Home / Berita

Jumat, 30 April 2021 - 17:18 WIB

PINTU MASUK KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN AKAN DIPERKETAT MENJELANG IDUL FITRI 1442 H

Viewer: 453
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

KOMPAS NASIONAL. COM-Humbang Hasundutan: Kapolres Humbang Hasundutan AKBP. Ronny Nicolas Sidabutar, dalam rapat koordinasi Forkopimda ,bertempat di ruang rapat Sekertariat Kantor Bupati Humbahas, kompleks Bukit Inspirasi, Doloksanggul, Jumat, 30/4, menyampaikan bahwa dalam penanganan Konflik Sosial menjelang Lebaran Hari Raya Idulfitri 1442 H, pintu masuk Kabupaten Humbang Hasundutan akan diperketat , sesuai dengan surat edaran Satgas penanganan Covid-19, maka mulai tanggal 6 s/d tanggal 17 Mei akan diberlakukan aturan peniadaan mudik. 

Karena itu, TNI dan Polri bersama pihak terkait akan melakukan penyekatan dipintu-pintu masuk di Kabupaten Humbahas  dan direncanakan ada di empat titik. Selain itu akan dilakukan juga cipta kondisi menjelang hari raya. Dalam cipta kondisi ini, beberapa operasi sudah dilakukan yakni, razia mengenai knalpot blong,  judi togel, prostitusi dan miras. 

Baca Juga  Personil Polsek Sungai Raya Kepulauan Sambangi Pos Satpam PLTU II Kalbar

Mengenai Ilegal Loging masyarakat diminta memahami apa yang dimaksud dengan Ilegal Logging.Sebelumnya, Bupati Humbahas, Dosmar didampingi Wabup, Oloan Paniaran Nababan memaparkan bahwa penanganan konflik sosial di tengah masyarakat akan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

Konflik Sosial yang pertama adalah Pandemi Covid-19, Kerambah Jaring Apung (KJA), miras, llegal Logging dan Galian C. Dalam Rakor Forkopimda ini, Bupati mengharapkan para pihak, TNI/ POLRI, Kejaksaan, Pemda dan semua stakeholder dapat meminimalisir permasalahan atau konflik yang timbul dalam masayarakat. “Yang hadir saat ini agar dapat berkomitmen sesuai dengan tugas dan bidang masing-masing dalam menyikapi konflik yang mungkin muncul.

Baca Juga  Ketua Persit KCK Koorcab Rem 121 ibu Rissa Ronny mendampingi Ketua Umum Persit KCK saat memberikan arahan kepada isteri prajurit yang ditinggal tugas.

Wakil Bupati Humbahas  Oloan Paniaran Nababan, mengajak seluruh tim terpadu yang terlibat dalam penanganan Kerambah Jaring Apung ( KJA) agar dilakukan dengan memperhatikan kearifan lokal adat Dalihan Na Tolu. 

Diharapkan tindakan dilakukan tegas dan terukur sesuai ketentuan yang berlaku, namun tetap mempedomani etika dan tetap bersahabat. Dia juga mengajak masyarakat Humbahas tetap menjaga kekondusifan ditengah-tengah masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Penulis : B/N

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tim gabungan tertibkan orang gila dan gelandangan pengemis di Stabat.

Arsip

Terkait Penggerebekan ‘Golden Game’ Polisi Dihadang Massa Bayaran

Berita

Wabup Muhammad Pagi Minta Anak Mempawah Bijak Dalam Pemanfaat an Teknologi

Berita

Soal Polemik di SMAN 5 Halsel, Ini Tanggapan Dinas Pendidikan Provinsi

Berita

Koramil Dedai Terus Lakukan Pengawalan Kegiatan Tracking

Berita

Delegasi G20 Gunakan Kendaraan Listrik dan SPKLU Milik PLN Saat Forum ETWG-1

Berita

Menkes Budi Puji Puskesmas Gang Sehat, Contoh Bagi Puskesmas Lain

Berita

JEMBATAN KAPUAS 3 PONTIANAK MASUK DAFTAR PROYEK PRIORITAS