatkan Layanan Kepada Masyarakat, RSUD Sudarso Beralih Gunakan Layanan Listrik Premium

Berita

Ajak Masyarakat Pakai Kendaraan Listrik, PLN Gelar Parade di Bali

Berita

Wujudkan Pelayanan Publik yang Prima, Kapolri: Tak Ada Kata Lain Siap dan Laksanakan

Asahan

PC HIMMAH Asahan Tatap Muka Bersama Pendiri Undergraduate Scholl

Berita

Pemerintahan Desa Nanga Ella Hilir dan Polsek Ella Hilir Kabupaten Melawi Menyelenggarakan Penyuluhan Tentang Hukum*

Berita

Wakil Komandan Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty meghadiri Even Budaya Gawai Sowa Dayak Widayu

Berita

Bahasan Imbau Warkop dan Cafe Tegakkan Prokes

Berita

Bupati Mempawah Hadiri Rakor Evaluasi Perkembangan dan Penanganan COVID-19