Home / Berita

Selasa, 23 Februari 2021 - 19:17 WIB

Ini Alasan Pengusaha Lakukan Vaksinasi Mandiri

Viewer: 417
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik

Kompasnasional l Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Hubungan Internasional, Shinta Widjaja Kamdani mengungkapkan, sebanyak 6.689 perusahaan telah menyatakan bersedia untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi gotong royong atau vaksinasi mandiri.

Menurut Shinta, tingginya minat perusahaan untuk ikut serta dalam program tersebut karena biaya untuk tes Covid-19 yang dilakukan secara reguler kepada karyawan masih sangat tinggi. Dibanding terus-menerus mengeluarkan biaya tes Covid-19 bagi karyawannya, pemilik perusahaan berpikir lebih baik membayar biaya vaksinasi untuk para karyawannya.

“Kenapa antusiasmenya (mengikuti vaksinasi mandiri) sangat tinggi? Karena untuk biaya melakukan tes saja, itu bayangkan berapa besar yang harus dikeluarkan untuk setiap kali kita melakukan testing. Kita enggak usah ngomongin yang PCR, yang antigen saja. Jadi kalau seluruh karyawan harus di-tes secara reguler, itu memakan biaya sangat tinggi,” kata Shinta Widjaja Kamdani dalam acara dialog “Menyongsong Vaksin Gotong Royong” secara virtual, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga  Resedivis Kasus Narkotika Berhasil Ditangkap Satuan Resnarkoba Polres Melawi*

Dikatakan Shinta, peran dari dunia usaha melalui program vaksinasi gotong royong ini diharapkan dapat mendukung suksesnya pelaksanaan vaksinasi nasional untuk membangun herd immunity lebih cepat, sehingga dapat meningkatkan rasa aman dan keyakinan untuk kembali beraktivitas serta kembali menggerakkan roda usaha.

Baca Juga  Polda Kalteng Amankan Dua Kilo Gram Sabu Sabu Selama Bulan Agustus

Pelaksanaan vaksinasi gotong royong tersebut saat ini masih menunggu regulasi yang tengah disusun Kementerian Kesehatan terkait dengan importasi vaksin dan juga aturan pelaksananya. Dari arahan pemerintah, vaksin yang akan digunakan pada vaksinasi gotong royong tidak akan menggunakan merek vaksin yang sama dengan program vaksinasi Covid-19.

“Kami masih menunggu aturan main dari pemerintah, jadi nanti pelaksanaannya seperti apa,” kata Shinta. Buat (BS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Deputi Pengelolaan Batas Wilayah Negara 

Berita

Walikota Terima Audensi LPP-RRI Sibolga

Berita

Disela-sela Kegiatan Operasi Yustisi Tim Gabungan Prokes Tapsel Bagikan Masker Bentuk Kepedulian Pemerintah Kepada Masyarakat

Berita

Diputuskan Melanggar Kode Etik Advokad Majelis Kehormatan Peradi Berhentikan Satu Tahun Sudarsono SH MH Sebagai Advokad

Berita

Propam Polda Kalbar melaksanakan Gaktibplin Ke Jajaran Polres Melawi*

Berita

Babinsa Koramil 18 Pargarutan Kodim 0212 TS Bersama Warga Desa Binaan Buka Jalan Rabat Beton Di Desa Panompuan Jae

Berita

Pengawalan Oleh Personil Polri Pengambilan Tanah Dan Air Pengurus PSHT Pusat Madiun Cab Pontianak

Berita

Hadirkan Listrik yang Andal, PLN Siap Dukung Usaha Agribisnis Terbesar di Singkawang