Viewer: 684
0 0

Home / Daerah

Rabu, 5 Agustus 2020 - 07:34 WIB

Raker Bersama DPRD Samosir, Carikan Solusi ‘Kredit Macet’ SPP Sebesar 7, 2 M

Viewer: 685
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

Samosir – Kompas Nasional | Tunggakan kewajiban peserta Simpan Pinjam Perempuan (SPP) di Kabupaten Samosir mencapai angka Rp 7.212.820.413, dimana angka tersebut merupakan akumulasi tunggakan pada sejumlah kelompok SPP di Kabupaten Samosir yang tersebar di 9 (sembilan) Kecamatan yang jumlah total (kelompok)-nya sebanyak 803.

Terkait tunggakan pengelolaan dana bergulir Simpan Pinjam Perempuan ini dan pencarian solusinya, dilakukan rapat kerja  dengan Komisi I DPRD Samosir bersama Kepala Dinas PPAMD, Camat Pangururan dan Pendamping Desa dan Unit Pengelola Kegiatan-SPP (UPK-SPP) se-Kabupaten Samosir dengan Ketua Badan Kerjasama Antar Desa.

Pada raker dilaksanakan di ruang rapat Gedung DPRD Samosir, Kamis (16/7) lalu itu, Wakil Ketua DPRD Samosir Nasib Simbolon pada pembukaan acara menyampaikan bahwa raker dilaksanakan untuk mencari solusi atas masalah  penunggakan Dana Bergulir SPP yang terjadi di seluruh kecamatan. “Jadi nanti tolong disampaikan apa kendala dan tindakan yang sudah dilakukan Dinas PPAMD bersama UPK dalam melakukan penagihan.” Sebut Nasip Simbolon.

Baca Juga  Kembali Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/GTY Terima Senjata Api Rakitan dari Warga Perbatasan

Hal senada disampaikan Saurtua Silalahi selaku Ketua Komisi I DPRD Samosir, dimana menurutnya Komisi I DPRD Samosir merasa perlu melakukan fungsi pengawasannya dalam hal pengelolaan dana SPP tersebut. “Kami ingin meminta bagaimana pengelolaan dana bergulir, metode bagi hasilnya, berapa persen beban bunga pinjaman yang dibuat.” tegasnya.

“Hal lain yang perlu diperhatikan agar semua tunggakan segera ditagih, agar dana itu bisa dipakai atau digulirkan kepada yang memerlukan,” kata Saurtua lagi. 

Baca Juga  Syaren Situmorang Mendapat Restu dan Dukungan Pimpin ITJI Sibolga Tapteng

Kadis PPAMD Samosir Amon Sormin sendiri menjelaskan bahwa kendala yang dihadapi dalam pengelolaan SPP adalah terkait belum adanya regulasi atau peraturan baru untuk pengelolaan SPP yang meliputi struktur pengelolaan, pengawasan dan pembinaan usaha, periodisasi pengurus/pengelola dan penyelesaian tunggakan.

“Saat ini kita sedang melakukan inventarisasi kelompok SPP yang masih berjalan dan selanjutnya akan melakukan musyawarah untuk periodisasi pengurus.” Ujarnya. Pria ini menambahkan, pihaknya sudah mengirimkan surat ke Kementerian agar dapat segera mengeluarkan aturan terkait pengelolaan SPP dimaksud.

Ketua Komisi I DPRD Samosir  pada kesempatan tersebut menegaskan agar masalah tunggakan, periodisasi, tata kelola SPP dan bunga pinjaman dapat segera dituntaskan. (rel-mangapul sinaga)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Polisi menangkap tiga dari lima pelaku pemerkosaan remaja 13 Tahun di Jambi

Berita

Nonton Balap Motor Berujung Remaja 13 Tahun Diperkosa 5 Pria di Jambi

Berita

Polemik Jenazah Wanita Dimandikan Pria Di RSUD Djasamen Saragih Terus Berlanjut

Berita

P-AP3I: Bakti Sosial Pijat Tradisioal “Back to Nature” Pilihan Untuk Sehat

Arsip

Kirim SMS Teror Bom ke Stasiun Radio, Remaja di Medan Diciduk Polisi

Berita

Tatap Muka dengan IGRA Siantar Dokter Susanti: Para Guru Harus Sejahtera

Asahan

SMSI Asahan Bagikan 1000 Masker Bersama Polsek Kota dan Forkopimcam

Berita

Jalan Medan-Berastagi Ditutup 21 April

Arsip

Dalih Belum Cukup Bukti Kejatisu Hentikan Sementara Kasus Masjid Agung Kisaran