Home / Berita

Senin, 5 September 2022 - 17:14 WIB

Pemkab Samosir canangkan Kampung Bawang Merah Samosir.

Viewer: 356
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 37 Detik

SAMOSIR, KOMPASNASIONAL.COM –

Kementerian Pertanian melalui Ditjen Hortikultura terus mendorong pengembangan kawasan skala ekonomi yg disebut dengan istilah ‘kampung’. Konsep kampung ini didukung dengan sarana pertanaman, yaitu pengendalian hama penyakit dengan pemberian pestisida nabati, penyediaan pupuk baik organik maupun kimia serta dukungan benih unggul. 

Tahun 2022 ini Kabupaten Samosir menjadi salah satu sasaran pengembangan kampung bawah merah nasional dengan total luasan

40 Ha yg tersebar di 6 kecamatan telah didistribusikan bantuan bibit bawang merah sebanyak 40 ton dengan rincian untuk varietas Batu Ijo sebanyak 18 ton tersebar di 4 Kecamatan jumlah penerima 12 poktan (Pangururan 2 ton, Sitiotio 9 ton, Simanindo 5 ton dan Nainggolan 2 ton) , Varietas Biru Lancor 4 Kecamatan jumlah penerima 12 poktan (Pangururan 6 ton, Sitiotio 9 ton, Sianjur Mulamula 6 ton dan Palipi 1 ton).

Baca Juga  Persit KCK Daerah XII/Tanjungpura Gelar Syukuran HUT ke-76

Pada acara serah terima bibit dengan penyedia (2/9),Kadis Ketapang dan Pertanian  Kabupaten Samosir melalui Kabid Tanaman Pangururqn dan Hortikultura  Sondang H Sukmana meminta supaya penyuluh dan petani diedukasi tentang budidaya bawang merah yang baik, supaya program Kampung Bawang berjalan dengan baik dan sukses. 

Pada acara pendistribusian tersebut disampaikan juga kepada Kelompok Petani penerima bantuan bahwa program ini adalah untuk memacu semangat petani bawang merah Samosir untuk meningkatkan produktivitas dan tentunya pendapatan petani itu sendiri. 

Selain bibit unggul tersebut, yang akan difasilitasi adalah mulsa, pupuk hayati cair, pupuk organik cair, pupuk anorganik dan pestisida nabati.

Baca Juga  500an massa menghadiri Pelantikan DPW DJM 1 Kali Lagi di Bali

Keberhasilan program pertanian ini memerlukan komitmen bersama dari seluruh pihak, baik para petani, para petugas pertanian yg mendampingi serta perhatian pemerintah daerah untuk keberlanjutan kampung yang berdaya saing.

“Dengan program kampung bawang merah ini kami termotivasi untuk meningkatkan produksi dan penerapan budidaya yang kembali kepada alam untuk mengurangi ketergantungn kepada penggunaan pupuk kimia yang berlebihan” ujar Bosco Situmorang ketua Poktan Rejeki Tani Desa Buntu Mauli Kec Sitiotio.

Diharapkan kedepannya dengan program Kampung Bawang Merah ini dapat mencukupi kebutuhan bibit bawang merah di Samosir dan kesejahteraan masyarakat 

semakin meningkat.

(Candro Situmorang)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Dandim Beri Materi Kepada 60 Anggota Satpol PP/WH Gayo Lues

Berita

Demi kesehatan dan keselamatan wisatawan POLSEK BALIGE MONITORING SECARA RUTIN OBJEK WISATA

Berita

Peringati Lahirnya Pancasila, Dandim Sambas Bersama Forkopimda Laksanakan Upacara.

Berita

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sukses Tempati Peringkat Satu Dunia BWF

Berita

H Feryansah Hasibuan SH Lakukan Reses Sekaligus Menyerahkan Bantuan 1 Unit Mobil Ambulance Roda Tiga

Berita

Kapolri Lantik 7 Kapolda Baru Termasuk Kalbar

Berita

Gubernur Kalbar : Refocusing Guna Percepatan Ekonomi dan Kesehatan

Berita

Pemkab Simalungun Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 Secara Virtual