Viewer: 783
0 0

Home / Berita

Selasa, 8 September 2020 - 00:01 WIB

Ngaku Minggat Dari Rumah Karena Diperlakukan Kasar Oleh Ibu, Bocah Warga Desa Sabulan Nyasar ke Desa Harian

Viewer: 784
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 36 Detik

Samosir – Kompas Nasional | Anak berusia sekira 10 tahun, K marga S,  mengaku warga Desa Sabulan, Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir dan mengaku minggat dari rumahnya dan Senin (7/9) menyasar  ke Desa Harian, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir. 

Diwawancarai Senin (7/9) di Desa Harian, K menyebutkan dirinya adalah warga Desa Sabulan, anak pertama dari tiga bersaudara. Anak ini mengaku sebelum ‘pelariannnya’ ini dia tinggal besama ibunya boru P di Desa sabulan. Sementara ayahnya sudah meninggal beberapa waktu lalu.  

K mengaku minggat dari rumahnya berkaitan dengan perlakuan kasar ibunya yang mengikat dirinya dan adik lelakinya ES di salah satu tiang rumah mereka. “Kami diikat di tiang karena mandi di danau. Ibu keberatan kalu kami mandi-mandi di danau.” Ujar K. Menurut K, ibu-nya malah setuju atau menyuruh mereka untuk mandi di sungai.

Baca Juga  Wali Kota Resmikan TPS3R di Banjar Serasan

Terakhir sebelum minggat, K menyebut dirinya dan adik lelakinya ES diikat oleh ibu mereka di salah satu tiang rumah karena permasalahan mandi di danau. K mengaku dia dan adiknya ES masih terikat sampai hari gelap malam. Namun bermodal sebuah batu, mereka dapat merusak tali pengikat sehingga mereka berdua beranjak meninggalkan rumah dan tidur di salah satu kapal, dan selanjutnya esok hari mereka menyelinap ke kapal penumpang menyeberang danau menuju Mogang.

Baca Juga  Polres Sintang Serahterimakan Belasan Pejabatnya 

K sendiri bisa sampai di Desa Harian dengan menumpang becak yang ditumpangi salah seorang warga Desa Harian dalam perjalanan dari arah Mogang ke Desa Harian. Sementara adiknya ES kata K, sudah diboyong seseorang yang masih terbilang keluarga mereka.

Keterangan warga Desa Harian, mengenai keberadaan K telah dikonfirmasikan kepada Kepala Desa Sabulan Senin (7/9). “Kepala Desa Sabulan mengaku kebenaran bahwa anak itu warganya.” Sebut warga Desa Harian bermarga Nainggolan. Dikatakan Nainggolan juga, ketika dikonfirmasi Kepala Desa Sabulan juga mengaku bahwa permasalahan yang dialami K ini sudah berungkali terjadi dan belum lama ini permasalahan tersebut telah disampaikan ke petugas Dinas Sosial, walau hingga saat ini belum ada tindak lanjut.   (monang lumban raja)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Babinsa Koramil 01/Sambas Semangat Bantu Warga Binaan Gali Saluran Pembuangan Air ( Parit )

Berita

Wisata Alam Sipatungan Desa Sabulan Kecamatan Sitio-Tio Diharapkan Dapat Meningkatkan Potensi Pariwisata yang Ada di Samosir

Berita

INACRAFT 2022, Presiden dan Menteri Pariwisata Kunjungi Stand Pemko Pematangsiantar

Berita

Mengatasi Kekurangan dalam Program Makan Bergizi Gratis

Berita

Di Rumah Duka Mantan Wabup Tapsel, Bupati Dolly Sampaikan Belasungkawa

Berita

Tumbuhkan Rasa Bangga Bagi Prajurit Baru, Kodim Sambas Gelar Tradisi Masuk Satuan.

Berita

Edi Minta Pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas 1 Lebih Fungsional

Berita

Wako Edi Kamtono Salurkan Bansos 5 Ton Dampak PPKM Darurat di Kota Pontianak