Home / Berita

Senin, 27 September 2021 - 19:59 WIB

Rakerda Dekranasda Kalbar Bertema “Kerajinan Kalbar Pulih Tangguh dan Tumbuh”

Viewer: 392
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 54 Detik

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., bersama Ketua Dekranasda Kalimantan barat, Hj. Lismaryani Sutarmidji, membuka Rapat Kerja Daerah Dewan Kerajinan Nasional Provinsi Kalbar Tahun 2021.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kalbar selaku Ketua Harian Dekranasda Kalbar, Dr. Sy. Kamaruzaman, M.Si., Ketua Dekranasda kab/kota di seluruh Kalbar, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) terkait, dan disaksikan secara virtual oleh Sekjen Dekranasda Pusat, Gati Wibawa Ningsih.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar mengatakan produk kerajinan di Kalbar sangat banyak, hanya saja kurang inovasi.

Kerajinan yang berbentuk budaya diharapkan tidak mengubah bentuk aslinya.

“Produk kerajinan Kalbar terkait budaya asli sangat banyak, hanya saja kita harus semakin kreatif, inovatif dan beragam, namun kerajinan yang berbentuk budaya jangan mengubah bentuk aslinya tapi berkreasi menampilkan untuk lebih menarik,” ucap Gubernur di Aula Kalimantan Ballroom Hotel Aston Pontianak, Senin (27/9/2021).

Baca Juga  Polisi Kerahkan Ahli Sketsa Wajah Ungkap Peneror Bom ke Pimpinan KPK

“Hasil kerajinan di suatu daerah harus dikombinasikan agar menjadi produk yang baik untuk dipasarkan.

Daerah harus mempunyai Galeri Dekranasda yang bagus sebagai showroom barang-barang kerajinan yang ditampilkan,” Ucap H. Sutarmidji.

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ini diharapkan dapat menghasilkan perajin yang kreatif/inovatif, sehingga produk kerajinan bisa menjadi tulang punggung perekonomian dan dapat dikenal dalam negeri maupun luar negeri.

“Rancang program yang menarik agar para perajin Kalbar semakin inovatif, produk yang ditawarkan harus menarik,” singkat Gubernur.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Dekranasda Kalbar mengatakan pada masa pandemi banyak kerajinan Kalbar yang terkena dampak, mulai dari penurunan omzet hingga menghentikan produksi.

Baca Juga  Forkopimcam Teluk Keramat Kompak Laksanakan Screening Terhadap Pelajar Siswa Siswi SMKN

“Maka dari itu, Rakerda ini mengambil tema “Kerajinan Kalbar, Pulih, Tangguh dan Tumbuh” sebagai upaya memulihkan industri kerajinan Kalbar,” jelas Hj. Lismaryani.

.

Upaya tersebut dilakukan dengan membuka ruang pasar setempat melalui masyarakat yang berpenghasilan tetap, ASN dan Pegawai BUMN/BUMD untuk membeli kerajinan Kalbar.
.

“Pemerintah daerah, baik di provinsi, kab/kota, BUMN/BUMD, dan koorporasi besar, turut membeli produk-produk kerajinan Kalbar,” ucap Ketua Dekranasda di depan para peserta Rakerda.
.

Peningkatan kualitas perajin dan produk kerajinan harus dikolaborasikan dengan seluruh pihak agar dapat meningkatkan daya saing perajin dan produk kerajinan Kalbar.
.

“Pasar domestik dan pasar online harus kita kuatkan.

Penggunaan marketplace serta promosi online yang dikembangkan oleh instansi pemerintah dan Dekranasda harus memperoleh suatu hasil yang optimal,” tutup Ibu Hj. Lismaryani.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

WNI Tewas di Sydney, Dibunuh Bekas Jaringan Bali Nine

Berita

Usai Panen, Babinsa Pelimpaan Bantu Warga Rontokkan Padi*

Berita

Politeknik Gihon Dilapor ke LLDIKTI, Mahasiswa Tuntut Ijazah SD-SMP-SMA Dikembalikan

Berita

Petinggi Partai Gerindara Kalbar Melaporkan Pembuat Berita Hoax Ke Polisi

Berita

Kapolsek Pontianak Timur AKP Prayitno Beri Tali Asih Pengutil Susu di Swalayan

Berita

Kapolres Sanggau AKBP ADE KUNCORO RIDWAN, S.IK pimpin Pembekalan Pam Pilkades Serentak 2022

Berita

Johannes Damanik Asal Pamatang Sidamanik, The Winner Duta Putra Pariwisata Simalungun 2021

Berita

FOR-PETA Gelar Aksi di Gedung Merah Putih, Tuntaskan Dugaan Kasus Korupsi di Kabupaten Tapanuli Tengah