Home / Berita / Daerah / Korupsi / Nasional / Reviews

Senin, 27 Agustus 2018 - 14:15 WIB

KPK Periksa Setya Novanto Terkait Kasus PLTU Riau-1

Setya Novanto. (Int)

Setya Novanto. (Int)

Viewer: 599
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

KompasNasional.com,Jakarta – Penyidik KPK tengah memeriksa Setya Novanto sebagai saksi kasus suap PLTU Riau-1. Novanto merupakan koruptor proyek e-KTP, lalu apa hubungannya dengan perkara tersebut?

“Berdasarkan keterangan awal atau informasi awal yang diperoleh penyidik bahwa Pak Setya Novanto dianggap mengetahui tentang proyek ini, cerita secara umumnya saja,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (27/8/2018).

Pemeriksaan Novanto ini dilakukan setelah KPK menjerat Idrus Marham sebagai tersangka. Novanto dan Idrus memang diketahui dekat terutama ketika Novanto menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar dengan Idrus sebagai Sekjen Partai Golkar.

Baca Juga  Pemkab Samosir Gelar Rakor Pelayanan dan Pengawasan Perizinan

“Ya waktu itu tentunya karena dicurigai ada beberapa hal yang berhubungan dengan Pak Setya Novanto,” sambungnya.

Namun Syarif tidak menyebutkan detail. Di tempat yang sama, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah hanya mengatakan bila Novanto diperiksa dengan kapasitas sebagai mantan Ketua DPR sekaligus mantan Ketua Umum Partai Golkar.

“Jadi ada dua kapasitas itu. Meskipun, saat ini penyidik lebih fokus pada apa yang diketahui oleh saksi Setya Novanto terkait dengan PLTU Riau-1, pengetahuan ini apakah terkait proyeknya,” sebut Febri.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) pada 13 Juli 2018 lalu. KPK menangkap Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih saat dia berkunjung ke rumah dinas Idrus Marham. Eni diduga menerima suap dari Johannes B Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Limite, yang termasuk dalam konsorsium penggarap proyek PLTU Riau-1.

Baca Juga  Cakades Nanga Kayan Santun Dalam Menciptakan Pemimpin Cerdas Dan Berkualitas*

Setelah melakukan pengembangan, KPK juga menetapkan Idrus sebagai tersangka. Dia diduga menerima janji yang sama dengan Eni yakni USD 1,5 juta dari Kotjo bila proyek PLTU Riau-1 jadi dikerjakan perusahaan Johannes.(Detik/TR

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Edarkan Ganja di Balerong Hajoran, Pria 39 Tahun Diringkus Satu Resnarkoba Polres Tapteng

Berita

Hari Pertama Simulasi PTM Terbatas SMAN 2 Pematangsiantar Terlaksana Dengan Nyaman dan Kondusif

Berita

Dipasar Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Jajaran Kodim 1203/Ktp bagikan masker Dan patroli PPKM Mikro.

Berita

Kepala Sub Bagian Keuangan Melakukan Monitoring Pekerjaan Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Berita

Minyak Goreng Langka di Pontianak Kadiskumdag Junaidi Jelaskan Penyebabnya

Berita

Anggota DPR Usul WNI Eks ISIS Ikut Bela Negara Agar Otaknya Dicuci

Berita

Sepeda Boleh Keluar Jalur, Pengamat Sebut Inkonsistensi Kebijakan

Berita

Di Rumah Duka Mantan Wabup Tapsel, Bupati Dolly Sampaikan Belasungkawa