Home / Berita

Sabtu, 6 Maret 2021 - 22:22 WIB

Kunjungan Kerja Menteri Ketenagakerjaan RI di Kabupaten Samosir

Viewer: 501
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 56 Detik

Samosir – Kompas Nasional | Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Dr Hj Ida Fauziyah  MSi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Samosir dalam rangka melakukan peninjauan pengrajin kain tenun ulos di Desa Lumban Suhi-suhi, Kecamatan Pangururan, Jumat (29/1).

Kedatangan Menteri Ketenagakerjaan RI beserta rombongan disambut langsung oleh Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon MM didamping beberapa unsur Forkopimda. Menaker Ida beserta rombongan melihat langsung proses pembuatan ulos serta berbincang langsung kepada pengrajin, mengenai pengembangan dan kebutuhan seperti apa yang dibutuhkan oleh mereka.

Adapun kunjungan kerja Menteri Ketenagakerjaan adalah untuk mendukung peningkatan kompetensi SDM dan perluasan kesempatan kerja di Kawasan Danau Toba, setelah hari sebelumnya Menteri Ida menghadiri penandatangan kesepahaman bersama antara BBPLK dengan Institut Teknologi Del dan Perjanjian Kerja Bersama Ditjen Binapenta dengan PT. Toba Tenun Sejahtera di Kabupaten Toba, Kamis.

Baca Juga  Polsek Putussibau Utara Menggelar Operasi Yustisi di Pusat Perbelanjaan

Dalam kesempatan ini Menteri Ida mengatakan pihaknya akan mendiskusikan dengan Bupati, Kepala Desa dan Toba Tenun mengenai apa yang bisa Kementerian Ketenagakerjaan lakukan, baik dari berupa pendampingan, akses modal, akses pasar akan bisa dijangkau sejauh mana. Menurutnya, pendampingan dan pelatihan yang dilakukan bersama sama menjadi langkah yang tepat kepada masyarakat khususnya di Kawasan Danau Toba dan Sumatera Utara umumnya, agar bisa aktif berkontribusi bersama membangun Danau Toba sebagai destinasi pariwisata super prioritas.

“Selain untuk melihat langsung proses pembuatan ulos, Kementerian Ketenagakerjaan akan memberikan pendampingan dan memberikan fasilitas baik dari peralatan pendukung dan aspek pasarnya. Kementerian Ketenagakerjaan juga akan sangat concern mempertahankan keterampilan tradisi masyarakat batak yang luar biasa ini.” Tambah Menteri Ida.

Baca Juga  Optimalisasi Peran Petugas Yantek, Wujud Komitmen PLN UP3 Sanggau Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan

Menaker Ida menyampaikan pada tahun 2020, pihaknya telah memberikan Program Jaring Pengaman Sosial kepada 18 ribu kelompok dengan bentuk kegiatan berbagai macam usaha dan menyesuaikan dengan kebutuhan lokal, dan menurutnya program ini akan terus dilakukan dan cocok sekali diterapkan kepada kelompok pengrajin kain ulos di Desa Lumban Suhi- suhi ini.

“Kami sudah melihat langsung keinginan yang kuat untuk terus mempertahankan tradisi menenun ulos ini. Saya juga memperhatikan ada regenerasi para penenun ulos dan banyak anak-anak muda yang tertarik dan meneruskan kegiatan menenenun ini. Bertenun ini juga bisa menjadi modal yang baik untuk memberikan kehidupan bagi keluarga, untuk itu kita berusaha memberikan nilai tambah bagi tenun ulos ini.” Jelas Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Selepas dari kegiatan di kampung ulos ini, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah beserta rombongan bertolak ke Taman Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba di Desa Sigulatti untuk melanjutkan kegiatan penanaman pohon. (rel/monang lumban raja)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

ITWASUM POLRI KUNJUNGI POLRES TOBA DALAM RANGKA OPS KETUPAT 2022

Berita

Terungkapnya Aksi PNS Gadungan yang Mencatut Pasukan Oranye untuk Minta THR

Berita

Aksi Unjuk Rasa Penolakan Kenaikan BBM di Jawa Timur Berjalan Aman dan Kondusif 

Berita

Polisi: Vanessa Angel dan Avriellya Shaqqila Bisa Ditetapkan Tersangka

Berita

Walikota Psp Hadiri Penanaman Perdana Jagung Program Pemberdayaan Prajurit Dan Masyarakat Produktif

Berita

Kasdim Tegaskan Ke Anggota Kodim Sintang Hindari Aktivitas Ilegal.

Berita

SMKN 1 Siantar Workshop Penyusunan Budaya Kerja

Berita

Polsek Belimbing Melaksanakan Apel Pleton Siaga Api Karhutla*