Home / Berita / Internasional / Kriminal / Reviews

Jumat, 3 Agustus 2018 - 11:18 WIB

Kedubes AS Disusupi Intelijen Perempuan Warga Negara Rusia Selama 10 Tahun

Kedubes AS di Moscow Net.

Kedubes AS di Moscow Net.

Viewer: 615
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

KompasNasional.com,Moskow – Seorang perempuan Rusia yang bekerja di kantor kedutaan besar Amerika Serikat di Moskow diduga kuat sebagai mata-mata intelijen. Dia sudah bekerja selama 10 tahun dan diberhentikan pada tahun lalu.

Perempuan warga negara Rusia itu diketahui direkrut oleh Dinas Rahasia, unit khusus yang bertugas mengawal presiden dan wakil presiden AS. Kecurigaan ini terungkap setelah adanya pemeriksaan rutin oleh kementerian luar negeri.

Menurut sumber yang membocorkan masalah ini, perempuan yang tak disebutkan identitasnya itu melakukan pertemuan beberapa kali dengan badan intelijen Rusia, FSB.

“Kami memperkirakan bahwa mereka semua berbicara dengan FSB, tetapi dia memberi lebih banyak informasi kepada para agen daripada yang seharusnya,” kata seorang pejabat, dikutip dari CNN, Jumat (3/8/2018).

Baca Juga  Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Patroli Bersama Dengan Karantina Pertanian Entikong

Disebutkan pula dalam laporan itu, dia juga memiliki akses ke jaringan komunikasi internal Dinas Rahasia serta sistem surat elektronik. Hal ini memicu dugaan bahwa yang bersangkutan telah membocorkan data terkait dengan jadwal presiden dan wapres AS.

Tapi sumber itu memastikan mata-mata itu tidak memiliki akses ke informasi rahasia tingkat tinggi.

Sementara itu media Inggris, The Guardian, melaporkan, Dinas Rahasia harus menahan rasa malu dengan membiarkan perempuan itu pergi saat Rusia mengusir 750 petugas dari kedutaan AS terkait konflik diplomatik kedua negara.

Baca Juga  Pangdam XII/Tpr Pimpin Rapat Evaluasi Progjagar Semester II TA 2021

“Dinas Rahasia berusaha menyembunyikan pelanggaran itu dengan memecatnya,” kata seorang sumber, kepada Guardian.

“Kerugian sudah terjadi, tetapi pejabat senior Dinas Rahasia tidak melakukan penyelidikan internal untuk menilai kerusakan dan untuk mengetahui apakah (dia) merekrut karyawan lain untuk memberinya lebih banyak informasi,” kata dia.

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh AFP, Kemlu AS mengaku akan menyelidiki laporan tersebut. Namun kemlu tak bisa berkomentar terkait urusan intelijen.(Inews/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Alhamdulillah Kapuas Hulu Jadi Atensi Dari Kementerian PUPR

Berita

Bupati Melawi Pimpin Pengambilan Sumpah Janji 166 PNS di lingkungan Pemkab Melawi 

Berita

Melibatkan 3 Pilar, Ops Aman Nusa Polres Melawi dan Satgas Covid-19 Kabupaten Melawi Bagikan Masker dan Edukasi Warga Patuhi Prokes*

Berita

Pontianak Dua Kali Juara Umum Lomba PKK-KKBPK-KES

Berita

Seorang Istri Tewas saat Peluk Suami yang Terkapar di Tengah Kebun, Disaksikan Anak Perempuan

Berita

DPC GAMKI Halmahera Selatan Masa Bakti 2019-2022 Resmi Dilantik.

Berita

Polres Landak Gelar Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Di Stadion Kanjuruhan Malang

Berita

Kedatangan Tim Monev Divisi Pemasyarakatan disambut baik oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin Royhan Al Faisal, beserta Seluruh Pejabat Struktural.