Home / Berita / Daerah / Nasional / Reviews

Sabtu, 23 Juni 2018 - 11:50 WIB

Polda Metro Tunda Tes Psikologi Pembuatan SIM Baru

IDN Times/Margith Damanik

IDN Times/Margith Damanik

Viewer: 627
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

KompasNasional.com,Jakarta – Syarat baru berupa tes psikologi bagi pembuat surat izin mengemudi (SIM) ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan. Penundaan tersebut merupakan arahan langsung dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis.

“Pelaksanaan tes psikologi yang kemarin sudah disampaikan oleh lantas sesuai dengan petunjuk Bapak Kapolda bahwa pelaksanaannya ditunda untuk tes psikologinya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono saat dimonfirmasi, Sabtu (23/6).

1. Seharusnya berlaku mulai Senin 25 Juni 2018

Jika merujuk kepada agenda awal, seharusnya tertanggal 21-23 Juni 2018 simulasi tes psikologi mulai diterapkan. Setelah itu, rencananya dari Senin 25 Juni 2018 hingga seterusnya tes psikologi akan terus diberlakukan.

Baca Juga  Gerak Cepat, Tim Aman Nusa II Polres Kubu Raya Polda Kalbar Bersama Dinas Peternakan Kubu Raya Lakukan Tracing Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Namun, Argo menegaskan bila tes tersebut ditunda untuk sementara waktu. “Sampai kapan penundaannya nanti diberitahukan kemudian. Jadi intinya pelaksanaan tes psikologi permohonan SIM ditunda,” terang dia.

2. Pihak kepolisian tengah membenahi sistem pembuatan SIM

Argo hanya menyebut penundaan dilakukan karena pihaknya masih melakukan perbaikan terhadap sistem dan mekanisme tes psikologi pada pembuatan SIM. Dengan penundaan ini, Argo berharap hasilnya bisa maksimal.

3. Tes psikologi diharapkan mampu menekan angka kecelakaan

Sebelumnya, Kasie SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar mengabarkan soal pemberlakuan tes psikologi pada pengajuan SIM. Harapannya, kesehatan mental dan jiwa yang sudah teruji mampu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga  Dua Kali 'Didepak' Maslan Kini Jabat Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Halsel

“Ada insiden kecelakaan tahun 2015. Tersangkanya mengakui telah mengonsumsi LSD yaitu jenis narkotika yang dapat menyebabkan halusinasi, dan dari pemeriksaan psikologi nya diketahui bahwa psikologinya mengalami gangguan karena terjadinya penurunan kontrol emosi.

Adanya halusinasi, rasa panik dan takut yang diakibatkan karena mengkonsumsi LSD, yang tentunya kondisi psikologis seperti ini dapat membahayakan si pengemudi maupun pengguna jalan yang lainnya,” bebernya beberapa hari yang lalu.(IDN_TIMES/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tingkatkan Minat Belajar Siswa Selama PJJ, Sarah Sofia Hutapea Sosok Guru Yang Kreatif

Berita

Bupati Tinjau Jalan Ambruk di Kelurahan Pasar Sipirok

Arsip

[VIDEO] Zazkia Gotik dan Ruben Onsu Goyang Nyolot, Joget Apa Nafsu

Berita

Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Sumut Naik 8,10 Persen

Berita

Jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 Disperindag Kapuas Hulu Melakukan Pemantauan Stok Barang Kadaluwarsa

Berita

Langkah Ikhtiar, Armed 16 Bantu Dinkes Landak Lakukan Serbuan Vaksinasi

Berita

Lewat Jalur SNMPTN, 16 Alumni SMAN 1Dolok Batu Nanggar Lulus PTN

Berita

Berbagi Ramadhan, Pammi ,Kopassab dan Forsa Bagikan 1300 Takjil.