Viewer: 907
0 0

Home / Berita

Rabu, 16 Desember 2020 - 11:41 WIB

Marahi Guru SMP, Ketua DPRD DKI: Apa yang di Otak Bapak, Tahu Enggak Megawati Itu Siapa!

Viewer: 908
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional l Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi memarahi guru pembuat soal ujian Anies selalu diejek Mega di SMP 250 Cipete saat rapat klarifikasi di Komisi E parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Apa yang diotak bapak gitu, tahu nggak Megawati itu siapa?” ucap Pras dengan suara meninggi di lokasi, Selasa (15/12/2020).

Politikus PDIP itu menyayangkan guru tersebut menggunakan nama dua tokoh dalam soal ujian. Menurut dia, pertanyaan tersebut bisa memprovokasi warga Jakarta yang saat ini tengah memanas.

“Apakah nggak mungkin nama Otong, contoh soal nama,” ujarnya.

Pras juga meminta guru tersebut membacakan Pancasila lantaran berkilah soal Anies selalu diejek Mega hanya dilakukan secara spontanitas.

Baca Juga  Kalbar Penghasil Sawit Terbesar, Wako Heran Harga Minyak Goreng Melonjak Melambung Tinggi

Guru itu pun fasih melafalkan lima sila yang ada dalam Pancasila. Menurut Pras, seharusnya guru merupakan panutan bagi para siswanya.

“Bapak sebagai guru lho pak, kalau memberi contoh, memberi contoh yang baik, bukan membanding tokoh sama tokoh. Ini Presiden kelima Pak. Kok tokohnya itu gitu loh. Dulu ada OSIS, nggak bisa, yang beragama tertentu nggak boleh ketua OSIS, bagaimana kebhinekaan kita pak,” ucap Pras.

Pras mengatakan, selama ini setiap anggota DPRD DKI Jakarta tidak pernah ada perpecahan dalam mementingkan kepentingan warga Ibu Kota.
Kita di DPRD tidak ada warna pak. Fungsi kita jalankan. Kita keluar baru, teman-teman punya partai masing-masing. Di sini satu warnanya, bapak malah memprovokasi dari luar,” sambung dia.Elu uda hebat, elu uda jagoan? Hey, elu guru!” tegasnya.

Baca Juga  Kejari Samosir Eksekusi Uang Pengganti Korupsi APBDes Rp383 Juta

Ia pun meminta Kepala Dinas Pendidikan DKI Nahdiana untuk melakukan konsolidasi kepada setiap guru agar peristiwa seperti ini tidak kembali terulang.

“Dan ibu kepala dinas saya minta jangan next ada seperti ini. Permasalahan bukan ada di kantor, ada di lapangan. Sekali lagi, ibu konsolidasi lagi, yang kayak gini bahaya sekali, suasana di Jakarta lagi hangat jadi tambah panas,” tandasnya.(OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua DPD Partai Perindo Kab.Kapuas Hulu Stevanus Apo Uraikan Sejarah Berdirinya RSUD Dr.Ahmad Diponegoro Kapuas Hulu

Berita

Head Teller Gelapkan Rp3 M Uang Nasabah Bank Sumut Kabanjahe

Berita

Satuan Reserse Narkoba Polres Melawi melakukan pengungkapan Tindak Pidana Narkotika jenis Ekstasi*

Berita

Salurkan Bantuan Sembako di Tengah PPKM, Semoga Dapat Meringankan Beban Masyarakat Ditengah Pandemi*

Berita

3 Kepala Dinas Tidak Hadiri Pelantikan KTNA, Wabup Kabupaten Sambas, Kecewa.

Berita

Polda Metro Minta Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Status Tersangka Roy Suryo

Berita

Uji Kompetensi Dalam Rangka Mutasi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Berita

KPU KETAPANG TETAPKAN PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI TERPILIH TAHUN 2020.