Viewer: 763
0 0

Home / Berita

Selasa, 8 September 2020 - 00:01 WIB

Ngaku Minggat Dari Rumah Karena Diperlakukan Kasar Oleh Ibu, Bocah Warga Desa Sabulan Nyasar ke Desa Harian

Viewer: 764
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 36 Detik

Samosir – Kompas Nasional | Anak berusia sekira 10 tahun, K marga S,  mengaku warga Desa Sabulan, Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir dan mengaku minggat dari rumahnya dan Senin (7/9) menyasar  ke Desa Harian, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir. 

Diwawancarai Senin (7/9) di Desa Harian, K menyebutkan dirinya adalah warga Desa Sabulan, anak pertama dari tiga bersaudara. Anak ini mengaku sebelum ‘pelariannnya’ ini dia tinggal besama ibunya boru P di Desa sabulan. Sementara ayahnya sudah meninggal beberapa waktu lalu.  

K mengaku minggat dari rumahnya berkaitan dengan perlakuan kasar ibunya yang mengikat dirinya dan adik lelakinya ES di salah satu tiang rumah mereka. “Kami diikat di tiang karena mandi di danau. Ibu keberatan kalu kami mandi-mandi di danau.” Ujar K. Menurut K, ibu-nya malah setuju atau menyuruh mereka untuk mandi di sungai.

Baca Juga  Konflik Lahan Berujung Pengrusakan, LBH Gerak Indonesia Dampingi klien Buat Laporan Pengaduan

Terakhir sebelum minggat, K menyebut dirinya dan adik lelakinya ES diikat oleh ibu mereka di salah satu tiang rumah karena permasalahan mandi di danau. K mengaku dia dan adiknya ES masih terikat sampai hari gelap malam. Namun bermodal sebuah batu, mereka dapat merusak tali pengikat sehingga mereka berdua beranjak meninggalkan rumah dan tidur di salah satu kapal, dan selanjutnya esok hari mereka menyelinap ke kapal penumpang menyeberang danau menuju Mogang.

Baca Juga  Bawaslu Tapsel Tindaklanjuti Laporan Paslon Nomor Urut 1

K sendiri bisa sampai di Desa Harian dengan menumpang becak yang ditumpangi salah seorang warga Desa Harian dalam perjalanan dari arah Mogang ke Desa Harian. Sementara adiknya ES kata K, sudah diboyong seseorang yang masih terbilang keluarga mereka.

Keterangan warga Desa Harian, mengenai keberadaan K telah dikonfirmasikan kepada Kepala Desa Sabulan Senin (7/9). “Kepala Desa Sabulan mengaku kebenaran bahwa anak itu warganya.” Sebut warga Desa Harian bermarga Nainggolan. Dikatakan Nainggolan juga, ketika dikonfirmasi Kepala Desa Sabulan juga mengaku bahwa permasalahan yang dialami K ini sudah berungkali terjadi dan belum lama ini permasalahan tersebut telah disampaikan ke petugas Dinas Sosial, walau hingga saat ini belum ada tindak lanjut.   (monang lumban raja)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Linda Purnama: Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Mendukung Di Bukanya Kembali Angkutan Udara Perintis Nanga Pinoh

Berita

Rumah Firli Bahuri di Jalan Kertanegara Digeledah Polisi

Berita

Jadi Role Model Kampung Nadear Nagori Siantar Estate Berbenah

Berita

Walikota Lantik Ka Mabiran dan Pengurus Kwarran Se Kota P.Sidempuan

Berita

Polres Samosir Gelar Jumat Curhat untuk Keamanan Pemilukada 2024

Berita

Mayat ditemukan di Desa Simarmata Polres Samosir lakukan olah TKP

Berita

Forkopimcam Teluk Keramat Kompak Laksanakan Screening Terhadap Pelajar Siswa Siswi SMKN

Berita

Plt Walikota Pematangsiantar Ajak Masyarakat Untuk Bayar PBB Dan BPHTN-P2 Dengan Cara OnLine