Home / Berita

Selasa, 30 Maret 2021 - 15:22 WIB

PEMERINTAH TARGETKAN DANAU TOBA TUJUAN WISATA BERTARAP INTERNASIONAL

Viewer: 514
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 49 Detik

Kompasnasional.com. Toba.| Pemerintah sedang dalam giatnya meningkatkan postur wisata serta menjaga kelestarian dan keindahan tempat tujuan wisata tersebut.

Hal ini tidak muluk-muluk dilakukan oleh Pemerintah. Kementerian Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenkeraf) RI menjadi barisan paling terdepan mewujudkan target Danau Toba menjadi tujuan wisata bertaraf Internasional, demikian Kapolres Toba AKBP POL Akala Fikta Jaya,SIK menyampaikan  bersama Dinas Pertanian Kabupaten Toba, agar terus menghimbau mengedukasi masyarakat agar tetap menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak mencemari air Danau Toba dan tidak menambah Kerambah Jaring Apung (KJA) di sekitaran Danau Toba.

Kementerian Parawisata telah banyak menggelontorkan pembiayaan dalam jumlah yang signifikan, ke daerah yang dianggap super prioritas wisata, sebagaimana keinginan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ). Pembiayaannya besar, di prioritaskan pembangunan   infrastruktur untuk dapat menunjang wisata lebih baik lagi,pembinaan pelaku wisata,pembinaan pengerajin lokal,pembinaan pelaku ekonomi di bidang kuliner yang mengangkat kuliner spesial produk lokal Daerah di pinggiran danau Toba juga dilakukan.

Danau Toba dengan luas sekitar 1.145 kilometer persegi, dan kedalaman airnya berpariasi mencapai 450 meter membuat Danau Toba mengeluarkan auranya tanpa ada tandingan keindahannya di seantro muka bumi ini.

Baca Juga  Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Gelar Acara Kenaikan Pangkat Periode 1 Oktober 2021.*

Pemerintah saat ini fokus pada Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo. Daerah ini lah yang dianggap menjadi super prioritas dalam.pengambangan tenpat wisata.

Di lokasi objek wisata Danau Toba ini, para pengunjung maupun wisatawan dapat menikmati kegiatan berkayak atau naik sampan dengan memilih tiga jenis rute jelajah danau Tongging-Silalahi, Tongging-Samosir, atau Lingkaran Utara.l

Penetapan kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas adalah hal yang dinilai wajar mengingat keindahan alam Danau Toba yang terbentang di 7 kabupaten yakni Simalungun, Toba , Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, dan Samosir,  merupakan potensi besar sebagai destinasi wisata kelas Dunia.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pada 2020 telah mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur untuk pengembangan KSPN Danau Toba sebesar Rp1,33 triliun.

Karena itu kawasan objek wisata Danau Toba terus dikembangkan,meliputi pelebaran alur Tano Ponggol dari 25 meter menjadi 80 meter, pembangunan Jembatan Tano Ponggol sepanjang 450 meter yang menghubungkan daratan Sumatera dan Pulau Samosir, dan penataan kawasan tepi danau. Pelebaran alur ini ditujukan untuk membuka akses kapal wisata yang lebih besar agar dapat mengelilingi kawasan Danau Toba.

Baca Juga  Kampung Caping Kaya Poitensi Wisata Penunjang Perekonomian Warga,

Air Danau Toba juga terus di benahi Pemerintah Pusat agar tidak tercemari oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dengan menertibkan Kerambah Jaring Apung (KJA) yang ada di sekitaran  Danau Toba secara bertahap, apabila KJA menjadi sumber pencaharian warga, Pemerintah akan mensosialisasikannya terlebih dahulu agar warga pemilik KJA dapat beralih sumber pendapatannya, dengan mencari pekerjaan yamg lain. 

Dari pendataan Dinas Pertanian kabupaten Toba ada 400 Keramba Jaring Apung di sekitaran Danau Toba ,sehingga air Danau Toba sangat tercemar dengan kegiatan tersebut.

Atas data tersebut Polres Toba senin (29/03) bersama Dinas Pertanian , Forkopimda dan TNI terus menghimbau masyarakat agar tidak membuat lagi Keramba Jaring Apung (KJA) di Sekitaran Danau Toba.

Kapolres Toba Akbp Pol Akala Fikta Jaya S,IK,SH,MH, memerintahkan Kasat Binmas Akp S.Sinaga dan Kasat Reskrim Akp Nelson Sipahutar berkordinasi dengan Dinas Pertanian dan Forkopimda untuk mengawasi dan memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak mencemari dan membuat Keramba Jaring Apung (KJA) di sekitar Danau Toba.tegas Kapolres.

Kepala Bidang Bina Pemasaran pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Sumatera Utara Drs Muchlis M.Si, mengatakan Danau Toba yang telah ditetapkan pemerintah sebagai kawasan super prioritas pembangunan pariwisata Nasional dan juga telah ditetapkan UNE

Penulis: Lambok Sianturi

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

PIHAK DINAS KESEHATAN BERNEO GROUP SINGKAWANG UTARA BERIKAN PELAYANAN KESEHATA KEPADA MASYARAKAT SECARA CUMA-CUMA.

Asahan

Pemkab Asahan Ajak Masyarakat Mengikuti Program Kartu Pra Kerja, Ini Syaratnya

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Sambut Dengan Hangat Kunjungan Dandenpom l/1 Pematangsiantar

Berita

Latih Kerjasama Dan kekompakan, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Gelar Outbound Kepada Pemuda-Pemudi Di Perbatasan.*

Berita

Bupati Melawi Lantik Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi 

Berita

melawan Covid-19, sinergi antara TNI-Polri, Pemkab Tapsel, serta seluruh stakeholder adalah harga mati.

Berita

Bicara Kasar Di Rumah Duka, Bupati Simalungun Diminta Menindak Tegas dr Lenny Saragih

Berita

Kejati Kalbar Resmi MenahanTersangka Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Tanah Di Sei Kunyit