Home / Berita

Sabtu, 6 Maret 2021 - 22:22 WIB

Kunjungan Kerja Menteri Ketenagakerjaan RI di Kabupaten Samosir

Viewer: 526
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 56 Detik

Samosir – Kompas Nasional | Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Dr Hj Ida Fauziyah  MSi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Samosir dalam rangka melakukan peninjauan pengrajin kain tenun ulos di Desa Lumban Suhi-suhi, Kecamatan Pangururan, Jumat (29/1).

Kedatangan Menteri Ketenagakerjaan RI beserta rombongan disambut langsung oleh Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon MM didamping beberapa unsur Forkopimda. Menaker Ida beserta rombongan melihat langsung proses pembuatan ulos serta berbincang langsung kepada pengrajin, mengenai pengembangan dan kebutuhan seperti apa yang dibutuhkan oleh mereka.

Adapun kunjungan kerja Menteri Ketenagakerjaan adalah untuk mendukung peningkatan kompetensi SDM dan perluasan kesempatan kerja di Kawasan Danau Toba, setelah hari sebelumnya Menteri Ida menghadiri penandatangan kesepahaman bersama antara BBPLK dengan Institut Teknologi Del dan Perjanjian Kerja Bersama Ditjen Binapenta dengan PT. Toba Tenun Sejahtera di Kabupaten Toba, Kamis.

Baca Juga  Harapan di Tengah Pandemi Covid-19

Dalam kesempatan ini Menteri Ida mengatakan pihaknya akan mendiskusikan dengan Bupati, Kepala Desa dan Toba Tenun mengenai apa yang bisa Kementerian Ketenagakerjaan lakukan, baik dari berupa pendampingan, akses modal, akses pasar akan bisa dijangkau sejauh mana. Menurutnya, pendampingan dan pelatihan yang dilakukan bersama sama menjadi langkah yang tepat kepada masyarakat khususnya di Kawasan Danau Toba dan Sumatera Utara umumnya, agar bisa aktif berkontribusi bersama membangun Danau Toba sebagai destinasi pariwisata super prioritas.

“Selain untuk melihat langsung proses pembuatan ulos, Kementerian Ketenagakerjaan akan memberikan pendampingan dan memberikan fasilitas baik dari peralatan pendukung dan aspek pasarnya. Kementerian Ketenagakerjaan juga akan sangat concern mempertahankan keterampilan tradisi masyarakat batak yang luar biasa ini.” Tambah Menteri Ida.

Baca Juga  Personel Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bersama Masyarakat Perbatasan Mempersiapkan Acara Gawai Dayak

Menaker Ida menyampaikan pada tahun 2020, pihaknya telah memberikan Program Jaring Pengaman Sosial kepada 18 ribu kelompok dengan bentuk kegiatan berbagai macam usaha dan menyesuaikan dengan kebutuhan lokal, dan menurutnya program ini akan terus dilakukan dan cocok sekali diterapkan kepada kelompok pengrajin kain ulos di Desa Lumban Suhi- suhi ini.

“Kami sudah melihat langsung keinginan yang kuat untuk terus mempertahankan tradisi menenun ulos ini. Saya juga memperhatikan ada regenerasi para penenun ulos dan banyak anak-anak muda yang tertarik dan meneruskan kegiatan menenenun ini. Bertenun ini juga bisa menjadi modal yang baik untuk memberikan kehidupan bagi keluarga, untuk itu kita berusaha memberikan nilai tambah bagi tenun ulos ini.” Jelas Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Selepas dari kegiatan di kampung ulos ini, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah beserta rombongan bertolak ke Taman Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba di Desa Sigulatti untuk melanjutkan kegiatan penanaman pohon. (rel/monang lumban raja)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gunakan Listrik PLN, Perusahaan Agribisnis Pangkas Biaya Produksi Hingga 50 Persen Lebih

Berita

Sisir Tempat Keramaian, Upaya Koramil Pontianak Utara Minimalisir Penyebaran Covid-19 di Wilayah Binaan*

Berita

Polres Melawi Amankan Satu Unit Truck Angkutan Kayu Ilegal. Kapolres : Kami Tidak Akan Mentolerir Bagi Pelanggar Hukum

Asahan

Peringati HPN, Wagubsu Dan Wali Kota Tanjungbalai Kunjungi Museum Perjuangan dan Tokoh Pers

Berita

Pemkab Mempawah Gelar Buka Puasa Bersama Mempererat Tali Silaturahim

Berita

Prajurit Kodam XII/Tpr Peringati Isra Mi’raj Di Masjid Nurul Ikhlas

Berita

135 Pejabat Eselon Dan Fungsional Di Lantik,Edi Minta Jaga Integritas Dan Etika

Berita

Kasus Lahan Parkir Krisdasana Kota Singkawang Terkesan Di ” Peti Eskan “.