Home / Berita

Senin, 2 Agustus 2021 - 11:55 WIB

Pertanian Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Ekonomi Taput di Tengah Pandemi

Viewer: 394
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 17 Detik

Kompasnasional.com, Taput  | Kegiatan Penyerahan Secara Simbolis Pupuk Cair Hayati oleh Bupati Taput Bapak KRA Drs Nikson Nababan Darmonagoro MSi  didampingi Kadis Pertanian dan beberapa Pimpinan Pemerintah Perangkat Daerah Untuk Peningkatan Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara di Balai Penyuluhan Pertanian Tarutung, Jumat (30/07)

Maksud Kegiatan Penyediaan Sarana Peningkatan Produksi Tanaman Pangan Tahun Anggaran 2021 adalah memberikan acuan dan pedoman, menyamakan persepsi, langkah dan kejelasan bagi pelaksana penerima bantuan Pemerintah sehingga dapat memahami dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.  Jumlah kelompok tani Penerima Bantuan Pupuk Hayati Cair di Kab. Taput adalah sebanyak 578 Kelompok Tani dengan luas lahan 10.000 ha telah memenuhi syarat yang ditentukan oleh Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementrian Republik Indonesia

Baca Juga  Jelajahi Wilayah Kodim 1203/Ktp, Danrem 121/Abw Gelar Kegiatan Baksos

Kelompok Tani penerima Saprodi Pupuk Cair Hayati diharapkan dalam penggunaan disesuaikan dengan dosis yang di anjurkan.

 Tapanuli Utara 80% hidup dari Bertani. Gunakanlah anggaran sebaik mungkin untuk pembangunan desa dan infrastruktur. “Saya berharap apa yang sudah dibantu dimanfaatkan sebaik mungkin jangan sampai di sia-siakan.” Ujar Bupati mengawali.

Baca Juga  Pelihara Silaturahmi, Kodam XII/Tpr Gelar Halal bi Halal Secara Virtual*

Pertanian adalah kekuatan bangsa ini.Terbukti dalam masa pandemi ini, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tapanuli Utara masih bisa surplus. Penyumbang terbesarnya adalah dari pertanian dan jasa.

 Hasil pertanian diharapkan semakin baik dan meningkat. Jika  hasilnya semakin bagus saya akan perjuangkan anggarannya untuk bantuan.

Untuk kedepannya sasaran bantuan bukan untuk kelompok tani tapi untuk per kecamatan , itu namanya Brigade Tani.

Hal itu dikarenakan 50 persen yang dibagi ke kelompok tani tidak efektif.  Itulah prioritas untuk tahun depan,” ujar Bupati mengakhiri.

Penulis  : Rumondang Sihombing

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pagi Ini, Perjalanan KRL Jabodetabek Normal

Berita

Netizen Ributkan Kejanggalan Jaket Mahasiswa Pemberi Kartu Kuning ke Jokowi

Berita

Buntut ponte, Desa penghasil anyaman rotan berkualitas Ekspor

Berita

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Warga Perbatasan Bersihkan Bendungan Air.

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Acara HUT ke-1 KBSB

Berita

BUPATI ASIP AJAK ANGGOTA FKPPI MAKNAI PERJUANGAN DENGAN LAKUKAN SINERGI PEMBANGUNAN DAERAH

Berita

Bupati Taput Bahas Untara dengan Dewan Pertimbangan Presiden RI

Berita

Berita Psp. Sri Ramadhani Perwakilan Kota Psp Raih Juara 1 Tilawah Qur’an Remaja Putri