Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Upaya untuk menghasilkan lulusan pendidikan kejuruan SMK yang berkualitas dan siap bekerja sesuai dengan tuntutan dunia kerja, perlu didukung dengan kurikulum yang dirancang dan dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan dunia kerja. Banyaknya kritikan terhadap mutu lulusan SMK menandakan strategisnya posisi kurikulum agar relevan dengan dunia kerja.
Untuk menjawab tuntutan dunia usaha dan dunia industri (DU/DI) maka SMK harus duduk bersama dengan DU/DI melakukan sinkronisasi kurikulum dengan tujuan dapat di implementasikan dalam pembelajaran di SMK.
Dalam hal tersebut,Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Teladan Pematangsiantar, Sudarlian mengatakan dengan dipayungi perjanjian kerjasama dan nota kesepahaman antara SMK Swasta Teladan Pematangsiantar dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dengan nomor SAT SMK. TELADAN / L&D / PKS /XI /2016/1167 dan SAT-SMK.TELADAN/L&D/PKS/XI/20 16/1168 tentang penyelenggaraan pendidikan ritel bagi siswa SMK.
Dimana pada tanggal 22 November 2016, SMK Swasta Teladan Pematangsiantar dan beberapa SMK se- Sumatera yang diamanahi mengelola Alfamart Class bersama PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk.
“Untuk memenuhi tuntutan tersebut SMK Teladan melaksanakan sinkronisasi kurikulum secara virtual yang langsung dipimpin oleh Bapak Jaka Sunarya, Head Office Alfamart dan sebagai peserta adalah Penanggungjawab Alfamart Class, Guru Mata Pelajaran Peminatan Bisnis Daring dan Pemasaran serta Wakasek Kurikulum”.ujar Sudarlian Selasa,(16/11/2021).
Lanjut Sudarlian, yang menjadi peserta dalam kegiatan sinkronisasi kurikulum ini adalah Kepala Sekolah, Wakasek bidang Kurikulum, Ketua Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran, dan Guru Produktif/Mata Pelajaran Peminatan pada Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran/Alfmart Class.
Kegiatan sinkronisasi kurikulum kali ini merupakan kegiatan untuk kedua kali nya setelah yang pertama dilaksankan langsung di SMK Swasta Teladan Pematangsiantar pada tahun 2016 berarti PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk., setiap lima tahun melakukan upgrade kurikulum alfamart class.
Sudarlian juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk yang konsisten membatu SMK melalui program Alfamart Clas dengan memfasilitasi proses pembelajaran, penyediaan sarana praktik siswa (hibah bisnis center), training for teacher (TFT)/pelatihan pendidikan ritel bagi para guru, siswa PKL, guru tamu, uji kompetensi, akreditasi Alfamart Class, penempatan lulusan dan kegiatan lainnya.
“Semua kegiatan yang dilaksanakan melalui program alfamrat class ini sesuai dengan program link and super match 8+i yang dicanangkan Ditjen Vokasi Kemendikbud RI”. ucap Sudarlian
Menurut Jaka Sunarya kurikulum sinkronisasi merupakan kurikulum yang disusun oleh sekolah dan IDUKA. Kurikulum yang disusun menjadi kurikulum yang berbasis industri dan merupakan kurikukum implementatif dan benar-benar telah sesuai dengan tuntutan dunia kerja khususnya PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk, dan struktur kurikulum sinkronisasi Alfamart Class merupakan kolaborasi antara kurikulum 2013 edisi revisi untuk kelompok mata pelajaran peminatan dengan kurikulum kompetensi dasar yang ada di PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk.
Dari hasil dari sinkronisasi kurikulum ini selanjutnya disebut sebagai kurikulum implementatif Alfamart Class. Standar kompetensi dasar PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk yang digunakan adalah standar kompetensi untuk jabatan Crew of Store dan Assistance chief of store (ACOS) sebagai profil kompetensi lulusan Alfamart Class. Setelah kegiatan sinkronisasi kurikulum ini akan dilanjutkan dengan kegiatan Training for Teacher, Uji kompetensi guru dan magang guru di PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk.
Pitta Emma Sitorus, S.Pd selaku Wakasek bidang Kurikulum sekaligus sebagai peserta di kegiatan sinkronisasi kurikulum mengatakan, minimnya kemampuan lulusan siswa SMK dalam memasuki dunia kerja meskipun sudah dibekali pengetahuan dan keterampilan di sekolah, tentu belum cukup untuk dapat memasuki dunia kerja/dunia industri.
Dalam rangka menyiapkan lulusan dimaksud, maka sekolah perlu mengintegrasikan kurikulum dengan kebutuhan industri yang meliputi soft skill dan hard skill, sehingga pada hari Selasa, tanggal 5 Oktober 2021 SMK Swasta Teladan Pematangsiantar melakukan kegiatan sinkronisasi kurikulum secara daring dengan PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk.
“Kegiatan ini dimulai dengan pemaparan materi mengenai sinkronisasi kurikulum berbasis industri oleh Bapak Jaka Sunarya dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan SMK Swasta Teladan khususnya Komp. Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran dapat memiliki lulusan yang kompeten sesuai dengan harapan IDUKA”.pungkas Pitta Emma Sitorus.
Toni Tambunan.





