Home / Berita / Nasional

Rabu, 7 November 2018 - 11:54 WIB

Jadi Tersangka Usai Menang Lawan Jaksa Agung, Siapa Jaksa Chuck?

Foto: Chuck Suryosumpeno (memakai batik) saat menggerebek barang sitaan di Pelabuhan Tanjung Emas beberapa waktu lalu (dok.detikcom)

Foto: Chuck Suryosumpeno (memakai batik) saat menggerebek barang sitaan di Pelabuhan Tanjung Emas beberapa waktu lalu (dok.detikcom)

Viewer: 570
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 11 Detik

KompasNasional.com, Jakarta – Badai kembali mendera mantan jaksa senior Chuck Suryosumpeno. Setelah Mahkamah Agung (MA) memenangkan dirinya melawan Jaksa Agung, kini ia didera masalah baru. Pimpinannya menjeratnya dengan kasus penggelapan barang sitaan. Siapakah Chuck?

Berdasarkan catatan detikcom, Selasa (6/11/2018), nama Chuck kerap menjadi garda terdepan dalam mengawal eksekusi perkara-perkara eksekusi yang mengkrak di Kejaksaan Agung (Kejagung). Banyak kasus-kasus korupsi yang tidak jelas akhir barang-barang sitaannya.

Foto: Chuck Suryosumpeno (memakai batik) saat menggerebek barang sitaan di Pelabuhan Tanjung Emas beberapa waktu lalu (dok.detikcom)

Chuck lalu didapuk menjadi Ketua Satgassus Kejagung. Setelah itu Chuck menjabat Ketua Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung periode 2014-2015. Dengan posisinya itu, ia memimpin eksekusi kasus yang mangkrak.

Seperti melakukan eksekusi harta terpidana kasus Pajak Gayus Tambunan. Harta Gayus yang dieksekusi sesuai putusan Mahkamah Agung (MA) yakni uang Rp 74 miliar. Berupa uang cash dan emas batangan.

Baca Juga  Update Covid-19 di Kabupaten Samosir 24 Agustus 2021, Tambah 10 Kasus, Sembuh 3 Kasus, Kasus Aktif 233

Di masa Chuck pula, perusahaan sawit Asian Agri melaksanakan pembayaran kasus pajak senilai Rp 2,5 triliun.

Pada September 2014, Chuck menemukan barang bukti yang mangkrak selama 7 tahun. Barang bukti itu berupa ratusan batang kayu berkelas yang dikemas dalam 23 kontainer, di Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah.

Langkah Chuck mulai dipersoalkan saat ia menyelesaikan kasus aset Hendra Rahardja pada 2012. Di era Jaksa Agung Basrief Arief, Chuck dinyatakan melaksanakan proses penyelesaian kasus Hendra sudah sesuai prosedur.

Tapi kala Prasetyo menjadi Jaksa Agung, Chuck mulai diungkit. Puncaknya, Chuck diberhentikan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku dengan alasan proses penjualan aset Hendra tidak sesuai prosedur.

Chuck menggugat ke PTUN Jakarta dan menang di tingkat Peninjauan Kembali (PK). MA menyatakan apa yang dilakukan Chuck sesuai prosedur sehingga pemecatan itu tidak sah. Tidak lama setelah keluar informasi putusan MA itu, status Chuck jadi tersangka.

Baca Juga  Wali Kota Apresiasi Inisiasi Warga Bantu Kaum Duafa di Tengah Pandemi

“Penetapan tersangka atas Chuck Suryosumpeno diketahui bertepatan saat Mahkamah Agung mengunggah putusan PK atas pemohon Chuck Suryosumpeno pada laman website-nya, yaitu tanggal 23 Oktober 2018,” kata kuasa hukum Chuck, Sandra Nangoy, kepada detikcom, Selasa (6/11/2018).

Penetapan tersangka Chuck disesalkan Sandra dan menilai kliennya mengalami proses kriminalisasi.Apalagi Chuck sudah berkontribusi banyak buat negara, terutama saat menjadi Ketua PPA.

“Apalagi korban kriminalisasi ini telah berkontribusi mengembalikan kerugian negara sampai Rp 3,5 triliun,” kata dia lagi.

Sementara itu, Jaksa Agung Prasetyo menyatakan kasus Chuck sudah lama ditangani pihaknya.

“Sesuai laporan Jampidsus dan penyidik pidsus Kejaksaan Agung RI kasus dugaan korupsi yang dilakukan (secara bersama-sama) oleh mantan jaksa, saudara CS sudah cukup lama ditangani, tetapi tersendat penyelesaiannya lebih dikarenakan saudara CS selalu mangkir dengan berbagai alasan setiap kali diundang utk dimintai keterangan,” ujarnya.(dtkcom/aw)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Momentum HUT RI ke-77, Pemkot Pontianak Gelar Pasar Murah di Enam Kecamatan

Berita

Kunjungan Kerja Ke Polsek,Kapolres Sintang Sampaikan Arahan Dan Penekanan Pada Personil

Berita

Setelah 20 Tahun, Kota Sidempuan Kembali Terpilih Perwakilan Paskibraka Nasional

Berita

Polres Bengkayang Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Kenaikan BBM 

Berita

Sinergritas Koramil 1207-4 dan ASN, Kapolsek Pontianak Timur pimpin Personil Data Rumah Kontrakan dan Kosan

Berita

Jerit Tangis Ruliana Boru Gultom “Habis Hartaku, Tiga Anak dan Mertua Tewas Dilindas Truk Kurang Ajar Itu”

Berita

Dalam Rangka Pertanggungjawaban APBD TA 2020 dan Ranperda tentang Pembentukan Perangkat Daerah, DPRD Kab. Samosir laksanakan Rapat Paripurna

Berita

Warga Dikenakan Hukuman Sosial karena Kedapatan tidak Memakai Masker