Home / Berita / Daerah / Nasional / Reviews

Sabtu, 23 Juni 2018 - 11:50 WIB

Polda Metro Tunda Tes Psikologi Pembuatan SIM Baru

IDN Times/Margith Damanik

IDN Times/Margith Damanik

Viewer: 590
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

KompasNasional.com,Jakarta – Syarat baru berupa tes psikologi bagi pembuat surat izin mengemudi (SIM) ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan. Penundaan tersebut merupakan arahan langsung dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis.

“Pelaksanaan tes psikologi yang kemarin sudah disampaikan oleh lantas sesuai dengan petunjuk Bapak Kapolda bahwa pelaksanaannya ditunda untuk tes psikologinya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono saat dimonfirmasi, Sabtu (23/6).

1. Seharusnya berlaku mulai Senin 25 Juni 2018

Jika merujuk kepada agenda awal, seharusnya tertanggal 21-23 Juni 2018 simulasi tes psikologi mulai diterapkan. Setelah itu, rencananya dari Senin 25 Juni 2018 hingga seterusnya tes psikologi akan terus diberlakukan.

Baca Juga  Dimulai Januari 2021, 181,5 Juta Orang Indonesia Akan Divaksin Covid-19

Namun, Argo menegaskan bila tes tersebut ditunda untuk sementara waktu. “Sampai kapan penundaannya nanti diberitahukan kemudian. Jadi intinya pelaksanaan tes psikologi permohonan SIM ditunda,” terang dia.

2. Pihak kepolisian tengah membenahi sistem pembuatan SIM

Argo hanya menyebut penundaan dilakukan karena pihaknya masih melakukan perbaikan terhadap sistem dan mekanisme tes psikologi pada pembuatan SIM. Dengan penundaan ini, Argo berharap hasilnya bisa maksimal.

3. Tes psikologi diharapkan mampu menekan angka kecelakaan

Sebelumnya, Kasie SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar mengabarkan soal pemberlakuan tes psikologi pada pengajuan SIM. Harapannya, kesehatan mental dan jiwa yang sudah teruji mampu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga  Kanit Reskrim Polsek Pontianak Timur Pimpin Personel Patroli Cipta Kondisi Malam Hari

“Ada insiden kecelakaan tahun 2015. Tersangkanya mengakui telah mengonsumsi LSD yaitu jenis narkotika yang dapat menyebabkan halusinasi, dan dari pemeriksaan psikologi nya diketahui bahwa psikologinya mengalami gangguan karena terjadinya penurunan kontrol emosi.

Adanya halusinasi, rasa panik dan takut yang diakibatkan karena mengkonsumsi LSD, yang tentunya kondisi psikologis seperti ini dapat membahayakan si pengemudi maupun pengguna jalan yang lainnya,” bebernya beberapa hari yang lalu.(IDN_TIMES/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Satres Narkoba Ketapang Tangkap Pelaku Pengedar Narkoba Sabu Seberat 51,8 Gram

Berita

Pengucapan Sumpah Janji CPNS Menjadi PNS di Lingkungan Pemkab Samosir

Berita

Dana BLT Desa Nanga Siyai Kecamatan Menukung di Kemanakan.

Berita

Fakta Terbaru Pelajar SMP di Blitar Bunuh Diri Bikin Begidik, Ternyata Bukan karena Rokok atau Bedak

Berita

Bupati Samosir Monitoring Lahan Kawasan Pertanian Terpadu

Berita

Pos Penyekatan dan Check Point Desa Batu Nanta di Perpanjang Sampai 24 Mei 2021*

Berita

Babinsa Koramil 1208-04/Jawai Cek Posko PPKM

Berita

Lewat Komsos, Satgas Pamtas Yonif 645/GTY Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan dari Warga Perbatasan