Viewer: 1197
0 0
Viewer: 1198
0 0

Home / Berita

Rabu, 4 November 2020 - 21:21 WIB

KADIS PERTANIAN HUMBANG HASUNDUTAN ADAKAN SOMASI TERBUKA BERSAMA AWAK MEDIA

Viewer: 1199
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 36 Detik

Kompas Nasional-Humbahas,Kadis Pertanian Humbahas adakan Konprensi pers/somasi terbuka terkait vidio viral dugaan suap fee proyek Rp50 Juta. Kepala Dinas Pertanian Kab. Humbang Hasundutan (Humbahas), Junter Marbun melalui kuasa hukumnya, Maruli M Purba melakukan konferensi pers (Konpers) somasi terbuka terhadap perekam vidio dan masyarakat atau warganet yang menuding tuduhan korupsi.

Kadis Pertanian Humbahas Konpers somasi terbuka yang difasilitasi Dinas Kominfo Humbahas itu dilakukan di ruang rapat mini Setdakab Humbahas, Kompleks Bukit Inspirasi, Doloksanggul, Rabu (4/11).

Maruli M Purba menegaskan, bahwa vidio yang tersebar luas di medsos bukan kebenaran yang seutuhnya atas fakta yang terjadi. Atas vidio yang tersebar itu, pihaknya sudah melaporkan HM diduga perekam vidio.

Dalam hal ini, HM telah melanggar Undang-undang ITE dengan merekam vidio secara diam-diam bukan pertemuan publik.“Sudah kita laporkan secara tertulis ke Polres Humbahas terkait rekaman secara diam-diam dan yang disebarkan secara luas.

Atas laporan itu, kita minta aparat hukum untuk diproses secara hukum. Karena sudah merugikan nama baik secara harkat dan martabat. Baik sebagai kepala dinas maupun pribadi,” ujarnya.

Kepada masyarakat atau warganet dan pegiat medsos, Maruli meminta agar tidak memelintir terkait cuplikan vidio viral tersebut.

Baca Juga  Suap di Pemkot Malang, KPK Resmi Tahan Direktur PT Hidro Tekno

Sebab banyak narasi di media sosial yang menuding langsung dan tuduhan korupsi fee proyek dan segala macamnya.

“Kami ingin tegaskan sebelum ada putusan hukum atau proses hukum terkait hal itu, tidak ada satu pihak pun yang bisa menuduh klien kami (Junter Marbun-red) melakukan pidana korupsi, atas cuplikan vidio yang tersebar secara luas itu,” tegasnya.

Maruli berharap masyarakat mempercayakan kepada proses hukum tanpa memelintir, menjustifikasi dan mendahului mekanisme dan proses hukum.

“Biarlah penegak hukum yang membuktikan. Bukan ranah kita masyarakat luas menjustifikasi bernada hukum,” pintanya.

Terkait vidio viral itu, Maruli kembali menyebut bahwa cuplikan tersebut bukan kebenaran yang seutuhnya sebagaimana yang tersebar luas di media sosial.

Dijelaskan, sekitar bulan pertengahan Maret 2020, HM dan PM datang bertamu ke ruangan Kadis Pertanian. Awalnya HM dan PM bertamu untuk berdiskusi seputar kegiatan kelompok tani.

Kadis yang sudah mengenal keduanya sebagai kelompok tani, kemudian menerima keduanya dan terlibat dalam pembicaraan sekitar 1, 5 jam.

Dalam pertemuan itu suasana diskusi biasa pintu kantor terbuka lebar, staf juga hilir mudik dan kadis sambil bekerja.

Baca Juga  Dinkes dan RSUD Raker dengan Komisi I DPRD Samosir

Namun sebelum pembicaraan itu, kata Maruli, bahwa HM dan PM sudah beberapa kali meminta Kadis untuk memberikan pekerjaan di dinas Pertanian. Namun diabaikan dan tidak ada pekerjaan.

“Ketika mereka datang bertamu, HM dan PM membuka pembicaraan sebelumnya dan berupaya menawarkan fee. Namun dalam vidio itu Kadis konsisten dengan perkataannya, bahwa tidak ada pekerjaan yang bisa diberikan kepada mereka,” kata Maruli.

Karena HM dan PM menyodorkan uangnya, Kadis akhirnya mengamankan uang tersebut kedalam laci.

Namun besoknya sang kadis menghubungi HM dan PM untuk mengambil kembali uangnya karena tidak ada pekerjaan yang bisa dijanjikan.

Setelah diberikan penjelasan bahwa tidak ada pekerjaan proyek di dinas pertanian, sekitar dua minggu kemudian, HM dan PM mengambil kembali uang Rp50 juta dari rumah kontrakan Kadis.

Namun bukti konkrit pengembalian uang itu tidak oleh Junter. “Jadi perlu kami jelaskan lagi bahwa vidio yang beredar di media sosial bukan kebenaran yang seutuhnya. Rangkaian cerita hingga akhir tidak terekspos sehingga narasinya jelas berbeda dari peristiwa yang sebenarnya,” pungkasnya.

Penulia : B. Nababan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Sosialisasi SIM C dan SIM D

Berita

Kapolsek Pontianak Timur:Rayakan Imlek Tidak Gunakan Perhiasan Yang Berlebihan

Berita

Penuh Keakraban Babinsa Parit Baru Lakukan Komsos Bersama Pembuat Perahu Tradisional

Berita

Laksanakan Kegiatan Pengecekan Dan Pemeriksaan Kendaraan Dinas Di Lapangan Makodim 1208/Sambas

Berita

Berita Duka: Irwansyah Meninggal Dunia

Berita

Karya Bhakti TNI Ajendam XII/Tpr Menjalin Silaturahmi Dengan Masyarakat Banjar Serasan Pontianak Timur

Arsip

BNPT Bersyukur Umar Patek Mau Jadi Mediator Bebaskan 10 WNI

Arsip

Baru akan ke KUA, pasangan ini ditembak mati anggota keluarga