Kompasnasional l Ratusan warga berkerumun dan tak jaga jarak saat pencairan bansos tunai di Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut). Selain itu, acara pencairan bansos juga diwarnai kekecewaan sejumlah warga yang nama mereka dicoret dari daftar penerima.
Ratusan warga mulai berdatangan ke Kantor Pos Panyabungan/ Mandailing Natal sejak Minggu (31/1/2021) pagi. Mereka sedianya akan menerima dana bansos tunai sebesar Rp300.000.
Warga dari sejumlah desa ini datang secara serentak, sehingga menimbulkan kerumunan. Meski petugas telah mengimbau dan meperingatkan warga untuk tak berkerumun dan tetap jaga jarak, warga terkesan tak peduli. Bahkan, sejumlah warga juga kedapatan tak mengenakan masker.
Selain diwarnai dengan pelanggaran protokol kesehatan (prokes), pencairan bansos tunai kali ini juga diwarnai dengan pencoretan ratusan nama warga dari daftar penerima bansos. Akibatnya, warga yang namanya dicoret kecewa.
Salah satu warga yang namanya dicoret, Abdul Hamid mengaku kecewa dan tak mengetahui alasan pencoretan tersebut. Padahal dia sudah lama mengantre.
“Dari pencairang bansos tunai tahap pertama hingga terakhir dapat. Saya tidak tahu alasannya,” katanya.
Sementara pihak kantor pos meminta warga yang namanya dicoret untuk melapor ke Dinas Sosial setempat.
(INSU/Red)






