Viewer: 740
0 0

Home / Berita

Jumat, 2 Oktober 2020 - 22:02 WIB

Pimpinan dan Komis II DPRD Samosir ke BPTUHPT Siborong-borong, Terkait Budidaya Ternak Kerbau Lokal

Viewer: 741
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 37 Detik

Samosir – Kompas Nasional | Terkait pengembangan dan pemeliharaan ternak kerbau lokal, Pimpinan dan Komisi II DPRD Kabupaten Samosir melaksanakan kegiatan konsultasi dan koordinasi ke Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Siborong-borong di Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (12/9).

Rombongan diterima Drh Derita Sianturi (Kasi informasi dan Jasa Produksi) dan Drh Jeky Lumbangaol (Kasi Pelayanan Teknis). Pimpinan dan Komisi II DPRD Kabupaten Samosir menyampaikan tujuan kunujungan yakni untuk menggali informasi terkait teknik pengembangan dan pemeliharaan ternak khususnya ternak kerbau dan luas areal peternakan yang di kelola oleh BPTUHPT) Siborong-borong serta jenis ternak kerbau yang dibudidayakan.

Baca Juga  Pangdam XII/Tpr Bagikan Bingkisan Hari Raya Idul Fitri

Dimana masyarakat di Kabupaten Samosir rata-rata memelihara ternak kerbau dan Kabupaten Samosir merupakan salah satu sentra peternakan kerbau di Sumatera Utara, akan tetapi kami melihat masyarakat di Samosir masih mempergunakan cara-cara yang biasa dalam melakukan pemeliharaan ternak kerbau, sehingga produktifitas hasilnya pun  biasa saja.

Sekaitan dengan itu Kepala Seksi Informasi dan Jasa Produksi menjelaskan bahwa BPTUHPT Siborong-borong memiliki lahan yang dikelola baik kandang ternak maupun untuk areal tanam pakan seluas 60 hektar. Balai ini juga tidak hanya memelihara atau mengembangkan ternak kerbau saja akan tetapi juga mengembangkan ternak babi. “Khusus untuk ternak kerbau, balai fokus mengembangkan ternak kerbau jenis kerbau sungai kalau bahasa daerah setempat disebut dengan istilah kerbau buttak.” Demikian disebut Drh Derita Sianturi.

Baca Juga  Meningkatkan Sinergitas TNI - POLRI Melaksankan Kopi Morning*

Untuk pakan kata dia, mereka menanam sendiri sesuai dengan kebutuhan ternak untuk pakan ternak kerbau kita menanam jenis rumput pennisetum purpureum atau yang biasa dikenal dengan rumput gajah. Hal lain disampaikan bahwa teknis pembuahan yang dilakukan di balai tersebut selain teknik tradisional atau normal juga dengan teknik inseminasi buatan. Terkait dengan limbah atau kotoran ternak dikelola atau dipergunakan serta diproduksi untuk kebutuhan hijauan pakan ternak  juga untuk kebutuhan pupuk organik dan tidak di komersilkan.

Terkait kunjungan, Pimpinan dan Komisi II DPRD Kabupaten Samosir menyempaikan kata terimakasih atas informasi dan penjelasan yang diterima dan diharapkan dapat disosialisasikan ke masyarakat Samosir melalui Dinas terkait. (rel/mangapul sinaga)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Rindu Program PASTI Berjalan, Keluarga Asner Berharap Susanti Dilantik.

Berita

Sekda Tapsel : Ingin Keluarga Maju, Semua Harus Jadi Keluarga Berencana

Berita

Dorong Percepatan Vaksinasi, Sekdakab Samosir Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi di beberapa Lokasi

Asahan

KONI Asahan Sambangi Atlit Tinju Asahan

Berita

Kerjasama Dengan PT.Cipta Futura, SMKN 2 Pematangsiantar Gelar Bursa Kerja Khusus

Berita

Hasil PPDB Jenjang SMA Resmi Diumumkan, Berikut Data Jumlah Kouta PPDB 2021 Online SMA Cabdis Siantar-Simalungun

Berita

Bupati Tapsel Salurkan 100 Paket Daging Kurban ke Desa Siuhom

Berita

Hargai Tenaga Medis, Mari Kurangi Beban Mereka Dengan Protokol Kesehatan