Home / Berita

Selasa, 23 Februari 2021 - 19:17 WIB

Ini Alasan Pengusaha Lakukan Vaksinasi Mandiri

Viewer: 424
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik

Kompasnasional l Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Hubungan Internasional, Shinta Widjaja Kamdani mengungkapkan, sebanyak 6.689 perusahaan telah menyatakan bersedia untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi gotong royong atau vaksinasi mandiri.

Menurut Shinta, tingginya minat perusahaan untuk ikut serta dalam program tersebut karena biaya untuk tes Covid-19 yang dilakukan secara reguler kepada karyawan masih sangat tinggi. Dibanding terus-menerus mengeluarkan biaya tes Covid-19 bagi karyawannya, pemilik perusahaan berpikir lebih baik membayar biaya vaksinasi untuk para karyawannya.

“Kenapa antusiasmenya (mengikuti vaksinasi mandiri) sangat tinggi? Karena untuk biaya melakukan tes saja, itu bayangkan berapa besar yang harus dikeluarkan untuk setiap kali kita melakukan testing. Kita enggak usah ngomongin yang PCR, yang antigen saja. Jadi kalau seluruh karyawan harus di-tes secara reguler, itu memakan biaya sangat tinggi,” kata Shinta Widjaja Kamdani dalam acara dialog “Menyongsong Vaksin Gotong Royong” secara virtual, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga  Diduga Lecehkan Sesama Profesi, Puluhan Wartawan Geruduk Kantor Media Harian Banyuasin

Dikatakan Shinta, peran dari dunia usaha melalui program vaksinasi gotong royong ini diharapkan dapat mendukung suksesnya pelaksanaan vaksinasi nasional untuk membangun herd immunity lebih cepat, sehingga dapat meningkatkan rasa aman dan keyakinan untuk kembali beraktivitas serta kembali menggerakkan roda usaha.

Baca Juga  Buntu Pane Lepas Calon Jemaah Haji Forkopimcam

Pelaksanaan vaksinasi gotong royong tersebut saat ini masih menunggu regulasi yang tengah disusun Kementerian Kesehatan terkait dengan importasi vaksin dan juga aturan pelaksananya. Dari arahan pemerintah, vaksin yang akan digunakan pada vaksinasi gotong royong tidak akan menggunakan merek vaksin yang sama dengan program vaksinasi Covid-19.

“Kami masih menunggu aturan main dari pemerintah, jadi nanti pelaksanaannya seperti apa,” kata Shinta. Buat (BS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Asahan

Rakerkab KONI Asahan Menuju PON 2024

Arsip

THR Untuk PNS Cair Seminggu Sebelum Lebaran

Berita

Ormas Indonesia Bersatu : “Aksi People Power Bisa Melemahkan Perekonomian Bangsa”

Berita

Reformasi Birokrasi Percepat Pelayanan Publik

Berita

Wawako Bahasan Tinjau Persiapan Sambut Menteri Sandiaga

Berita

Vaksin Sinovac 5.200 Vial Tiba di Siantar, Tahap Pertama untuk Forkopimda dan Tenaga Kesehatan

Berita

225 Calon Prajurit TNI AL Jalani Tes Di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) TBA

Asahan

‍‍‍‍HUT Bhayangkara Ke-74 Kapolres Siantar: Wujudkan “Kantibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif”