Home / Berita / Daerah / Kriminal / Medan / Reviews

Kamis, 12 April 2018 - 11:50 WIB

Perempuan Tua Tewas Gantung Diri

Kondisi Oppung Dewi saat ditemukan. (Jonathan/metro24jam.com)

Kondisi Oppung Dewi saat ditemukan. (Jonathan/metro24jam.com)

Viewer: 673
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 55 Detik
KompasNasional.com,Siantar – Seorang perempuan tua nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di lantai 2 kediamannya di Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Siantar Timur, Rabu (11/4/2018) siang.
Hasil penelusuran yang dilakukan ke lokasi kejadian, perempuan tua itu diketahui bernama Letty Sitio alias Oppung Dewi, berusia sekitar 76 tahun. Cerita warga di lokasi, peristiwa itu pertama kali diketahui seorang mahasiswi FKIP Nommensen yang melintas dari depan rumah tersebut.
“Ada tadi perempuan anak kuliah, pas dia lewat. Teriak dia, ‘Apa itu tergantung, macam manusia!’,” sebut tetangga korban, Br Tampubolon. Menurut Br Tampubolon, Oppung Dewi selama ini diketahui selalu riang dan tampak tidak ada masalah.
“Baik Oppung ini, orang sini pun taunya semua. Semua dikerjakan, nampaklah orangtua dulu, kerja terus, gak bisa diam,” katanya. “Kadang sampek dimarahi anak-anaknya jangan terlalu keras ke sana-sini kerja. Tapi itulah oppung itu, gak mau diam [bergerak],” sambungnya.
Sementara itu, Lambok Situmorang, salah satu anak Oppung Dewi, awalnya tidak mengetahui kejadian bahwa orangtuanya sudah gantung diri menggunakan kain yang disambung dengan seutas tali.
“Tadi malam masih turun inong (ibu) ke lantai 1, terus naik lagi ke lantai 2. Uda itu gak turun-turun lagi,” ucap Lambok tak mampu menahan tangisnya. “Gak tau aku entah kenapa [bunuh diri]. Sayang kali kami sama mamak ini. Aku nonton di depan tadi, di kedai ini. Ku lihat anak kuliah tadi, teriak melihat ke atas. Naik aku ke atas, kupegang inong, gak bernafas lagi,” sambungnya sambil terisak-isak.
 Sementara itu di lokasi, tim Identifikasi Polres Siantar dan personel Polsek Siantar Timur berjaga dan membentangkan garis polisi (police line) di antara ratusan kerumunan massa yang membludak.
Usai olah TKP, jenazah Oppung Dewi kemudian dibawa ke Instalasi Forensik RSUD dr Djasamen Saragih untuk dilakukan visum. “Korban sudah kita bawa ke RSUD Djasamen Saragih untuk dilakukan visum luar. Tim Identifikasi juga sudah mengambil sidik jarinya,” kata Kapolsek Siantar Timur, melalui Kanit Reskrim, Iptu L Sinaga.
Tampak di ruang forensik, tubuh Oppung Dewi dihinggapi semut-semut kecil, berjalan dari dalam lubang hidung korban menjelajah ke leher korban. Mata korban tampak merah, serta leher korban akibat bekas gantungan diri.
Sore harinya, usai visum, jenazah kemudian dibawa ke rumah kediamannya kembali atas permintaan keluarga yang sudah berdiskusi terlebih dahulu. Namun, hingga Rabu (11/4/2018) malam, belum diketahui apa yang menjadi motif bunuh diri tersebut secara pasti. (M24J/TR)
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Program Transformasi Fishing Ground Dapat Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Kena Dampak Pembangun Terminal Pulau Kijing

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Kenalkan Konsep Pertanian Terintegrasi Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani Tapsel

Berita

Sekda Kab. Kapuas Hulu Pimpin Rapat Kerja Sama Program Terpadu Sadar Pengawasan Pemilu

Berita

Wakil Bupati Samosir Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi Booster di Gedung Kesenian Tuk-Tuk Siadong

Arsip

Prancis Menutup 20 Masjid Dengan Alasan Sebar Radikalisme

Arsip

Kisah Ajudan Letkol Untung Disiksa dan Dipenjara Tanpa Pengadilan

Berita

Polwan Polres Mempawah Salurkan Paket Sembako untuk Warga yang Membutuhkan

Berita

MenPAN-RB: Pengangkatan CPNS Butuh Waktu, Harus Hati-hati

Berita

Wako Pontianak Resmikan Kampung Digital Gradasi Gang H Mursyid di Tepian Sungai Kapuas