Viewer: 764
0 0

Home / Berita

Senin, 28 Desember 2020 - 19:28 WIB

Sengketa Lahan PTPN-Markaz Syariah, Ini Pendapat BPN

Viewer: 765
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

Kompasnasional l Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyatakan, pihaknya memantau kasus sengketa lahan yang melibatkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII dan Markaz Syariah di Megamendung, Bogor. Namun, BPN untuk sementara ini mempercayakan penyelesaian sengketa pada pihak PTPN VIII.

PTPN VIII sudah melayangkan somasi kepada Habib Rizieq Shihab (HRS) mengenai lahan Markaz Syariah di Megamendung, Kabupaten Bogor. PTPN VIII menyatakan pondok pesantren Markaz Syariah yang dipimpin HRS berdiri di areal milik PTPN VIII. PTPN VIII selanjutnya meminta Markaz Syariah meninggalkan lokasi tersebut.

PTPN VIII menyebut hal yang dilakukan pihak Markaz Syariah merupakan tindak pidana penggelapan hak atas barang tidak bergerak, larangan pemakaian tanah tanpa izin yang berhak, sebagaimana yang diatur dalam Pasal 385 KUHP, Perpu No. 51 Tahun 1960 dan atau Pasal 480 KUHP.

Baca Juga  Sampaikan Pokok-Pokok Kebijakan, Pangdam XII/Tpr Pimpin Rapim Kodam TA 2021*

“Tentang soal HGU PTPN, kita belum bisa memberikan tanggapan karena itu kan sengketa antara PTPN sebagai pemegang HGU dengan yang menggarap. Silakan diselesaikan mereka ya,” kata Dirjen Pengendalian, Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN Budi Situmorang pada Senin (28/12).

Budi memang enggan memberi tanggapan rinci soal sengketa PTPN VIII dengan HRS. Hanya saja, Budi memastikan status lahan di sana berupa tanah Hak Guna Usaha (HGU) PTPN VIII.

Baca Juga  Jelang Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua , Komisi Pemilihan OSIS SMAN 5 Pematangsiantar Matangkan Persiapan

“ATR/BPN belum bisa memberikan tanggapan karena internal mereka kan ya. Statusnya ya HGU PTPN VIII. Kita belum berposisi apa pun ini.” ujar Budi.

Dikabarkan Tim Advokasi Markaz Syariah bakal berunding dengan PTPN pada hari ini. Salah satu Tim Advokasi Markaz Syariah, Aziz Yanuar mengatakan, akan melakukan pertemuan dengan PTPN VIII sekaligus memberi jawaban atas somasi PTPN VIII pada surat SB/1.1/6131/XII 2020, tertanggal 18 Desember 2020 lalu.
(R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Asahan

Bupati Buka Pameran Mini UMKM Bersama Asosiasi Pengusaha Tepung Serbaguna Asahan.

Arsip

Beli Dodge Journey di GIIAS 2016, Gratis Banyak!

Berita

Kopi “Tyana dan Maju Jaya” Hadir di Ngopi Bareng Bupati Tapsel Bersama Warga Hatabosi

Berita

Warga Perbatasan Kembali Serahkan Senjata Api Rakitan ke Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/GTY 

Berita

Kadis PMPD Prov Kalbar Meresmikan Dan Serah Terima Gedung Pos Yandu Kepada Kades Pemuar Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi*

Asahan

Jansen Hutasoit Terpilih Menjadi Ketua POBSI Asahan

Berita

Aktivitas Malam Lebaran Di Kota Pontianak Terpantau Aman dan Lancar

Berita

Pimpin Sidang Pantukhir Cata PK, Pangdam XII/Tpr : Laksanakan Dengan Obyektif, Transparan dan Akuntabel*