Viewer: 1002
0 0

Home / Internasional

Rabu, 22 Juli 2020 - 06:41 WIB

Patung Buddha Berusia Hampir 1700 Tahun Dan Berasal Dari Peradaban Gandhara, Dirusak Oleh Empat Pekerja Konstruksi Di Pakistan

Viewer: 1003
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 36 Detik

Kompasnasional | Setelah patung Buddha dari peradaban Gandhara dan berusia hampir 1700 tahun dihancurkan oleh palu oleh pekerja konstruksi di provinsi Khyber-Pakhtunkhwa barat laut Pakistan, empat orang telah ditahan.

Seorang pejabat senior mengatakan patung itu ditemukan saat penggalian di sebuah pertanian di Taks Bhai, distrik Mardan. Kemudian, tersangka mengikuti perintah Maulvi setempat untuk melakukan perusakan.

Penangkapan dilakukan setelah sebuah video beredar di media sosial menunjukkan seorang pria menghancurkan patung itu, yang sebagian masih tertanam di bawah tanah, berkeping-keping dengan palu godam.

Pekerja konstruksi lainnya dapat terlihat menyaksikan patung itu dihancurkan sementara beberapa orang sedang membuat video.

Direktur Arkeologi dan Museum Khyber-Pakhtunkhwa Abdus Samad Khan mengatakan pada hari Minggu bahwa potongan-potongan patung yang hancur telah dipulihkan untuk menilai nilai arkeologisnya.

Baca Juga  Putin Disebut Akan Mundur karena Parkinson dan Diminta Pacar

Direktur mengatakan bahwa polisi telah menutup daerah itu. Samad menyebut penghancuran patung itu sebagai kejahatan dan mengatakan tidak menghormati agama apa pun tidak bisa ditoleransi.

Dia juga menghargai tindakan polisi dalam menangkap para tersangka.

Takht Bhai pernah menjadi bagian dari kerajaan Buddha Gandhara yang membentang di Pakistan dan Afghanistan modern lebih dari 1.000 tahun yang lalu. Ini adalah tujuan wisata bagi orang-orang dari Sri Lanka, Korea, dan Jepang karena merupakan bagian dari Peradaban Gandhara.

Nama lama Khyber Pakhtunkhwa adalah Gandhara dan wilayah itu adalah tempat yang sangat dihormati oleh para pengikut agama Buddha.
Pada 2017, dua patung Buddha kuno dan langka digali di situs arkeologi di Bhamala di distrik Hariput. Patung terbesar yang pernah ditemukan di situs menggambarkan kematian Buddha dan patung kedua adalah Buddha dengan lingkaran ganda.

Baca Juga  Ketua LMA Papua Lenis Kogoya Suara Papua untuk Jokowi

Patung yang menggambarkan skenario kematian adalah yang tertua dari jenisnya di dunia. Itu juga diverifikasi oleh laboratorium Amerika yang mengidentifikasi itu lebih tua dari abad ketiga SM.

Museum Peshawar juga dikenal karena memajang salah satu koleksi arsitektur terbesar di dunia tentang Buddha.

Beberapa tahun yang lalu, patung Buddha tertinggi di batu schist diangkut ke Swiss untuk dipajang di sana selama 100 hari di sebuah pameran internasional. (BH/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bertemu Donald Trump di Singapura, Kim Jong-un Kembali Bawa Toilet Pribadi

Berita

Ahli Ungkap Ledakan Besar Di Beirut Setara Dengan Kekuatan Gempa 3,3 M

Internasional

Prancis menggelontorkan stimulus 100 miliar euro untuk mendongkrak kembali ekonomi

Berita

DJM 1 Kali Lagi Provinsi Papua Dilantik
Foto - Manchester United (Logo)

Berita

Manchester United Akhirnya Dijual Keluarga Glazer

Berita

Menkeu AS Minta Trump Jatuhkan Sanksi Baru Iran

Berita

Biara Terkenal Usia 1000 Tahun Terbakar

Internasional

Pria di Prancis Ledakkan Sebagian Rumahnya Saat Berusaha Bunuh Lalat