Viewer: 735
0 0

Home / Berita

Selasa, 8 September 2020 - 00:01 WIB

Ngaku Minggat Dari Rumah Karena Diperlakukan Kasar Oleh Ibu, Bocah Warga Desa Sabulan Nyasar ke Desa Harian

Viewer: 736
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 36 Detik

Samosir – Kompas Nasional | Anak berusia sekira 10 tahun, K marga S,  mengaku warga Desa Sabulan, Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir dan mengaku minggat dari rumahnya dan Senin (7/9) menyasar  ke Desa Harian, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir. 

Diwawancarai Senin (7/9) di Desa Harian, K menyebutkan dirinya adalah warga Desa Sabulan, anak pertama dari tiga bersaudara. Anak ini mengaku sebelum ‘pelariannnya’ ini dia tinggal besama ibunya boru P di Desa sabulan. Sementara ayahnya sudah meninggal beberapa waktu lalu.  

K mengaku minggat dari rumahnya berkaitan dengan perlakuan kasar ibunya yang mengikat dirinya dan adik lelakinya ES di salah satu tiang rumah mereka. “Kami diikat di tiang karena mandi di danau. Ibu keberatan kalu kami mandi-mandi di danau.” Ujar K. Menurut K, ibu-nya malah setuju atau menyuruh mereka untuk mandi di sungai.

Baca Juga  Komandan Koramil 12/Tebidah, Turun Langsung Dalam Kegiatan Gotong Royong Perbaiki Jembatan

Terakhir sebelum minggat, K menyebut dirinya dan adik lelakinya ES diikat oleh ibu mereka di salah satu tiang rumah karena permasalahan mandi di danau. K mengaku dia dan adiknya ES masih terikat sampai hari gelap malam. Namun bermodal sebuah batu, mereka dapat merusak tali pengikat sehingga mereka berdua beranjak meninggalkan rumah dan tidur di salah satu kapal, dan selanjutnya esok hari mereka menyelinap ke kapal penumpang menyeberang danau menuju Mogang.

Baca Juga  Gubernur H.Sutarmidji Sambut Kedatangan Menteri Pertanian di Bandara Supadio Pontianak

K sendiri bisa sampai di Desa Harian dengan menumpang becak yang ditumpangi salah seorang warga Desa Harian dalam perjalanan dari arah Mogang ke Desa Harian. Sementara adiknya ES kata K, sudah diboyong seseorang yang masih terbilang keluarga mereka.

Keterangan warga Desa Harian, mengenai keberadaan K telah dikonfirmasikan kepada Kepala Desa Sabulan Senin (7/9). “Kepala Desa Sabulan mengaku kebenaran bahwa anak itu warganya.” Sebut warga Desa Harian bermarga Nainggolan. Dikatakan Nainggolan juga, ketika dikonfirmasi Kepala Desa Sabulan juga mengaku bahwa permasalahan yang dialami K ini sudah berungkali terjadi dan belum lama ini permasalahan tersebut telah disampaikan ke petugas Dinas Sosial, walau hingga saat ini belum ada tindak lanjut.   (monang lumban raja)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Mencegah Karhutla Kasat Binmas Polres Kubu Raya Pimpin Patroli “Bina Karuna Kapuas 2021”.

Berita

Tapsel 2023, Bupati Minta Jajaran Fokus ke Program Prioritas

Berita

Kegiatan Vaksinasi Covid-19 Masih Berlangsung di Hotel Grand Mall Dan Klinik Polres Singkawang

Berita

3 Juta Masker Terbuang Tiap Menit Menjadi Ancaman Lingkungan

Berita

PNS Bolos Usai Cuti Bersama Dilingkup Pemkot Pontianak, TPP Terancam Dipotong
Foto Kapolres Asahan saat mewawancarai pelajar yang membacok teman sekolahnya sendiri

Asahan

Tak Terima Pacar Dibully, Pelajar SMP di Asahan Bacok Teman Sekolah

Asahan

BAPERA Asahan Beri Bantuan Korban Kebakaran Di Selawan Kisaran

Arsip

Ini Ciri-ciri Penipuan Berkedok Lowongan Kerja