Home / Berita

Sabtu, 4 Juni 2022 - 21:16 WIB

Kembali Raih Predikat WTP, Sekda Tapsel: Ini Hasil Kerja Bersama

Viewer: 296
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 53 Detik

Kembali Raih Predikat WTP, Sekda Tapsel: Ini Hasil Kerja Bersama

TAPANULI SELATAN | KOMPAS NASIONAL – Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) tahun ini kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

Predikat ini pun jadi rentetan prestasi yang diterima kabupaten tersebut untuk yang ketujuh kalinya.

Dikatakan bergengsi, untuk meraih predikat WTP ini juga tidak lepas dari kinerja Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Koordinator Pejabat Pengelola Keuangan Daerah.

“Sekda itu memiliki tanggungjawab yang besar untuk menciptakan pengelolaan keuangan daerah. Oleh karena itu saya pun menerapkan dan menanamkan prinsip taat aturan, taat azas, taat waktu dan tepat sasaran kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pengguna anggaran,” kata Parulian Nasution, Sekda Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (3/6/2022).

Ungkapnya, Pemkab Tapsel menerapkan sistem manajemen pembayaran No Cash Go Digital untuk mengontrol alur kas. 

Baca Juga  Diduga Mencemarkan Nama Baiknya, Sugianto Hadiri Panggilan Polisi Didampingi Kuasa Hukumnya

Dimana seluruh pembayaran tercatat secara digital dan online melalui aplikasi. Dengan sistem Cash Management System ini, Pemkab Tapsel tidak lagi memiliki cek atas bank atau dengan kata lain setiap pembayaran langsung dari Bendahara.

“Dengan aplikasi ini semua tercatat. Saya pun mudah memonitor alur kas yang sesuai dengan pengajuan dan pembayaran dari setiap pengajuan GU (ganti uang) yang diajukan oleh OPD,” ucapnya. 

Parulian menjelaskan, dengan predikat WTP ini, Pemkab Tapsel mendapatkan Dana Insentif Daerah yang dapat digunakan untuk mempercepat berbagai pembangunan di Tapsel. 

Bahkan katanya, penggunaan aplikasi online juga sudah diterapkan dalam pengelolaan Dana Desa di hampir seluruh desa di Tapsel. 

“Pencatatan secara online ini juga sudah kita terapkan dalam pengelolaan Dana Desa. Sehingga kita bisa kontrol dan akhirnya kita mendapatkan predikat Pengelolaan Dana Desa terbaik di Sumut tahun ini,” ujarnya.

Baca Juga  Jelang New NormalBupati JR Saragih Minta Pangulu Buka Portal

Masih Parulian, proses untuk meraih predikat WTP ini bukanlah hal yang mudah. Perlu sinkronisasi antara pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan keuangan daerah. 

Yakni, diperlukannya keseimbangan antara kinerja yang dicapai dengan anggaran yang telah dikeluarkan.

“Perencanaan, penganggaran dan pengawasan itu bagaikan mata rantai. Semuanya saling terikat satu sama lain sehingga perlu pengawalan yang ketat. Meleset sedikit, resikonya berbahaya,” terangnya.

Untuk mengawal proses itu, ia selalu mengedepankan sikap kooperatif. Membangun komunikasi yang baik dengan para OPD serta koordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati yang merupakan pimpinan daerah. 

“Sikap loyalitas, dedikasi dan komitmen itu doktrin yang selalu saya tanamkan dalam diri saya. Ini harga mati dalam mengabdi untuk menjalankan tugas,” akunya. (Ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Uang Miliaran di BMT Semarang Tak Bisa Diambil, Nasabah Menangis Histeris, Ini Penjelasan Pihak BMT

Berita

Walikota Apresiasi PT Taspen Pematang Siantar Luncurkan Program Warung Mantap Sejahtera

Berita

ISSI Padangsidimpuan Audensi Bersama Wali Kota Terkait Pelaksanaan Event Tingkat Nasional

Berita

Bahas LKPJ, Wabup Martua Sitanggang: Pelaksanaan Program Semakin Baik

Berita

Kemacetan Hebat di Jembatan Kapuas 1 Pontianak Aktivitas Jadi Tersendat

Berita

Dirut PLN Terpilih Sebagai Tokoh Transformasi Digital Kelistrikan Nasional 

Berita

Polresta Pontianak Kota Laksanakan Giat pengamanan Vaksinasi di Cafe Selambe

Berita

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Ikuti Upacara HUT Ke-77 Kemerdekaan RI di Perbatasan