Home / Berita

Senin, 28 Juni 2021 - 13:33 WIB

LAI Minta 11 Kepala Desa Yang Dicopot Diproses Hukum

Viewer: 854
1 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Lembaga Aliansi Indonesia Desak Pemkab Halsel Proses Hukum 11 Kepala Desa Yang Dicopot/Fik-Kompasnasional.com

HALSEL – Kompasnasional.com | Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Halmahera Selatan, mengapresiasi langkah Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Hi Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba, mencopot sejumlah kepala Desa.

Ketua Lembaga Aliansi Indonesia, Sarjan Taib mengatakan, Gebrakan 100 hari kerja pemerintahan Usman Sidik dan Hasan Ali Basam Kasuba memberikan dampak positif tekait pelayanan publik.

Sebab, kata Sarjan, kebijakan bupati dan wakil bupati saat melakukan inspeksi mendadak atau Sidak di sejumlah instansi telah menciptakan kedisiplinan para Aparatur Sipil Negara atau ASN.

Tidak hanya menata kedisiplinan para Aparatur Sipil Negara. Bahkan dalam program 100 hari kerja pemerintahan Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba terdapat 11 kepala Desa yang dicopot karena dugaan kuat melakukan penyalagunaan Dana Desa.

Baca Juga  Misteri Liang Kubur Freddy Budiman Digenangi Air

Lanjut Sarjan, pencopotan sejumlah kepala Desa ini mempertegas kebijakan pemerintahan Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba yang ingin membersihkan praktik korupsi dari tingkat bawah.

“Namun jangan sebatas penonaktifan tapi harus ada gerakan-gerakan dalam bentuk proses hukum, sehingga kita tau mana yang bersalah,” kata Sarjan Taib saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (28/6/2021).

Dirinya pun berharap, pencopotan sejumlah kepala Desa ini berlanjut pada proses hukum agar tidak terindikasi hanya sebatas kebijakan politis.

“Karena pencopotan kepala Desa ini sesuai dengan pelanggaran hukum atau kebijakan politik, agar tidak terkesan politis maka para kepala Desa yang dicopot itu harus di proses secara hukum agar ada efek jerah,” cetusnya.

Baca Juga  Alhamdulillah Kapuas Hulu Jadi Atensi Dari Kementerian PUPR

Selaku ketua Lembaga Aliansi Indonesia, Sarjan meminta sikap ketegasan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan agar para pelaku pratik korupsi ini ditindak dalam proses hukum.

“Sejauh ini Aliansi indonesia sangat meapresiasi langkah tegas Bupati Usman Siddik dan Wakil Bupati Bassam Kasuba, karena kebijakan yang dilakukan berdampak positif bagi masyarakat Halmahera Selatan,” ucap Sarjan.

Diketahui, Saat ini DPMD Halsel telah mengantongi 11 SK Karateker Kepala Desa, termasuk Kepala Desa yang sebelumnya Dinonaktifkan mantan Bupati, Bahrain Kasuba.

(FIK)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Syekh Ali Jaber Wafat, Mahfud MD: Beliau Penyambung Aspirasi Umat dan Pemerintah

Berita

Bapelitbang Padangsidimpuan Selenggarakan Forum OPD, Rangka Penyusunan RKPD TA 2023

Berita

Polda Kalbar Tangani 7 Kasus Karhutla, 8 Orang Jadi Tersangka

Berita

PT. BERKAT NABATI SEJAHTRA, JADI PENAMPUNG PERTAMBANGAN GALIAN C ILEGAL.

Berita

KETUA DPC FSBSI KETAPANG DAN KOPERASI LINGGAJATI TANDATANGANI PERJANJIAN BERSAMA.

Berita

Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Kerja Dirjen Pothan Kemenhan*

Berita

Responsif, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Obati Anak Yang terluka Di Perbatasan Kalbar

Berita

Bhayangkari Cab Kota Pontianak Bersama Polwan Polresta Kota Pontianak Gelar Baksos Bagi Takjil