Viewer: 897
0 0

Home / Berita / Headline News / Nasional

Kamis, 25 Juni 2020 - 16:06 WIB

Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 dianggap kurang tanggap menangani Covid 19

Viewer: 898
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 47 Detik

Kompasnasional Siantar.

Jumlah kasus positif Covid-19 bertambah 6 orang. Info ini dipaparkan dari live streaming Posko GTPP Covid-19 Pematangsiantar.

Juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Daniel Siregar meberitahukan akumulasi dari total positif sebanyak 54 orang, 37 pasien positif covid 19 kini sudah dirawat di beberapa rumah sakit, 14 dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Orang dalam pemantauan (ODP) 543 orang, pasien dalam pengawasan 11 dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 52 orang.

Dari kecamatan Siantar Marimbun 1 orang, Siantar Utara 2 orang, Siantar Barat 2 orang, Siantar Timur 1 orang, dan satu lainnya dari Kecamatan Siantar Martoba.
Sedangkan tujuh dari delapan kecamatan di siantar sudah berstatus zona merah kecuali kecamatan siantar simarimbun yang masih zona hijau
 
Di tengah ketidakpastian pandemi Covid-19 kapan berakhir, tong air yang mestinya disediakan sebagai kebutuhan masyarakat untuk cuci tangan justru dibiarkan kosong dan rusak. Karena dibiarkan terlalu lama tidak di isi air, menjadi peluang bagi tangan jahil mencopot kran air.

Baca Juga  Ganjar Copot Kepala SMKN 1 Sale Rembang Buntut Pungli Berkedok Infak

di Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara pandemi Covid 19 belum berakhir, hal ini juga berlaku di sejumlah daerah lain di tanah air. Sarana dan prasarana seperti tempat cuci tangan dan hand sanitizer masih terus digalakan guna menjaga kebersihan guna memutus rantai penyebaran virus.

di pasar tradisional Parluasan Kota Pematangsiantar, terdapat tong air yang sebelumnya digunakan pengunjung melakukan aktifitas cuci tangan di pasar, sekarang justru hanya sebagai pajangan yang tak memiliki arti apa-apa.

Robi salah seorang warga yang kesehariannya bekerja di sekitar tong air tersebut mengatakan, sudah lama tong air tersebut tidak terisi air. Dirinya menyesalkan sikap Pemerintah Kota dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 yang terkesan masa bodoh apalagi membiarkan tong air tersebut kosong. Menurutnya Hefriansyah selaku Walikota dan Ketua Tim Gugus Covid-19 kurang memperhatikan fasilitas kesehatan bagi warganya.

Baca Juga  Bupati Kapuas Hulu Terima Kunjungan Dari Pemda Murung Raya Prov Kalteng.

Hal serupa juga disampaikan Gomgom Siahaan, menurutnya sikap masa bodoh Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Tim Gugus Covid-19 dengan membiarkan tong airnya kosong menjadi masalah, karena kurang serius dan kurang tanggap menangani virus corona.

Gomgom menaruh harap kepada pemerintah agar tong air dapat di isi kembali sehingga warga dapat mencuci tangan, apalagi pandemi virus corona belum pasti kapan berlalu.

Penulis: Toni Tambunan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pontianak Timur Dapat Bantuan 280 MBR Sambungan PDAM,Edi Pesan : Gunakan Air Dengan Hemat

Berita

Update Covid-19 di Kabupaten Samosir (8/3/2021) : Tambah 3 Kasus Baru dan Nihil Sembuh, Kumulatif Menjadi 183 Kasus

Berita

Tim Temukan Serpihan Diduga Daging Penumpang Pesawat Sriwijaya Air

Berita

Setelah Tidak Pulang Semalaman, Nuriah Pardede Ditemukan Sudah Meninggal di Ladang Jagung

Berita

Kapolda Kalbar Ajak Media Agar Saling Mencintai dan Menjaga Situasi Kalbar Yang Kondusif

Berita

Kapolresta dan Ketua Cabang Bhayangkari Pontianak Kota Kunjungi Taman Bacaan Beting Permai

Berita

Tim Binmas Poldasu Supervisi Nagori Siantar Estate sebelum Diresmikan Jadi Kampung Tangguh “Nadear”

Berita

PPP Ungkap Sandiaga Masuk TPN Jadi Dewan Pakar Usai Tak Jadi Cawapres Ganjar