Home / Berita / Nasional

Rabu, 15 Mei 2019 - 12:23 WIB

Khamenei: Iran Tak Ingin Berperang dengan Amerika

Ayatullah Khamenei, pemimpin tertinggi Iran. Foto: REUTERS/Morteza Nikoubazl

Ayatullah Khamenei, pemimpin tertinggi Iran. Foto: REUTERS/Morteza Nikoubazl

Viewer: 678
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei mengatakan negaranya tidak ingin berperang dengan Amerika Serikat. Komentar ini disampaikan menyusul situasi yang kian tegang antara AS dan Iran.

Diberitakan Reuters, pernyataan ini disampaikan Khamenei di televisi Iran pada Selasa (14/5). Dia menegaskan bahwa Iran tidak akan bernegosiasi dengan AS dalam kesepakatan nuklir apapun, namun mereka akan menahan diri untuk tidak berperang.

“Tidak akan ada perang. Iran telah memilih jalan perlawanan. Kami tidak ingin berperang, dan mereka juga tidak mau. Mereka tahu itu bukan kepentingan mereka,” kata Khamenei.

Komentar Khamenei disampaikan selang sepekan setelah AS kembali menjatuhkan sanksi untuk Iran. Dalam sanksi terbaru, Presiden AS Donald Trump mengincar produk non-minyak yakni besi, baja, alumunium, dan tembaga dari Iran. Menurut Gedung Putih, sektor ini menyumbang 10 persen dari ekspor negara itu.

Baca Juga  Setelah Singapura, Giliran Imigrasi Malaysia Kurang Ajar Sama WNI

Sanksi baru ini menandai kian buruknya hubungan dengan Iran setelah tahun lalu Trump menarik AS dari perjanjian nuklir Iran atau Rencana Aksi Gabungan Komprehensif (JCPOA). Menurut Trump, JCPOA yang diteken Barack Obama dan pemimpin Iran, Rusia, China, Inggris, Prancis, dan Jerman, pada 2015 tidak membuahkan hasil.

Trump menganggap JCPOA cacat karena tidak mengatasi masalah rudal balistik Iran dan tidak menghukum negara itu atas perang proksi di Timur Tengah. Dia menginginkan kesepakatan baru untuk bisa mengendalikan senjata Iran.

Baca Juga  Babinsa Jawai Hadiri Acara Pelatihan Pembangunan Moralitas Berbangsa dan Bernegara Generasi Muda

“Negosiasi seperti itu adalah racun,” kata Khamenei.

Trump dalam pernyataannya juga mengatakan AS tidak ingin berperang dengan Iran. Ini disampaikannya dalam membantah laporan media New York Times bahwa AS berencana mengirim 120 ribu tentara ke Timur Tengah untuk menghadapi Iran.

“Itu berita palsu, oke? Sekarang, apakah saya akan melakukannya? Tentu saja. Tapi kami tidak berencana untuk itu. Tapi jika iya, kami akan mengirim jauh lebih banyak tentara,” kata Trump.(Kumparan/AW)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pesan Prabowo di MA: Jadi Hakim yang Beri Keadilan Tak Pandang Bulu

Berita

H. Dolly Pasaribu, SPt, MM mengikuti acara roving seminar Kekayaan Intelektual (KI) di Hotel JW Marriott, Kota Medan

Nasional

Jokowi Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Dahlan Iskan: Super Sekali

Berita

Polres Kayong Utara Gelar FGD Jelang Bulan Suci Ramadhan 1442 H

Nasional

Buru pelaku pembantaian di Sigi, TNI kerahkan pasukan khusus

Berita

Perluas PTM Terbatas, Pemprov Sumut Terus Tingkatkan Vaksinasi Pelajar

Berita

Smkn 1 Bangkinang Berikan Santunan Kepada 156 Anak Yatim/piatu

Berita

Gubernur Kalbar : Limbah Batang Kelapa Sawit Dapat Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi diDesa