HALSEL – KOMPAS NASIONAL | Luri, seorang pengusaha Ikan di Desa Koititi diduga mabuk dan mengajak paksa Nurain, gadis Desa Koititi yang masih duduk di bangku SMA kelas XII, dipaska berhubungan badan (intim).
Kronologis kejadian tersebut terjadi di Penginapan Ibu Kota Provinsi Maluku Utara (Malut) pada Kamis (21/01/2021). Luri mengajak Nuraini bersama teman perempuan pergi ke Ternate, melintas dari Gane Barat menuju Kota Sofifi dan berjanji untuk mengantarnya sampai ke pelabuhan speed Sofifi.
Namun dalam perjalanan, Luri menghentikan laju kendaraan pic Up (roda empat) di Desa Matutin dan membeli minuman jenis cap tikus (miras) untuk dikonsumsi selama perjalanan.
Saat sampai di Kota Sififi pukul 21:00 WIT, Nurain mau menuju Ternate ikut spead boad, karena malam Nurain pun tidak diizinkan untuk pergi. Namun dengan maksud tertentu, Luri membujuk bahkan memaksa Nurain nginap di penginapan, ungkap Bibi Nurain meniru pengaduan Nurain di Kantor Polsek Saketa.
“Didalam penginapan, Luri kemudian melancarkan aksi bejatnya, beruntung Nurain berusaha kabur dari rayuan karena merasa ketakutan hingga nekat melarikan diri ke Ternate dengan menaiki Speed pada pukul 02:00 WIT,” jelas Bibi Nurain.
Sementara kejadian itu, Lanjut Bibi Nurain bahwa, Ponakanya itu tak sempat mengambil tas yang berisi pakean dan Hand Phone miliknya.
“Alhamdulillah belum terjadi apa-apa, namun henphone Nurain dihancurkan oleh Luri akibat kesal dengan sikap Nurain yang kabur dari penginapan, karena tidak memenuhi paksaanya,” Tuturnya.
Terpisah, Kapolsek Gane Barat, Ipda Rizal Mochammad saat dikonfirmasi lewat Via Whatsap, Minggu (24/01/20) dirinya membenarkan adanya laporan Kasus dugaan pemerkosaan warga Desa Koititi.
Namun, Lanjut Ipda Rizal Mochammad, bahwa laporan pada hari Jumat (22/01) Kemarin tersebut, TKP-nya bukan di wilayah Polsek Gane Barat bahkan bukan wilayah Polres Halmahera Selatan, maka pihak polsek arahkan korban untuk melapor ke polsek oba utara.
Saat ditanyakan terkait jalur kordinasi langsung dari Polsek Gane Barat ke polsek Oba Utara, Ipda Rizal Mochammad menyampaikan bahwa pihak polsek Gane Barat sudah membantu dengan membuatkan surat pengantar untuk ke Polsek Oba Utara.
“Bisa via telfon tetapi adsminitrasinya nanti akan disana, pemeriksaannya pun juga oleh anggota Polsek Oba Utara karena TKP nya ada di sana,”Jelasnya
(FIK)








