
Tumbang Titi, Kompas Nasional.com.Berdasarkan hasil pantauan kompas nasional.com dilapangan pada (19/9/21), bahwa pekerjaan pekerasan Jalan beton Desa Segar Wangi Kecamatan Tumbang Titi Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, diduga keras tidak sesuai dengan sefiksipikasi teknis yang telah ditentukan.
Total biaya pekerjaan (Fisik + BOP) sebesar Rp. 600.000.000 dengan sumber dana APBN Tahun Anggaran 2021,adapun pelaksana kegiatan Badan Kerja Sama Antar Desa BKAD Angin Segar Kecamatan Tumbang Titi Ketapang.
Menurut penjelasan Abdul Gapor sebagai pelaksana menjelaskan kepada media ini pada (19/9/21), saat dikonfirmasi di salah satu rumah makan yang ada di pasar Sungai melayu rayak, Abdul Gapor mengatakan bahwa pekerjaan itu dari Mohtar Anggota DPRD Kabupaten Ketapang dengan mekanisme pelaksanaanya sistem penunjukan lansung ke Badan Kerja sama Antar Desa (BKAD). Abdul Gapor mengatakan bahwa campuran beton perbandingan 1,2,3 semen ,batu dan pasir kata Abdul Gapor.

Namun ternyata fisik pekerjaan pekerasan jalan beton dilapangan fisiknya banyak menggunakan pasir dari pada semen sedangkan batu hampir tidak ada sama sekali.
Sedangkan untuk ketinggian (ketebalan cor beton dengan ketinggian (tebal) 20 centi terdapat banyak menggunakan pasir dengan sistem ditimbun setinggi kurang lebih 15 centi dan sisa ketebalan yang 5 centinya dicor dengan semen dan pasir .
Saat dikonfirmasi kepada Abdul Gapor mengapa pekerjaan fisik jalan beton dikerjakan dengan sistem pasir ditumpuk atau ditimbun setinggi kurang lebih 15 cinti baru di cor dengan campuran semen dan pasir serta batunya tidak maksimal seperti yang pak Abdul Gapor katakan bahwa campuran matrial 1,2,3 ,Abdul Gapor cuma mengatakan kurang tahu tu pak mereka yang kerja ucapnya.
(Abd. Rahman)







