Home / Berita / Medan / Nasional

Rabu, 2 Januari 2019 - 14:18 WIB

Nasabah BCA Bawa Uang Rp 575 Juta Dirampok, Kasat Reskrim Bungkam

Kondisi mobil korban seusai kejadian

Kondisi mobil korban seusai kejadian

Viewer: 598
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 38 Detik

KOMPASNASIONAL,MEDAN – Aksi perampokan dengan modus memecah kaca mobil kembali terjadi di Medan. Kali ini dialami Ritwar Chang (48) penduduk Jalan Pukat 8  Mandala Medan.

Tidak tanggung, uang tunai sebesar Rp 575 juta lenyap dilarikan perampok yang diketahui sudah membuntuti korban, Sabtu (29/12/2018) siang.

Penuturan korban sebelum membuat laporan pengaduan ke Polrestabes Medan, siang itu ia baru saja menarik uang di BCA Jalan Bukit Barisan sejumlah Rp 575 juta yang ia masukkan ke kantong plastik hitam. Mengendarai Suzuki Ertiga BK 1449 korban pun meninggalkan BCA kira-kira pukul 12.45 dengan menuju BCA Asia simpang Jl. Lampung. Sesampainya di sana, korban memarkirkan mobilnya pas sebelum toko keramik, sebelum Jl. Lampung dan bergegas masuk ke bank tersebut.

Baca Juga  Gubernur Sutarmidji Meninjau Vaksinasi Massal Yang di Laksanakan Oleh PSMTI Kalbar

Tidak berapa lama saat akan kembali ke mobilnya, korban terkejut karena orang banyak mengerumuni mobilnya. Ternyata orang melihat kalau kaca belakang sopir sudah pecah.

Salah seorang karyawan toko keramik Maju Jaya, sebelum Bank UOB, menjadi saksi mata karena sempat berinteraksi dengan pelaku.

Menurutnya, pelaku berdiri di depan toko keramik cukup lama sebelum menghancurkan kaca mobil dan meninggalkan lokasi dengan mengambil bungkus plastik hitam berisi uang.

“Saya baru ingat sebelum saya meninggalkan mobil ada sepeda motor mio soul warna merah putih yang dikendarai pria berperawakan kecil, hitam, rambut ikal, dan berkumis seperti sedang memantau gitu. Saya berdiri cukup lama memperhatikan orang itu sampai akhirnya dia pergi dan saya masuk ke BCA”.

Baca Juga  Kapuas Hulu Meraih Empat Kali WTP Opini BPK

“Sepertinya saya juga melihat orang yang sama di luar pagar Bank BCA memperhatikan ke arah bank,” kata korban lagi yang berita ini ditulis masih menjalani pemeriksaan atas pengaduannya ke Polrestabes Medan.

Sementara Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto ketika dikonfirmasi terkait perampokan tersebut belum ada balasan. Ditambah lagi dengan buruknya kinerja SPKT yang cukup lambat memproses laporan pengaduan korban juga tidak dijawab orang nomor satu di kepolisian Kota Medan tersebut.

Sementara Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Puthu Yuda juga enggan menjawab konfirmasi wartawan. Saat dikonfirmasi via layanan WhatsApp, perwira berpangkat dua melati  emas tersebut enggan membalas. (17Merdekacom/AW)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Masih Tingginya Kasus Covid-19 Posko Penyekatan Diperpanjang Sebagai Filterisasi Dan Scereening*

Berita

Pangdam XII/Tpr Apresiasi Satgas PPKM Skala Mikro Desa Tumuk Manggis*

Berita

Santri Alumni Al-Yusufiyah Bersilaturahmi Bersama Walikota P.Sidimpuan

Berita

Tenaga Kesehatan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Obati Warga Perbatasan Yang Sedang Sakit.

Berita

Petinggi Partai Gerindara Kalbar Melaporkan Pembuat Berita Hoax Ke Polisi

Arsip

Konsumsi Morfin, 2 Pilot Susi Air Dibawa BNN ke Jakarta

Arsip

Pemerintah Korsel diminta bikin senjata nuklir sendiri buat hadapi Korut

Berita

Diduga Politik Uang Pilkada, Proyek Pariwisata Samosir Rp 5,2 Miliar Dibungkus Bunga Desa