Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Setiap perayaan Tahun Baru China atau Imlek, barongsai menjadi pertunjukan yang yang ditunggu-tunggu. Penampilan boneka berbentuk singa tersebut merupakan pertunjukan wajib yang sering kita jumpai dan menjadi tontonan menarik ditengah masyarakat.
Namun, perayaan Imlek tahun sekarang jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena masih ada pandemi Covid-19, memaksa pertunjukan barongsai ditiadakan untuk sementara ini. Pasalnya, pertunjukkan Barongsai diyakini bakal mengundang keramaian dan konsentrasi massa.
“Kami terpaksa menolak semua permintaan pertunjukan Barongsai. Ini semua kami lakukan demi terjaganya protokol kesehatan (prokes) dengan baik, khususnya di Kota Pematangsiantar,” ujar Ketua Tim Barongsai Vihara Avalokitesvara Pematangsiantar Chandra Sabtu,(29/01/22).
Dia juga menjelaskan, setiap setiap perayaan Imlek, timnya akan kebanjiran permintaan pertunjukan Barongsai, baik itu sekita Kota Pematangsiantar hingga luar daerah juga. Sebab, penampilan atraksi Barongsai mampu menghibur masyarakat. Gerakkannya yang lincah dan musik pengiring yang meriah, jadi daya tarik tersendiri.
Meskipun pemerintah memberi izin bagi timnya untuk melakukan atraksi, kata Chandra, namun ia khawatir dikarenakan acara tersebut lantaran menjadi sorotan masyarakat, sehingga menimbulkan kerumunan di tengah masa pendemi Covid-19.
“Mengingat virus Covid-19 yang terus bermutasi seperti omicron yang saat ini sudah ada di Kota Medan. Kami pun ingin ikut membantu pemerintah dengan meningkatkan kewaspadaan tanpa mengadakan pertunjukan barongsai disaat perayaan Imlek tahun ini,” jelas dia.
Dia berharap, pada momen hari raya imlek tahun ini, pandemi segera berakhir supaya imlek tahun depan untuk atraksi barongsai bisa digelar dengan meriah. Selain itu, masyarakat dapat menikmati aktivitas kehidupan normal kembali.
Toni Tambunan.




