Home / Berita

Rabu, 1 September 2021 - 19:40 WIB

Kacabdisdik Siantar : Perlu Pembahasan Lebih Lanjut PTM Sudah Bisa Digelar Apabila Kota Siantar Turun ke Level 3

Viewer: 434
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 41 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyatakan bahwa pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas sudah diperbolehkan mulai bulan September 2021 ini. 

Sayangnya, keputusan ini hanya bisa diterapkan di daerah yang menerapkan PPKM level 2 dan level 3. Sementara pembelajaran di Kota Medan dan Pematangsiantar masih tetap dilaksanakan secara daring karena masih menerapkan PPKM level 4.

Warga Kota Pematangsiantar masih berharap agar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) turun ke level 3. Sehingga sekolah diperbolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas.

Terkait hal tersebut, Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Provinsi Sumatera Utara di Pematangsiantar – Simalungun, James Andohar Siahaan menyebutkan, perlu ada pembahasan lebih lanjut terkait teknis kegiatan belajar mengajar, dan kesiapan infrastruktur sekolah dicek kembali untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Baca Juga  Bupati resmikan Masjid Jami' Al Hidayah di Desa Parsalakan, Kecamatan Angkola Barat,TAPSEL

“Jadi tidak serta merta begitu saja, kita langsung bisa membuka PTM dan langsung jalan ketika turun ke Level 3. Karena di SKB 4 menteri, diatur juga kesiapan-kesiapan sekolah, kemudian apa yang harus dilengkapi dan segala macam itu harus dipenuhi,” kata James, Rabu (1/9/21).

Apabila nanti, lanjut dia, PTM dapat dilakukan ketika level turun menjadi 3, maka tidak semua sekolah dapat dibuka sekaligus melainkan secara bertahap. Pihaknya pun akan melakukan maping atau pemetaan terlebih dahulu. 

Meskipun demikian, tetap ada opsi pembelajaran jarak jauh (PJJ), sebab untuk menerapkan protokol kesehatan, pembelajaran tatap muka maksimal hanya 50 persen dari jumlah siswa.

Baca Juga  Tower Mini Bantuan Kementrian Kominfo Tidak Berfungsi Sebagaimana Mestinya, Siapa yang Harus Di Salahkan ?

“Ada beberapa sekolah yang berada di satu zonasi. Seperti daerah Jalan Pane terdapat sekitar 5 sekolah dengan jenjang berbeda-beda. Jadi, akan kita koordinasi nanti dengan Dinas Pendidikan Siantar juga. Agar tidak terjadi kerumunan ketika sepulang sekolah,”paparnya.

Bagaimanapun juga, tegas James, pihaknya akan mengawasi secara ketat aktivitas siswa di sekolah pada saat PTM maupun mobilitas mereka saat selesai jam sekolah nantinya. Dengan dibantu aparat satpol PP dan Babinsa di setiap kelurahan.

“Semua harus berjalan lancar sesuai dengan prosedur Covid-19 dinas pendidikan provinsi Sumut yang sudah ditetapkan. Sekolah-sekolah, terutama para guru, kepsek, dan anak yang hadir di PTM wajib mengikuti prokes yang ketat,” Tegas James. 

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH Lakukan Penanaman Jagung 200.000 Hektar.

Berita

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Minta Maaf Usai Firli Jadi Tersangka

Berita

Prajurit Pengamanan Perbatasan RI-MLY Yonif 645/Gty Kembali Amankan PMI Non Prosedural 

Asahan

Kapolsek Kota Serahkan Bantuan UMKM Merdeka Pada Purnawirawan Polri dan Warga

Berita

Petugas RSUD Kota Psp Pada Malam Hari Sering Diteror Oleh Preman

Berita

Jelang Idul Adha Wako Edi Kamtono Imbau Daging Kurban Dibagikan Door To Door

Berita

Pemilik PT Blueray Kabur Saat OTT Bea Cukai, KPK Minta Serahkan Diri

Berita

Satreskrim Polres Nias Selatan Gagalkan Peredaran 250 Liter Tuak Suling