Home / Berita

Selasa, 14 September 2021 - 14:41 WIB

Pemkab Mempawah Gelar Rakor Antisipasi Dini Penanganan Konflik Sosial

Viewer: 490
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Mempawah Kalbar,Kompas Nasional.com- Bupati Mempawah, Erlina memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) mengantisipasi kewaspadaan dini situasi dan perkembangan konflik yang terjadi di Kabupaten Sintang terkait dengan Jemaah Ahmadiyah, Senin (13/9/2021) di Aula Balairung Setia kantor Bupati Mempawah.

Turut dihadiri Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, Sekretaris Daerah, Ismail, Kapolres, Dandim 1201/Mph, Kajari, Kepala Kemenag Mempawah, Kepala Diskominfo, Plt Kepala Satpol PP, Anggota Badan Intelejen Daerah, Asisten Tata Paraja, dan para tokoh agama serta tokoh ormas Islam se-Kabupaten Mempawah.

Rapat koordinasi tersebut, bertujuan untuk mengantisipasi kewaspadaan dini dalam menyikapi kondisi, dan situasi khususnya di kabupaten mempawah terkait peristiwa perusakan masjid milik jemaah ahmadiyah yang terjadi di Kabupaten Sintang pada tanggal 3 September 2021.

Bupati Erlina mengatakan, bahwa peristiwa pengrusakan rumah ibadah di Kabupaten Sintang, serta pertikaian yang berujung perbuatan menghilangkan nyawa orang lain yang terjadi di Kabupaten Mempawah menunjukan perlu adanya kerja sama untuk menyikapi situasi dan kondisi tersebut.

Baca Juga  Libatkan Semua Pihak Tangani Prostitusi Anak Di Bawah Umur

“Dengan adanya kerja sama dalam menyikapi situasi, dan kondisi tersebut diharapkan peristiwa-peristiwa yang terjadi tidak dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab menciptakan kondisi yang tidak kondusif diwilayah kita,” ujarnya.

“Selama ini kondusifitas Kabupaten Mempawah sangat aman dan terkendali.

Hal tersebut tentunya berkat sinergitas semua pihak baik TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Forkopimda, tokoh agama dan ormas, serta partisipasi masyarakat,” ungkap Erlina.

Meski demikian, lanjutnya, tetap tidak boleh lengah dan hendaknya selalu terus melakukan upaya kewaspadaan dini terhadap kemungkinan munculnya potensi konflik yang dapat menimbulkan ancaman, tantangan, gangguan dan hambatan terhadap situasi dan kondisi keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga  Pasca Libur Idul Fitri, Kasus Covid 19 di kabupaten Samosir Menurun

Selain itu, Erlina mengatakan peristiwa yang menjurus kepada sara ini, dengan berbagai cara dapat diciptakan oleh mereka yang memang menginginkan situasi ini menjadi tidak kondusif.

Dari pertemuan ini nantinya, Erlina berharap kepada para tokoh agama, ormas islam, TNI, dan Polri dapat membantu Pemerintah Daerah dalam merumuskan langkah- langkah yang perlu dilakukan sesuai dengan tugas dan fungsinya, serta dapat menyampaikan informasi, dan pemahaman kepada masyarakat dalam upaya menciptakan situasi yang kondusif.

“Semoga dengan Rakor ini, dapat menjadi jalan kita bersama-sama untuk menciptakan situasi dan kondisi yang aman di Kabupaten Mempawah yang kita cintai ini,” harapnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polresta Pontianak Tangkap Pengedar Sabu Sebanyak Kurang Lebih 1 Kg

Berita

PPKM, Satgas Covid-19 Jongkong Patroli Bersama Imbau Protokol Kesehatan.

Berita

Selamat Dan Sukses Sejumlah 13 Peserta Didik Alumni SMAN 6 Pematangsiantar Lulus Masuk PTN 2021

Asahan

KPU Buka Rapat Pleno Rekapitulasi DPHP dan DPS Pilkada Asahan 2020

Berita

Wagub Kalbar.Ria Norsan Sambangi BKKBN Pusat Untuk Untuk Atasi Permasalahan Stunting

Berita

Pontianak Penerima Vaksin Perdana di Kalbar

Berita

Pisah Sambut Penggantian Kalapas Dari Isnawan,A.Md.IP. S.H, M.H Kepada Ali Imran, A. Md. IP. S.H,M.H.

Berita

Gelar Vaksinisasi Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-75*